Pengalaman Travelling Wisata ke Beijing dan Shanghai

Setelah di bulan Oktober 2016 gue travelling ke negara China pertama kali nya untuk mengunjungi kota Tibet dan Everest Basecamp maka 5 bulan kemudian nya atau Maret 2017, gue menuju ke China lagi untuk kedua kali nya travelling keliling Beijing dan Shanghai selama 8 hari.

Di post ini gue akan sharing informasi mengenai pengalaman travelling gue selama 8 hari ke Beijing dan Shanghai yang mungkin berguna buat kamu, mulai dari penerbangan ke Beijing / Shanghai, cara buat visa China untuk masuk ke Beijing / Shanghai, Tips keliling China, Internet di China, Harga Penginapan di Beijing / Shanghai , transportasi ke Mutianyu Great Wall dan pasti nya itinerary serta rincian biaya keliling Beijing dan Shanghai, jadi di baca sampai habis ya post ini :ahaaah:

* * * * *

Penerbangan ke China ( Beijing / Shanghai )

Untuk menuju China dari Indonesia, ada banyak maskapai penerbangan dan bandara internasional di China yang dapat di gunakan, dapat di cek melalui website SkyScanner. Tapi di sini gue hanya membahas 2 bandara Internasional di kota Beijing dan Shanghai yaitu Bandara Internasional Beijing ( PEK ) dan Bandara Internasional Pudong Shanghai ( PVG ) .

Untuk penerbangan dari Jakarta ke Beijing / Shanghai, bagi anda yang low budget bisa menggunakan maskapai berjenis LCC ( Low Cost Carriers ) dengan catatan harus beli tiket berjenis promo karena kalau tidak promo, harga nya tidak terlalu jauh berbeda dengan maskapai berjenis Full Services :info:

Berikut maskapai yang gue rekomendasikan untuk penerbangan dari Jakarta :

1. AirAsia – transit di Kuala Lumpur ( KLIA2 ) – harga promo kisaran 2.5 – 3.5 juta rupiah Pergi Pulang

2. Garuda Indonesia ( Full Services ) harga kisaran 5.5 – 7 juta rupiah Pergi Pulang

Untuk mendapatkan tiket promo jenis LCC, bisa dibaca tips dan trik nya pada post berikut Cara, Tips dan Trik Membeli Tiket Pesawat Promo Murah Secara Online

* * * * *

Syarat Visa China ( Beijing / Shanghai )

Visa China

Visa China

Untuk dapat masuk negara ke China dan berbagai kota di China seperti Beijing, Shanghai, Chengdu, Guangzhou dengan menggunakan Passport WNI Sipil maka kita harus mempunyai Visa China. Cara mendapatkan Visa China sangat mudah, dapat di baca cara nya pada Cara, Syarat dan Pengalaman Membuat Visa China.

* * * * *

4 Musim di China

4 Musim Di China ( Spring, Summer, Autumn, Winter )

4 Musim Di China ( Spring, Summer, Autumn, Winter )

Di China itu ada 4 musim yaitu Musim Semi ( Maret – Mei ), Panas ( Juni – Agustus ), Gugur ( September – November ) dan Dingin ( Desember – Februari ). Berdasarkan pengalaman gue ke Beijing dan Shanghai di musim Semi di akhir Maret, suhu rata-rata di Beijing kisaran 10° untuk siang hari dan 2° untuk malam hari sedangkan suhu rata-rata di Shanghai kisaran 20° untuk siang hari dan 7° untuk malam hari.

Selama berwisata di Beijing bisa di bilang outfit yang gue gunakan tidak cukup menahan hawa dingin yang parah banget dingin nya, badan gue sampai mengigil haha… apalagi di tambah hujan waktu gue di hari pertama tiba di Beijing, tambah parah lagi deh dingin nya. Setiba nya di Shanghai, suhu udara nya lebih hangat di bandingkan Beijing karena lokasi berada di Selatan. Prinsip nya sih kota-kota yang berada di Utara China itu punya suhu udara yang dingin pakai banget, maka nya di Harbin yang terletak di Utara China sampai punya Ice dan Snow Festival :ill:

Untuk panduan mengetahui suhu udara di Beijing dan Shanghai sekaligus mengecek hujan atau tidak hari itu dan keesokan hari nya, gue menggunakan Accuweather. Berikut link untuk Accuweather Beijing dan untuk Accuweather Shanghai.

* * * * *

Itinerary Keliling Beijing dan Shanghai ( 8 Hari )

Itinerary Keliling Beijing Shanghai

Itinerary Keliling Beijing Shanghai

Selama 8 hari di China pada trip ini, gue hanya mengunjungi 2 kota terbesar di China yaitu Beijing dan Shanghai, tadi nya berniat mengunjungi kota Hangzhou juga yang terletak tidak terlalu jauh-jauh amat dari Shanghai tapi batal karena faktor cuaca dan biaya haha… Anyway, berarti total gue sudah mengunjungi 4 kota di area China Mainland yaitu Beijing, Shanghai, Chengdu dan Tibet ( info ga penting ) :peace:

Berikut itinerary perjalanan gue selama 8 hari, dapat di lihat detail nya dengan click link pada masing-masing hari ( link akan di update jika cerita nya sudah di post ya ) :peace:

  • Hari 1 : Temple of Heaven, Wangfujing Street
  • Hari 2 : Summer Palace, Beijing National Stadium ( Bird’s Nest ) – National Aquatics Center ( Water Cube ), Hai Di Lao Hotpot
  • Hari 3 : Tiananmen Square, Forbidden City, Jingshan Park, Wangfujing Street, Siji Minfu Restaurant
  • Hari 4 : Ming Tombs, Mutianyu Great Wall, Qianmen Street
  • Hari 5 : Beijing ke Shanghai dengan kereta cepat
  • Hari 6 : Nanjing Road, The Bund, Yuyuan Market, Carefour Shuicheng Road
  • Hari 7 : Qipu Market, Dmall Shopping Center People Square
  • Hari 8 : AP Plaza, Oriental Pearl TV Tower

* * * * *

Biaya Keliling Beijing dan Shanghai ( 8 Hari )

Mata Uang Yuan - China

Mata Uang Yuan – China

Karena detail pengeluaran perhari nya sudah di jelaskan di tiap post per hari nya, maka di sini gue akan menjelaskan total pengeluaran keliling Beijing dan Shanghai selama 8 hari berdasarkan pengalaman pribadi. FYI, ini bukan biaya backpacker ya, lebih tepat nya flashpacker :hero:

No. Keterangan Biaya

( 1 Yuan = Rp 2.000 )

1. Tiket Pesawat Pergi Jakarta – Beijing ( Transit di Kuala Lumpur )

AirAsia – Sharing Bagasi 20 Kg ber 4

Rp 1.300.000
2. Tiket Pesawat Pulang Shanghai – Jakarta ( Transit di Kuala Lumpur )

AirAsia – Sharing Bagasi 25 Kg ber 2

1.022 Yuan = Rp 2.050.000
3. Visa China ( Single Entry ) Rp 540.000
4. Penginapan 8 Malam di Beijing dan Shanghai

4.1 Beijing – 4 Malam  di Happy Dragon Backpackers Hostel ( BOOKING DI SINI ) = 207 Yuan

4.2 Shanghai – 4 Malam di Shanghai Blue Mountain Hongqiao Youth Hostel ( BOOKING DI SINI ) = 356 Yuan

563 Yuan = Rp 1.125.000
5. Transportasi lokal di 2 Kota

5.1 Beijing Yikatong Card = 80 Yuan

5.2 Kereta Cepat Beijing ke Shanghai = 553 Yuan

5.3 Shanghai Metro Card = 40 Yuan

5.4 Beixinjing Station ke Pudong Airport = 8 Yuan

681 Yuan = Rp 1.350.000
6. Biaya Makan Minum, Jajan, Ngemil 8 Hari 560 Yuan = Rp 1.120.000
7. Tiket Masuk Tempat Wisata + Local Tour 555 Yuan = Rp 1.110.000
Total Travel Beijing dan Shanghai 8 Hari

( Exclude Belanja & Oleh-Oleh )

Rp 8.600.000

Untuk trip Beijing dan Shanghai pengeluaran terbesar gue ( lagi-lagi ) adalah karena kalap belanja haha.. Biaya belanja dan oleh-oleh di tabel di atas tidak gue cantumkan karena malu ketauan hobi belanja lagi gue :peace:

Anyway, harga sekali makan di Beijing dan Shanghai engga mahal-mahal amat, di kisaran 20-35 Yuan banyak yang jual dan porsi nya juga gede. Pastikan kalau datang ke Beijing mampir ke restoran Bebek Peking ( Beijing Roast Duck ) ya, worth it banget buat di coba! Dan juga mampir ke restoran Hai Di Lao hotpot, service nya top banget, sangat worth it buat di coba :good:

* * * * *

Penginapan Beijing dan Shanghai



Booking.com

Kalau di China pastikan anda memilih penginapan yang memiliki toilet yang bersih, ya karena masalah klasik negara China adalah kebersihan toilet nya haha… Harga rata-rata penginapan sekelas hostel di Beijing dan Shanghai untuk kelas nyaman dan murah di kisaran 50 – 100 Yuan / malam tergantung lokasi nya, gue menggunakan BOOKING.COM sebagai sarana tempat booking penginapan disana, bayar nya full cash langsung di hari H nya tiba di penginapan. Untung nya penginapan yang di pilih gue di Beijing dan Shanghai tidak ada masalah sama sekali dengan kebersihan toilet nya, terutama yang di Shanghai, puas pakai banget sama fasilitas penginapan nya.

Gue sendiri waktu itu memilih penginapan berikut selama di Beijing dan Shanghai :

  1. BEIJING – 4 Malam  di Happy Dragon Backpackers Hostel ( KLIK DI SINI UNTUK BOOKING )
  2. SHANGHAI – 4 Malam di Shanghai Blue Mountain Hongqiao Youth Hostel ( KLIK DI SINI UNTUK BOOKING )

* * * * *

Transportasi Beijing dan Shanghai

Beijing and Shanghai Metro Card

Beijing and Shanghai Metro Card

Selama di Beijing dan Shanghai, gue cuma benar-benar mengandalkan transportasi subway dan jalan kaki. Pastikan anda membeli kartu transportasi Beijing ( di sebut Yikatong oleh orang lokal ) dan Shanghai Metro Card. Harga kartu tersebut gratis, cukup taruh deposit 20 Yuan dan nanti nya deposit ini bisa di refund kan kembali ketika anda mengembalikan kartu tersebut di stasiun subway.

Menggunakan transportasi subway di Beijing dan Shanghai sangatlah mudah, line nya juga engga banyak dan ribet sehingga bisa di tentukan secara manual rute nya menggunakan peta subway digital. Gue sendiri survive tanpa nyasar dan tanpa menggunakan aplikasi subway sama sekali ( hanya bermodalkan peta subway digital ) selama memakai transportasi subway di Beijing dan Shanghai

Buat anda yang ke Beijing / Shanghai dalam rombongan besar dan membutuhkan jasa pengantaran / penjemputan dari Airport Beijing / Shanghai ke / dari Pusat Kota, bisa menggunakan service berikut :

  1. Jasa Antar / Jemput dari Bandara Beijing ( PEK ) ke / dari Pusat Kota Beijing
  2. Jasa Antar / Jemput dari Bandara Shanghai ( PVG ) ke / dari Pusat kota Shanghai

* * * * *

Internet / WIFI Beijing dan Shanghai

SIM Card China Unicom dan aplikasi VPN di Android

SIM Card China Unicom dan aplikasi VPN di Android

Untuk trip kali ini kebetulan gue mendapat hibahan SIM Card China Unicom dari rekan kantor yang baru kembali dinas dari Beijing, lumayan bisa irit sekitar 150 Yuan haha… Anyway, jangan menggunakan roaming SIM Card Indonesia operator apapun ya buat di pakai di China, utama nya XL Pass, pengalaman pribadi teman seperjalanan gue dari 8 hari perjalanan, paling cuma efektif kepakai 2-3 hari doang, sisa nya sinyal operator nya hilang. Padahal ini di pakai di kota besar China ( Beijing dan Shanghai ) aja sinyal nya kaga dapat, apalagi kota-kota China pelosok, gawat deh haha… Sisi positif nya palingan jika menggunakan SIM Card Indonesia roaming, engga perlu yang nama nya VPN untuk buka aplikasi yang di blokir oleh pemerintah China.

Selain itu juga jangan mengandalkan free wifi ya untuk internetan di Beijing / Shanghai, gue tidak pernah menemukan free wifi yang benar-benar free di sana. Di Starbucks aja ya, kalau mau connect internet di sana tetap butuh nomor SIM Card buat di kirimkan semacam security code buat connect WIFI di Starbucks nya :wait:

Pengalaman gue pribadi memiliki SIM Card lokal ( China Unicom ), bukan berarti lalu gue bisa browsing internet dengan bebas ya. Karena Internet di China itu terkenal paling ketat proteksi / filter / blok koneksi ke website search engine seperti Google atau social media seperti Facebook, Instagram atau Chat seperti LINE.

Nah untuk mengatasi koneksi yang di blok tersebut, kita membutuhkan yang nama nya aplikasi VPN ( Virtual Private Network ) dan pastikan download aplikasi tersebut sejak di Indonesia ya, karena buat penguna Android, Google Play Store juga di blok di China, engga bakal ada cerita bisa buka Google Play Store di China tanpa VPN. Berikut aplikasi VPN yang bisa gue rekomendasi kan paling gampang pemakaian nya dan untuk connect ke VPN nya mudah banget ( berdasarkan pengalaman pribadi pasti nya ) :

  1. Lantern
  2. Turbo VPN
  3. Psiphon Pro

Buat anda yang datang rombongan dan pergi pulang dari bandara China ( Beijing / Shanghai ) yang sama, bisa mempertimbangkan menyewa Pocket WIFI Device dengan hitungan harga sewa per hari sebagai berikut :

  1. Sewa Pocket WIFI dari Bandara Beijing ( PEK ) ( IDR 55.000 / hari )
  2. Sewa Pocket WIFI dari Bandara Shanghai ( PVG ) ( IDR 55.000 / hari )
  3. Sewa Pocket WIFI dari Bandara Kuala Lumpur ( KLIA / KLIA2 ) ( IDR 75.000 / hari )

* * * * *

Aplikasi yang berguna selama di China

Aplikasi yang berguna selama di Beijing dan Shanghai

Aplikasi yang berguna selama di Beijing dan Shanghai

Selama di Beijing dan Shanghai, gue hanya mengandalkan 6 aplikasi utama sebagai petunjuk mencari arah jalan buat keliling Beijing dan Shanghai. Sebenar nya ada aplikasi lokal yang tidak di blok akses nya, cuma karena hanya tersedia huruf mandarin, jadi malas engga bisa pakai ujung-ujung nya haha…

Berikut review aplikasi pada gambar di atas :

  1. Lantern VPN – Karena semua produk Google di blok di China, jadi harus wajib di gunakan yang nama nya VPN untuk bisa menggunakan aplikasi Google ketika menggunakan internet China.
  2. Google Search Engine
  3. Google Maps
  4. Google Translate ( OFFLINE ) – Aplikasi ini sangat berguna banget buat gue menyampaikan apa yang ingin gue tanya haha.. keuntungan nya adalah ada nya versi Offline, jadi engga perlu koneksi internet sama sekali buat pakai fitur translate nya
  5. CTrip – Aplikasi ini buat cek jadwal kereta beserta harga nya, berguna ketika mau pesan tiket kereta jarak jauh
  6. Whatsapp – Di China, aplikasi Whatsapp engga di blokir, jadi komunikasi grup pakai ini

* * * * *

Colokan Listrik di China

Colokan Listrik di China

Colokan Listrik di China

Di Beijing dan Shanghai itu umum nya colokan nya terdapat 2 model lubang dalam 1 tempat tapi walau terkadang juga cuma ada yang 1 model lubang ( yang bawah ). Sebenar nya model colokan listrik di Indonesia cocok dengan colokan listrik di China yang model atas tapi pengalaman sih lebih baik bawa juga converter colokan buat yang model lubang ( yang bawah ) ya daripada kerepotan engga bisa colok listirk nya sama sekali.

* * * * *

Info Lain ( Voucher Discount, Tour )

Buat anda yang mau ke Disneyland Shanghai dan membeli tiket atraksi Disneyland Shanghai secara online, bisa membeli melalui link berikut di bawah :

Tiket Online Disneyland Shanghai ( Normal 499 Yuan, Discount 474 Yuan ), KLIK DI SINI

Tidak Perlu Antri Beli Tiket di Loket, Langsung masuk ke Gate Disneyland

Wisata di China ini seperti nya susah menemukan voucher discount, ataupun kalau ada kemungkinan besar menggunakan bahasa mandarin ( otomatis gue kaga ngarti dah ). Nah, buat anda yang mau ke Great Wall ( wisata wajib kalau ke China pertama kali ke Beijing ) dan mencari spot yang sepi, maka bisa coba main ke Mutianyu Great Wall. Gue merekomendasikan tour berikut buat ke Mutianyu Great Wall :

Berikut list-list informasi di China yang sekira nya berguna buat anda untuk menyusun itinerary ke China :

  1. Travel China Guide
  2. Tour Lokal di China

* * * * *

QUESTION ???

Jika ada pertanyaan lain seputar travelling ke Beijing dan Shanghai, jangan ragu untuk di tanyakan ya via komentar, siapa tau gue bisa jawab :senang:

93 thoughts on “Pengalaman Travelling Wisata ke Beijing dan Shanghai

  1. yos

    hi franky…..salam kenal, mau tanya kenapa memilih muntiany tidak badaling? trus di badaling cable carnya ada yang tertutup kaca juga gak?

    Reply
  2. Rico

    Hai Frengky, mau tanya,
    1. Untuk kereta cepat dr beijing ke shanghai ,beli online atau on the spot ? Dimana beli nya ?
    2. Untuk pembuatan Visa gak perlu pake rekening koran dr bank yah ?
    3. Lebih enak masuk dari beijing keluar dr shanghai , atau sebaliknya?
    4. Untuk local tour di great wall , perlu atau gak ? Dan gimana untuk transportasinya kesana ?
    Tq

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      1. Beli on the spot di counter kereta cepat di Beijing South Railway Station

      2. VIsa China engga perlu pakai rekening Bank, kecuali di minta secara khusus

      3. Sama aja sih, yang penting jalur masuk sama keluar nya beda aja biar ga bolak balik, mahal harga tiket kereta cepat nya

      4. Saya sih pakai local tour karena mau ke Mutianyu, malas ribet2 hehehe…

      Reply
  3. AGUS MAULANA

    Halo mas frenki, mas link untuk setiap harinya belum ada yaaa? Nunggu banget ceritanya . Saya maret mau ke sana

    Reply
  4. Vanny

    Hi Ko, ditunggu cerita lengkapnya untuk jalan-jalan Beijing – Shanghai ya. Terima kasih, semoga selalu semangat menulis :peace:

    Reply
  5. Bunda Rizka

    Thanks banget share nya Mas…

    Mau tanya dong, buat tempat belanja oleh2 dsb. Beli dimana? Kisaran harga brp? Yg wajib dibeli khas China itu apa yaa.. Heee…

    Reply
  6. felicia

    Hai frenkey, nemu blog kamu sh bner” membantu bget ><
    mau tny"nih, hihi, ak ada rencana bulan mei 2018 mau jln2 ke shanghai dan beijing, ber2 sm tmen ku cewe jg,
    cuaca bln mei disana panas ga ya?
    trus kalau naik kreta cepat dari beijing ke shanghai ribet ga ya? (kita cewe br2 dan bw koper, haha)
    dari KL-Beijing naik airasia pegel bget ga? (pengalaman ke bangkok 3jam naik airasia sh msh oke)

    thankyou :)

    Reply
  7. Vonny

    Hii frenky senang melihat blogmu.. sangat membantu..
    Oh iyaa bln maret 2018 mau kebeijing shanghai..
    Saya mau tanya
    1. stasiun untuk bulet train itu di daerah mana apakah dekat dr hostel happy dragon??
    2. Untuk ke mutianyu mengunakan klook ..dr pihak klook akan menjemput ke hostel kita dan jg saat plgnya jg di antar atau pulang masing2? Kalo pulang masing2 apa ada subway or bus ?

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      1. di Beijing South Railway Station, engga dekat ya, sekitar 8 station MRT beda nya. Coba cek peta MRT Beijing dari Dongsi Station ke Beijing South Railway Station.

      2. Yes, di jemput di penginapan peserta, untuk pulang nya juga di antar di penginapan kembali, alternatif nya bisa di drop di suatu tempat lain sih, bisa mampir ke night market.

      Reply
      • Vonny

        Bro .. mau tanya untuk klook itu sampe di great wall jalan sama2 ya dgn anggota tour yg lain atau jalan secara terpisah nanti di arahkan ketemu dmana ato gmana ya??

        dan jg utk naik ke atas tembok cina itu mmg hrs mengunakan cable car?
        Dan cable car itu tdk termasuk dlm tour klook (beli cable carnya terpisah ya)

        Kalo turun dengan tobongan free ato berbayar..?

        Reply
        • Frenky Post author

          nanti begitu sampai di great wall di lepas di depan pintu masuk, terus di kasih tau mau beli tiket cable car tertutup ( pergi pulang ) ATAU cable car terbuka buat naik nya + tobongan buat turun nya.

          Kalau engga naik cable car sih engga keburu sampai ke best spot buat foto nya ya, jalan kaki engga mungkin banget, soalnya waktu terbatas. Harga cable car tidak termasuk dalam tour ya.

          Harga paketan cable car nya itu 100 Yuan untuk naik turun ( roundtrip ).

          Reply
          • Vonny

            Kamu naik cable car yg tower 6 ato tower 14
            :suram: ngeriiii banget itu yang kayak ayunan

            Kalo ke tower 14 baca blog org itu yg cable car yg pake kaca jd kalo mau turun kita hrs jalan dr tower 14 menuju tower 6 untuk turun naik tobonggan .. kira2 brp jam dari tower 14 ke tower 6 ?

            Kalo yang cable car yg seperti ayunan rasa2nya ngeri bangett ya :crying:

            Reply
            • Frenky Post author

              Engga tau ya tower berapa, engga merhatiin. Gw waktu itu naik nya cable car yang model ayunan terbuka, terus turun nya pake tobongan, itu paketan memang begitu, kalau mau turun pake tobongan, naik nya harus pakai cable car model ayunan terbuka.

              Kalau mau turun pakai cable car kaca tertutup, naik nya harus pakai cable car tertutup juga.

              Reply
  8. budi

    hi bro frenk… numpang tanya kmarin ke great wall ikut tour apa harus naik cable car? denger2 cable car ny open space gitu ya, ga seperti cable car ke genting. krn aku bawa org tua, takut ketinggian.
    apakah tanpa naik cable car tetap bisa?

    thank before

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau di Mutianyu, cable car nya ada 2 tipe, model terbuka sama tertutup ya, kalau buat ortu naik cable car tertutup aja ya.

      Reply
  9. Anggun

    Hi frenkey, mau nanya nih, kalau udah donlot aplikasi vpn diatas udh pasti bs buka Instagram dan medsos lainnya kan?

    Oiya, berarti donlot aplikasi itu dengan catatan kita beli sim lokal? jika menggunakan pocket wifi atau wifii dari penginapan apakah tetap di block jg jika tidak donlot VPN?

    Thanks before :)

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau pakai VPN sih jaminan bisa buka medsos apapun yang di blok ya. Hanya jika pakai SIM Card lokal ( Roaming internasional ) Indonesia yang engga di blok untuk pemakaian medsos seperti facebook, instagram, google, dll.

      Reply
  10. Novi

    Halo..mau nanya nih, utk transportasi shanghai metro card bisa dibeli yg per harian gitu gak ya? Soalnya aku perna baca di blog lain, ada yg bisa dibeli per harian pake sepuasnya. Thank you :)

    Reply
  11. Ivam

    Hallo Bro Frenky…Oktober ini saya berencana ke Shanghai nginap di hotel daerah Pudong…kalo saya mau ke Shanghai Disnesyland…baiknya naik apa ya…? thanks

    ( Ivan)

    Reply
  12. Ganesha

    Hi om Frengky,nanya dong.

    Saya sekeluarga rencana liburan akhir tahun di Shanghai dan Beijing.
    Mau tanya utk kebersihannya gmn ya? Apa ada hal yg perlu diprepare dr sini? Dan maaf sebelumnya, krn kami Muslim apakah makanan Halal mudah di dapat? Terimakasih :)

    Reply
    • Frenky Post author

      Shanghai dan Beijing bersih engga ada masalah sih, cuma sometimes mungkin bakal ngeliat orang ngeludah sembarangan gitu, di Beijing terutama. Prepare aja siapkan tissue basah sama hand cleaner. Untuk makanan halal, mudah di temukan di beijing, untuk referensi nya saya engga paham juga, coba cari aplikasi / googling aja info nya sendiri ya.

      Reply
  13. Sera

    Selamat siang…

    Mau nanya2 dong mengenai jalan2 ke shanghai… kalau mau beli tiket disneyland shanghai di klook terpercaya ga ya??? Makasih…

    Trus kalau untuk akses internet d sana pernah pake wifi pocket ga dari indo kayak wi2fly atau passpod gitu? Tp kalau mau beli sim card disana kisaran harga berapa ya?

    Makasihhh… 😊

    Reply
    • Frenky Post author

      Jamin terpercaya, tapi itu tiket nya FIXED DATE ya, arti nya tanggal yg di pilih, arti nya harus datang di tanggal tersebut, datang pas weekday buat dapat harga lebih murah + mengurangi antrian.

      Waktu itu sih saya pakai SIM Card langsung ya beli di airport ada, pakai operator CHINA UNICOM, harga nya sekitar 250-350ribu rupiah gitu buat plan data 1 – 2GB, berlaku 30hari.

      Reply
  14. Pn Hee

    Hai Mr Frenkey

    Saya Madam Hee dari malaysia. Ingin bertanya pada saudara tentang pakej ke mutianyu yang saudara ambil..servicenya ok ke? saya akan ke beijing november ini..

    tq

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Madam Hee, the service is good, and also you will get free lunch ( the food is good ) around gate entrance to Mutianyu Wall. The only problem is, you must try contact tour guide by yourself to confirm the pickup time at hotel. I suggest you, at least, you contact Klook or your tour guide about pickup time two day before the day go to Mutianyu.

      FYI, When i travel to China, i bought China SIM Card, so i can send SMS to my tour guide about my pick up time, and he phone me back to confirm the time. The guide is good, he can speak english well and explain history of Mutianyu.

      Reply
  15. Deny pan

    Hallo mas Frengky…. Blognya syarat inspiratif dn informatif …. Mas saya berencana mau ke kota Yiwu sebaiknya dr indo-china landing di kota mana ya yg paling dekat ? Konon katanya do yiwu gak ada bandara internasionalnya ….
    Yang kedua saya mau berencana buat rekening bank di china persyaratanya apa saja ya ?

    Reply
  16. Risti

    Thanks bgt buat info nya yaaa. 😃Bermanfaat bgt. Rencananya memang pgn jalan jalan kesana. 😳 cuma lg nabung dulu buat ongkos tiket pesawat. 😀

    Reply
  17. Cindy

    Hai ..frenky rencana kita ke beijing naik airasia ampe sana tengah malam 😑mau nanya nie kalau kita pesan taksi online apa harganya ada lebih murah trus tar dijemput ngak ya 😏😏😏padahal kita kan uda bayar apakah bagusnya pesan taksi darisana akan thanks ya

    Reply
    • Frenky Post author

      Coba cek ke penginapan nya aja, sapa tau ada jasa antar jemput juga, biasa nya lebi murah. Kalau naik taksi on the spot, kayanya harga nya lebi mahal ding, mungkin ada kena biaya service charge dan bisa jadi di ajak muter2 juga.

      Kalau misal nya mau tahan sebentar di bandara, bisa standby di bandara dulu sampai kereta airport ke pusat kota Beijing nya aktif.

      Reply
  18. RIO

    Dear Bro Frenky,

    it’s very powerfull information for me!…
    but it’s first time for me to go Shanghai in this September 2017.

    anyway….apakah 4 musim diShanghai sesuai jadwal bulanan?
    Musim Semi ( Maret – Mei ),
    Panas ( Juni – Agustus ),
    Gugur ( September – November ),
    Dingin ( Desember – Februari ),

    Dan apakah suhu dingin yang pake banget itu berlaku disetiap musim?

    Thank you
    RIO

    Reply
    • Frenky Post author

      Gw baru sekali bro ke Beijing dan Shanghai, jadi engga bisa ngomong semua musim ya. Yang pasti di Shanghai di selatan cuaca nya lebih hangat di bandingkan Beijing yang di utara. Bulan september mah biasa-biasa aja pasti suhu udara nya.

      Reply
  19. agnes

    Halo frengky salam kenal..saya mau ke shanghai Desember 2017 ini mau tanya, kita naik air asia sampe di shanghai subuh jam 1 pagi…mendingan jalan2 di airport dulu sambil cari tempat nongkrong atau naik taxi ke hotel ya?ehehehe cuma mau naik taxi kok takut subuh2 gitu..takut kena taxi gelap…kalo di airport ada tempat nongkrong buat tidur ga ya???lalu transportasinya ke hotel ada sutthle bus kah?kita menginap di Sofitel hyland…atau lebih baik naik subway?

    Reply
    • Frenky Post author

      Mending cari tempat nongkrong dulu aja di resto gitu, waktu itu sih gw tidur2an di Burger King. Tunggu sampai kereta bandara ke pusat kota Shanghai nya udah aktif aja, sekitar jam 5-6 pagi, persis nya engga tau. Kalau naik taksi malam2 gitu, kalau engga salah ada kena charge tambahan.

      Alternatif nya, coba aja tanya penginapan nya ada jasa jemput dari Bandara Shanghai engga, suruh jemput yang pasti nya harus bayar ya, tapi setidak nya harga nya engga di mainin :-)

      Reply
  20. rismayanti

    Sis oh kalo ke beijing harus pake visa kirain bebas visa. Kalo ke hongkong pake visa nda ya…..nhun infonya lengkap banget iten.nya

    Reply
  21. Sofi

    Kak mw tanya,
    klo ke china (beijing, shanghai) tetep pake simcard dari indonesia walopun mahal, tapi bisa tetap bisa akses google map, whatsapp, instagram dsb gak ya? atau tetap di block juga?

    Reply
  22. Armita

    Hi Frenkey…. Mau tny di China tuh jorok gak sih kota2nya ? Toiletnya gimana di tempat2 wisata ? Jorok bngt kah ?

    Aku sdh full ngikutin ittenary Seoul nya. Makasih bermanfaat banget blog ini.

    Reply
    • Frenky Post author

      Engga tau ya kalau kota lain nya, tapi kalau Beijing sama Shanghai aman ( engga jorok ) sih untuk toilet di tempat wisata nya.

      Reply
  23. ratna

    halo, ko frenky. salam kenal ya.
    mau tanya soal china nih.
    rencana mau ke sana bawa ortu . dan pakai kursi roda. apakah ok nih kalau saya naik MRT untuk keliling china ? atau harus pakai tour / sewa mobil ? atau kemana-mana pakai taksi ?
    kalau di beijing yang terkenal dengan bebek peking yang enak di mana ?
    maksudnya VPN itu , kita download di play store waktu di indonesia? lalu kalau pas sudah di download dan di sana apakah tidak perlu internet atau memang harus beli wifi pocket ?
    kalau saya kedatangan di beijing lalu beranjak turun, entah hangzhou, shanghai, suzhou, guangzhou, xiamen.
    kalau tempat belanja yang ok, murah di mana ?
    kalau di tempat belanja, tempat wisata, beli tiket transportasi kereta mrt apa harus pakai yuan atau pakai KK ?
    sekitar 12 hari an
    apakah semua tempat wisata itu ada akses untuk kursi roda ?
    saya sekitar pertengahan sep berangkat berarti cuaca panas ya ? ada rekomendasi hotel yang ok buat ortu nih di kota tersebut ?

    oh ya kalau beli kereta langsung on the spot itu bayar pakai kk atau yuan ?
    atau kalau saya pas waktunya baru mau beli tiket kereta lewat online , kondisi tidak memiliki bukti yang bisa diprint out alias hanya bermodalkan apa yang bisa di foto lewat kamera hp apakah bisa itu ditunjukkkan sebagai bukti dan ditukar dengan tiket fisik ? apakah memungkinkan kita beli beberapa saat mau keberangkatan misal mau naik kereta jam 10 pagi lalu baru beli tiket secara online jam 9 pagi pakai kk apakah ok ? atau tidak boleh ?
    kalau baru pertama kali nih ke china dan bawa ortu yang pakai kursi roda, bisa jalan terbatas dan pelan-pelan, sebaiknya ada rekomendasi kota mana saja yang ok untuk disinggahi dan tempat wisata mana saja yang recomended ? thank you ya ko . tak tunggu info nya

    Reply
    • Frenky Post author

      Pertanyaan nya terlalu banyak, gw jawab sedikit aja ya.

      not recommend deh naik MRT, paling benar ikut tour dan naik mobil kemana2, ga semua jalur jalanan nya bersahabat dengan kursi roda.

      aplikasi VPN nya di download sejak dari Indonesia, nanti sesampai di sana tinggal pakai sebelum di pakai buat browsing.

      Bayar pakai yuan ya untuk belanja dan beli tiket kereta dan beli tiket wisata dan lain nya.

      Kalau beli tiket kereta untuk rute populer dan jam keberangkatan banyak, mending beli on the spot aja. Beli online itu hanya untuk kasus kursi terbatas aja.

      Pertanyaan lain nya coba di baca di sini ya http://travelchinaguide.com/ untuk jawaban nya, tinggal bermodal kan rajin membaca saja :-)

      Reply
  24. nino

    Thank you Bro Frengky infonya.. informatif banget.. BTW ada yang mau trip ke Shanghai tgl 15 Sep -24 Sep gak? bareng dong hahaha..

    ini pertama kalinya single trip sendiri nih.. lagi nyusun itinerary juga..

    Reply
      • rahmadadeh

        rame-rame hayo.. sy juga ada rencana akhir tahun 2017 atau awal tahun 2018..
        2012 sy pernah belajar di China 1 tahun di kota Tianjin, naik kereta cepat setengah jam ke beijing..
        pengen banget jalan kesana lagi..

        om franky blog nya keren banget..

        Reply
  25. Cindy Ferdianto

    Permisi, mau tanya. kalo mau dari shanghai ke beijing naik kreta itu gimana ya? itu naiknya kreta atau mrt? kira2 harganya berapa? dan kalo kita wisata ke shanghai enak nya tinggal di daerah mana (kalo bisa yang hemat)? terus kalo mau jalan2 di shanghai biasanya naik transportasi apa yang hemat? makanan rekomended nya apa ya kalo di shanghai? terima kasih, maaf banyak nanyanya :D

    Reply
    • Frenky Post author

      ke stasiun kereta Shanghai, beli tiket nya on the spot aja, udah tersambung sama MRT, harga nya kira2 1,2 juta rupiah ( one way ).

      Transportasi di Shanghai naik MRT aja udah paling benar, kalau makanan cobain “Xiaolongbao” aja di Yuyuan Garden.

      Reply
  26. Ricky Alexander Saputra

    salam kenal, sy mau tanya katanya kalau pas musim liburan ke tembok china sangat padat meriah ya, apakah benar? kalau rame, bagusnya lewat mana? katanya ada 2 tempat cara meneuju ke tembok china. terima kasih

    Reply
  27. Dicky

    Izin sedikit comen ini pengalaman saya,dan saya ingin berbagi sedikit ketika mengunjungi negara China.memang Indah sih sekilas dan berkesan ketika kita punya pengalaman bisa berkunjung ke negara lain.akan tetapi sedikit saya mengkritik dan saya tidak berniat SARA atau bahkan memfitnah negara Lain.mungkin ini hanya sebagian oknum tour gaet.ketika mengunjungi kota Beijing saran saya kalo di ajak tour gaet ke toko obat China,toko perhiasan,batu giok,toko atau kedai teh,toko kosmetik,atau yg di bilang herbal yg di tempel dilakukan/koyo.saran saya jangan beli itu semua cuma akal”an saja dan harganya mahal luar biasa.dan kalo pun tidak percaya silahkan beli tapi kalo di bawa ke indo pun ga ada pengaruhnya kita pakai bahkan saya beli giok pun palsu dengan harga 1,8jt rupiah.dan beli mas putih untuk oleh” istri saya pun palsu dengan harga 4,2jt sekali pun ada sertifikat nya.beli obat pembuang toksin pun ga ada pengaruh nya ketika di pakai.beli teh bubuk herbal pun rasanya sudah ga enak sampai di indo padahal saya di sana cuma 8 hari dan hari ke 5 saya beli.beli koyo ga panas bahkan lebih panas salonpas buatan indo.ini hanya berbagi cerita saja cuma waspada saja.cukup sekian dulu guys

    Reply
  28. Martha

    Haii.. suami saya mau brngkt ke Shanghai hari Minggu ini. Mau tanya, jadi baiknya tuk komunikasi Indonesia-shanghai, suami saya beli kartu disana atau bawa kartu XL ya? Dan klo saya yg mau tlp ke Shanghai perlu pake kode2 negara atau bisa langsung call back? Mohon pencerahan nya… Thx.

    Reply
    • Frenky Post author

      Kaya nya udah telat balas nya, lebih baik beli SIM Card asli dari China aja ya. Kalau mau call gitu, mending pakai aplikasi Wechat aja, dulu sih Whatsapp ga di blokir, cuma sekarang udah di blokir kata nya di China.

      Reply
  29. Puji

    Hebat juga ya ke China jalan sdr. Sy sampe skrg belum PD2 juga. Kl petunjuk2nya udh pk bhs inggris ga ya?

    Reply
  30. denny

    Hai Frenky,

    Saya rencana mau ke beijing di akhir bulan september bersama istri, ini perjalana pertama sy bawa istri….. kalau dari bandara mau ke mesjid niujie kira2 mahal nga ya, enaknya sih naek mrt katanya…cuma saya bingung aja naik dan turunnya

    Reply
    • Frenky Post author

      Dari Bandara Beijing ke Masjid Niujie, rute nya Bandara Beijing -> Dongzhimen Station -> Changchunjie Station terus tinggal jalan kaki deh.

      Engga mahal, paling cuma habis 30 yuan-an / orang dari bandara Beijing.

      Reply
  31. Suaeni

    Hi, Frenky salam kenal ya, saya sblmnya sdh prnh ke beijing shanghai udh lama bngettt itu bln july dan ikut tour dr jakarta, jd gak mslh smuanya aman. rencana mau prgi lg bln desember, prgi sndri, apakah cuaca disana mendukung ya klo prgi bln desember gitu? Rencana anak saya pengen cb disneyland, apa bisa gak ke wisata2 yg lain klo winter? Thx ya blog nya bagus dan membantu bangetttt👍

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau tahan sama cuaca dingin ya boleh2 aja wisata desember, terutama tahun baru, itu lagi musim salju, terutama daerah beijing, pasti dingin pakai banget.

      Saya belum pernah ke China pas musim winter, jadi ga tau deh wisata apa aja di winter sana, tapi disneyland Shanghai mah tetap operasi secara biasa, jadi tenang aja.

      Reply
  32. DH

    Hai, lebih menarik mana antara shanghai atau beijing dari segi banyaknya tempat wisata yang bisa di explor? kalau shopping enakan di beijing atau shanghai ya? Tks

    Reply
    • Frenky Post author

      Tempat wisata lebih banyak Beijing. Shopping sama aja, main ke pasar tradisional nya. Karena tiket pulang ke Indonesia nya dari Shanghai, jadi gw pilih Shanghai buat belanja biar ga ribet bawa belanja nya pas mau balik.

      Reply
  33. Wulan Prasojo

    Frenky,

    Makasih buat info-info tentang Beijing.
    I went there last month. It was a bliss!

    Aku pakai Klook dari info yang kamu kasih. Hahaha..
    Asik banget tour ke Mutianyunya. Pengen coba toboggan lagi!!
    :wow:

    Reply
  34. Mila

    Halo mau tanya yikatong di beijing harganya brp? Sebaiknya isi brp RMB utk 3 hari keliling beijing?

    Reply
  35. yan

    Hi Frenkey..

    Senang juga baca blog ini. Banyak informasinya. Frenkey, akhir bulan ini sy mau ke Shanghai dan Beijing. Kebetulan ini adalah first trip. Jadi butuh banyak info nih. Kl tiket bullet train dari Shanghai ke luar kota spt Beijing dan Xi’an apa sebaiknya booking dari Indo via online atau booking langsung disana?

    Reply
    • Frenky Post author

      Cek dulu jadwal kereta sehari nya ada berapa di http://www.ctrip.com

      Kalau misal nya sehari ada banyak banget waktu keberangkatan kaya Beijing ke Shanghai atau sebalik nya, mending beli on the spot aja.

      Kalau jadwal nya sehari nya terbatas, kaya Shanghai ke Xi’an sih engga banyak2 banget, mending booking online aja, cuma ya kekurangan nya jadi ada tambahan service fee online booking aja + charge kartu kredit 4% lagi karena pakai kartu kredit terbitan luar China.

      Reply
  36. Fe

    Halooo koooo… Huweeee finally di post, aku mau sharing juga nih ko. Gara2 tmn aku ga bisa jemput ke airport alhasil jalan sendiri ke hotel, then got cheated by taxi driver and paid RMB200 hahaha. Salah juga sih mustinya bawa temen dr Indonesia :crying:

    BTW, pas di Shenzhen mau beli simcard aja rempong banget masa, abang2nya minta ID card temen aku yg emang warga lokal terus pake difoto sambil pegang ID cardnya hahaha *untung gak disuruh selfie* Aiya, gitu amat ya mau beli kartu doang :ngakak:

    Ko, aku mau ke Beijing, Shanghai, Hangzhou sama Changzhou nih pas winter. Kira2 oke ngga ko kalo visit nya pas winter ke tempat2 ini?? Mau liat saju *norak kan gue* , tapi katanya Beijing ngga banyak salju beberapa tahun ini, banyaknya kabut :sigh:

    Reply
    • Frenky Post author

      Hai Hai,

      Loh kenapa ga naik kereta aja dari Airport ke Pusat Kota, itu kan lebih murah kemana-mana biaya nya hahaa…

      Ya benar memang beli SIM Card di China ribet, maka nya beli di Hostel atau Bandara kalau engga mau ribet, soalnya disana ketat pengawasan dari pemerintah nya.

      Wah gw belum pernah Winter kesana ya, tapi pengalaman kemarin mau jelang musim Semi, dingin nya udah nusuk banget, jadi malas deh jalan2 pas Winter gitu haha… Gw lebih suka musim gugur aja~~

      Reply
      • Fe

        Hahaha iya sih, soalnya aku landing dini hari. Udah capek juga jadi main asal comot taksi aja :suram:

        Ko, simcard berlakunya berapa lama ko? Sms dari providernya sih banyak, tapi ga nemu tulisan masa berlakunya, agak males translate in one by one, mumet bacanya hahaha. Kan sayang kalo nanti kesana musti beli lagi.

        Iya di Shenzhen sama Lufeng suhunya mendingan sekitar 20an. Tetep dingin sih menurut aku :D Nah loh, suhu segitu aja kedinginan gimana winter haha

        Reply
      • flavi

        Haloo…
        informatif sekali blognya ya… saya sudah pernah ke Shanghai sebelumnya, dan beli Simcard Unicom juga, rencana awal Sept mau ke Beijing. Kebetulan simcard Unicom lama saya sudah ilang, kira2 bisa ga ya kak beli lagi di China? Takutnya data nya masih kesimpen dan ga bisa duplikat punya 2 nomor hp.
        Terimakasih infonya

        Reply
  37. Mita

    Hi Frenkey. Travelling Beijing Shang-hai ini belum ada di blog ya ?
    Saya sudah ikuti perjalanan kamu di Seoul waktu ke Seoul. Sangat membantu. Kebetulan pingin ke Beijing Shang-hai juga. Jadi sangat menunggu cerita Beijing Shang-hai nya ya…….

    Reply
    • Frenky Post author

      Belum ada kelanjutan nya dan bakal masih lama haha… ya di tunggu saja sekitar bulan 8-9, masih mau nyelesain postingan ke Tibet dan Everest dulu :)

      Reply
  38. Feli

    Cara pake aplikasi googlenya gimana ya? Pertama buka app lantern vpn dulu terus langsung buka google kah?

    Reply
  39. Andi

    Hallo Frenkey, senang sekali ada blog ini. Salam kenal. Sy Juni 2017 ini ke Beijing Shanghai pertama kalinya. Mau tanya bbrp hal:
    Pesawat sy jam 1 malam tiba di PEK. Apa nyaman kalau tidur di PEK? Krn sy mau nunggu pagi spy bs naik airport express ke Dongzhimen. Atau langsung cari taxi utk ke hotel pagi2 buta begitu?
    Saat turun dgn toboggan di Mutianyu, serem nggak ya? Sy bawa anak 10 thn dan 6 thn. Kira2 anak 10 than apa berani turun sendiri, atau apa cukup kalo naik toboggan bareng mamanya?
    Terakhir, pesawat sy berangkat dari PVG jam 6 pagi. Maunya malam sebelumnya kami menginap di PVG, krn pingin merasakan naik Maglev. Apa bisa ya tidur di PVG? Terima kasih sebelumnya Frenkey

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Ini seperti nya naik AirAsia ya sebab landing nya jam 1 malam di PEK, dan AirAsia ini landing nya nanti di Terminal 2. Sepengamatan saya sih kalau mau tidur palingan di resto gitu, soalnya engga ada kursi sama sekali dan area pojokan buat tidur. Kalau mau turun ke lantai bawah, cari resto turun di situ deh tapi juga tetap aja engga recommended. Lebih baik naik taksi aja ke hotel nya pagi2 gitu, apalagi ada anak2 kan ya.

      Kalau Toboggan Mutianyu, lebih baik di dampingi orangtua aja ya, masalah cukup atau engga nya harus di coba langsung haha,, tergantung besar badan anak nya juga. Di PVG juga engga ada tempat tidur, waktu itu sih saya tidur di resto Burger King, kebetulan juga flight nya sama AirAsia jam 6 pagi dan saya sudah datang di malam sebelum nya ke PVG naik kereta.

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: