Hari 1 : Tidur di Bandara Haneda ( Tokyo ) Demi Ngirit

Awal mula trip Jepang berawal dari ajakan teman Whatsapp pada tanggal 03 Juni 2014 yang tiba-tiba mengabari dia baru saja issued tiket Jakarta – Haneda dengan maskapai AirAsia untuk tanggal 25 Juni 2015. Kebetulan memang gue sendiri berencana trip ke Jepang buat tahun 2015 sebagai acara liburan sebelum masuk ke kantor yang baru, akhir nya tanpa pikir panjang gue pun langsung coba issued tiket pada tanggal dan jam yang sama :hero:

Sayang nya harga untuk jam yang sama sudah mahal, akhir nya gue putuskan membeli tiket keberangkatan Jakarta paling pagi agar dapat harga “cukup murah” Rp 1.650.000 / orang dengan bagasi 20 kg sharing berdua. Satu hal yang gue tidak puas dari pembelian tiket ini adalah waktu berkunjung nya di musim peralihan ke musim panas ( Summer ), gue lebih suka musim Semi dan Gugur jika berkunjung ke negara Asia Timur :lonely:

* * * * *

Tiket Pesawat Jakarta ke Haneda Tokyo

Tiket Pesawat Jakarta ke Haneda Tokyo

Bandara KLIA2 – Kuala Lumpur

Akhir nya tiba juga tanggal 25 Juni 2015 setelah 1 tahun penantian sejak membeli tiket Jakarta – Tokyo ( Bandara Haneda ) transit Kuala Lumpur ( Bandara KLIA2 ) dengan pesawat AirAsia. Gue berangkat sekitar jam 4 pagi menggunakan taxi dengan harapan jam 5 pagi sudah tiba di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Proses flight Jakarta ke Kuala Lumpur mulai dari peletakkan bagasi dan boarding flight lancar tanpa hambatan, tidak ada masalah sama sekali.

Sesampai nya di Bandara KLIA2, karena gue membeli tiket AirAsia Fly-Thru, jadi tidak perlu Clear Immigration dan tidak perlu ambil bagasi, langsung belok section ke transfer International flight. Di KLIA2 selama 5 jam untuk transit, gue hanya menghabiskan waktu dengan nonton film yang sudah di siapkan sebelum nya dan juga cuma tidur, nothing special to do in KLIA2 :wait:

Dan akhir nya tiba juga pengumuman boarding flight dari KLIA2 ke Bandara Haneda di Tokyo, gue pun mengumpulkan ‘nyawa’ kembali untuk sekedar berjalan ke dalam pesawat untuk kembali menjalankan aktivitas duduk dan tidur hahaha…. Tapi karena flight yang di tempuh lumayan lama sekitar 7jam penerbangan, gue akhir nya membeli satu paket nasi lemak + air minum seharga 19 MYR di pesawat, setelah itu ritual duduk kaku sambil nonton sesekali tidur dijalankan berulang hingga sampai di tujuan.

* * * * *

Bandara Haneda – Tokyo

Kota Tokyo di Malam Hari dari Pesawat

Kota Tokyo di Malam Hari dari Pesawat

Sekitar jam 21.45 waktu Tokyo ( GMT + 9 ), dari atas pesawat sudah terlihat cahaya terang kota Tokyo yang begitu cantik. Dan tepat jam 22.30, pesawat landing dengan sempurna di bandara Haneda – Tokyo, tepat sesuai jadwal, terima kasih AirAsia! Senang akhir nya gue resmi juga menapakkan kaki di negara Sora Aoi Sakura ini setelah penantian selama 8 tahun lama nya ketika masa awal suka-suka nya sama Japan Dorama, semua berawal dari drama 1 Litre of Tears :crying:

Oke lanjut gue dan rombongan pun berjalan menuju imigrasi yang ternyata jalan nya lumayan jauh juga. Eh di tengah jalan ketemu toilet canggih ala Jepang sama water refill di depan pintu toilet, kebetulan banget lagi haus-haus nya dan air di botol lagi habis, ya udah akhir nya isi air dulu di botol sepenuh-penuh nya dah :ngakak:

Selesai menjalakan misi gratisan ini, kembali kami berjalan ke area imigrasi dan ternyata saat itu keadaan nya lagi sepi kosong melompong engga pake boong dah! Di area imigrasi ini ada 1 petugas wanita yang Kawaiiii-ne yang membimbing kita untuk mengisi formulir seputar kedatangan kita ke Jepang, habis itu gue lanjut ke proses Clear Immigration ke seorang pria muda memakai masker yang tanpa banyak bacot dan cing-cong langsung menempel sticker kedatangan ke passpor dan membiarkan gue lewat begitu saja :keren:

* * * * *

Tidur di Bandara Haneda – Tokyo demi ‘Ngirit’

Tempat Tidur Gratis di Bandara Haneda - Tokyo

Tempat Tidur Gratis di Bandara Haneda – Tokyo

Karena sejak awal gue udah tau akan sampai di Bandara Haneda di atas jam 10.30 malam dan menurut info dari Japan Guide tentang transportasi kereta dari Bandara Haneda ke pusat kota Tokyo tidak aktif 24 jam alias jam 12 malam sudah berhenti operasi ( opsi bus dan taksi tidak gue pakai mengingat tarif harga nya yang tinggi ), maka opsi menginap gratisan di Bandara Haneda langsung gue ambil tanpa pikir panjang :yawn:

Sebenar nya di Bandara Haneda ini sendiri ada Hotel dan Transit Hotel di area 3F, cuma opsi ini tentu tidak akan gue ambil karena lagi-lagi NGIRIT COY!!!  :wait: Mencari area tempat tidur ‘Gratisan’ di Bandara Haneda sendiri sangat mudah, begitu keluar dari area imigrasi kedatangan di lantai 2F, terlihat banyak berjejer ranjang empuk kursi panjang dan di atas nya sudah tergeletak orang-orang sedang tidur sambil menutup kepala nya entah dengan baju, buku atau penutup mata

Minuman dan Makanan di Lawson Bandara Haneda

Minuman dan Makanan di Lawson Bandara Haneda

Gue dan rombongan yang masih segar karena faktor kebanyakan tidur di pesawat akhir nya mencoba cari-cari minimarket disana dan ketemu lah Lawson yang terletak di area lantai 1F. Di Lawson ini tersedia banyak jenis makanan dan minuman, Tokyo Banana sama berbagai jenis rasa KitKat juga ada loh :wow:

Dan pada akhir nya di minimarket ini gue engga beli apa-apa, kenapa?!? karena gue masih banyak sisa makanan siap makan yang sudah di bawa dari Jakarta, dan juga botol air gue masih penuh banget, kalau habis tinggal refill lagi,,, HIDUP NGIRIT TO THE MAX HAHAHA!!!

Haneda Airport Restaurant

Haneda Airport Restaurant

Free WIFI And Exchange Currency Machine - Haneda Airport

Free WIFI And Exchange Currency Machine – Haneda Airport

Untuk anda yang mau coba makan di restoran yang bertemakan jaman Edo bisa mencoba di lantai 4F, berikut macam-macam restoran yang ada di Bandara Haneda, LINK RESTORAN 4F Haneda Airport. Kembali ke lantai 2F, di sini terdapat mesin registrasi Free WIFI dan juga mesin penukaran uang ( exchange currency ) yang ternyata bikin gue baru tau ada aja mesin exchange currency kaya gini :shy:

Clockwise : Toilet Duduk, Toilet Jongkok, Tombol Canggih ala Toilet Jepang, Refill Air Minum

Clockwise : Toilet Duduk, Toilet Jongkok, Tombol Canggih ala Toilet Jepang, Refill Air Minum

Electronic Charger Haneda Tokyo

Electronic Charger Haneda Tokyo

Tips buat anda yang mau tidur di Bandara Haneda adalah cari lokasi di antara meja tempat charger dan toilet. Untuk tempat refill air minum buat yang suka cepat haus, biasa nya di dekat pintu luar toilet ada mesin refill air. Untuk kebersihan toilet di Bandara Haneda ini jangan di ragukan lagi, sangat bersih, kering dan harum!!! Untuk tempat charger sebenar nya colokan terbatas, tapi hebat nya teman trip gue bawa colokan paralel ( gue aja sampai bingung kenapa bisa colokan itu dia bawa ) :ngakak:

Untuk anda yang takut barang titipan hilang atau sebagai nya ketika tidur, barang nya bisa di titipkan di loker penitipan seharga 300 Yen ( Kecil ) dan 500 Yen ( Besar ), cuma menurut gue engga perlu di titipkan karena Jepang termasuk kategori negara sangat aman untuk turis, sepengamatan gue juga para turis yang tidur pada taruh barang bawaan nya di bawah kursi :siul:

Selamat Tidur!!!

Selamat Tidur!!!

Ending nya dari pengalaman tidur pertama kali nya di Bandara Haneda ini adalah gue hanya bisa tidur ‘setengah sadar’ akibat SUARA SELAMAT DATANG dari mesin yang berulang-ulang di ucapkan sampai telinga gue tergiang-giang melulu, gue memang tipikal tidak bisa tidur kalau ada cahaya terang dan suara berisik :dead:

58 thoughts on “Hari 1 : Tidur di Bandara Haneda ( Tokyo ) Demi Ngirit

  1. arif

    mas , saya rencana trip ke jepang sekalian lomba di daerah ryogoku, lewat bandara narita, katanya emang super ketat ya imigrasi di narita? tips nya dong biar ga bermasalah gimana mas ? sama visa wisata kira kira seminggu jadi ga ya mas ?terima kasih.

    Reply
  2. Budi

    wah rencana mo kejepang juga dan … hahaha pas bgt dari kmrn gwe mikir.. kalo di hanaeda datangnya jam set.11 malem mo tidur di mana ya,.. soalnya airesia jam set.11 smua sampe nya.. capsule hote aja mahal.. kalo jauh jauh mondar mandir pake transport nya plus biaya hotel juga mahal. bener nih yg beginian.. rencana hidup ngirit juga gan.. tapi di airport itu ada kamar mandinya gak gan, mksdnya kalo mo mandi pagi sebelum lanjut traveling nya.. trus untuk air esia ada makanan/ minuman / snack gratis gak dari pesawatnya?

    Reply
    • Frenky Post author

      kalau yg gratisan kamar mandi nya, ga bisa buat mandi, cuci muka doang bisa nya. Kalau mau mandi 1 badan, harus bayar jasa sewa kamar mandi, sekitar 100rb an gitu. Engga ada entertainment sama makanan sama sekali untuk flight airasia, harus beli lagi tambahan kalau mau dapat makan.

      Reply
      • Budi

        Trus utk nginep nya liat d mana mas? Airbnb apa googling aja ya? Utk pesawat bagasi yg atas kan bisa d gunakan utk tas tanpa biaya tambahan kan ya?

        Reply
        • Frenky Post author

          bisa di airbnb, booking.com, agoda.com

          Kalau naik Airasia, engga dapat bagasi gratis ( harus beli lagi ), cuma dapat free kabin 7kg aja ya.

          Reply
  3. sarah

    hi pak frenkey, baru baca blog nya sekarang, berguna banget untuk yang mau liburan berbudget ke jepang. mau tanya; kalo nginap di bandara haneda smpe pagi (air asia x yg lg promo jam 10an malam lebih baru mendarat,g keburu ngejar train lg ke downtown) perlu clear immigration dulu ga? ky pas nginep di changi, saya clear immigration nya pas pagi nya (train udah g ada malamnya, nginep di bandara adalah solusi), jadi bisa menikmati semua fasilitas changi pas malemnya (klo udah clear immigration tempat terbatas). saya baca blog pak frenkey ini lgsung clear immigration tapi msh bisa wara wiri di haneda, bagusnya bagaimana ya? mohon info nya pak. ditunggu reply nya pak \ (^_^) /

    Reply
    • Frenky Post author

      Keburu waktu nya kalau gerak cepat, ya maksimal jam 11.30 udah lewatin gate kereta nya deh. Saya waktu itu nginep di Haneda karena alasan ngirit biaya penginapan aja bukan karena ga kekejer kereta nya.

      Reply
      • sarah

        sama, mau ngirit juga sebenernya, jadi mau tny untuk nginep di seputaran haneda itu, clear immigration nya pas arrival ato pas besok paginya aja? biar bisa wara wiri bebas di haneda cari spot istirahat. recommend nya yg mana ya, thanks udaj reply.

        Reply
        • Frenky Post author

          Clear immigration nya langsung pas arrival, tempat istirahat di bandara haneda itu di area luar stelah clear imigrasi. Kalau mau tidur di capsule hotel juga ad, tapi ya siap2 keluar budget extra aja :-)

          Reply
  4. Noe rah

    Gan makasih ya buat balasan di komentku sebelumnya :calm: . Ane mau nanya lagi terkait air asia ini, maklum belom pernah coba (secara di daerah timur maskapai yg ada bisa dihitung pake jari, klw g Garuda yaa SJ atw lion :sigh: ).
    Kalau penerbangan internasional Air asia itu dapet free baggage ga ya?
    Udah ane cek di websitenya sih, dan katanya untuk bagasi tambahan nambah 700 ribuan. Nah ane baca tulisan agan di atas ada menyebutkan biaya tiketnya agan ” Rp, 1.650.000/orang dengan bagasi 20 kg sharing berdua”, itu maksudnya agan beli bagasi tambahan yg 700 ribu itu ya? atau mmg ada free “free” baggage dari maskapainya?
    Mohon pencerahannya master :D :beg:

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau International, AirAsia TIDAK dapat bagasi, TIDAK dapat meal juga.

      Itu maksud nya, gw beli lagi Bagasi 20kg ( 700rban sekian ) lalu di sharing ber2 dengan teman seperjalanan. Harga tiket nya doang seinget gw kisaran 1.2jtan.

      Reply
  5. bayu

    halo mas ferenkey…blog nya oke banget. very detail..
    mas saya rencana ke jepang bulan februari ini. sekedar nanya, kalo jarak tempuh ke osaka apakah lebih dekat dari haneda atau lebih dekat dari narita ?
    soalnya saya rencana mau landing di tokyo, baru jalan ke osaka by shinkansen. mohon infonya ya mas. thanks

    Reply
  6. Ami Litari

    Hi Mas Frenky

    Rencana sama teman2 mau ke jepang tgl 21 Mei – 28 Mei 2017. Mau tanya untuk free wifi yang register di mesin itu apakah berlaku utk seluruh wilayah Jepang? Rencana pergi ke tokyo – osaka – kyoto – tokyo, nah apakah efektif jika membeli JR Pass kereta dan JR Pas bus… Mohon pencerahan karena agak bingung, heheheee :) Thank you

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Kalau baca testi orang yang pernah pakai Free Wifi Jepang itu sih, bagus nya cuma area pusat kota aja terutama Tokyo. Tidak di rekomendasikan sih, lebih baik sewa pocket wifi aja kalau rame2. Kalau misal nya mau irit ya, jangan pakai JR Pass, pergi pulang dari / ke Tokyo nya naik willer bus aja. Kalau ga masalah dengan uang, beli JR Pass opsi bagus, bisa naik shinkansen pergi pulang dari / ke Tokyo nya.

      Reply
  7. Herlina

    Terima kasih banyak ya untuk sharing info nya. Sangat berguna dan membantu :) Saya sudah beli tiket promo Malaysia Airlines 3,6 juta pp Jkt Jepang. Berangkat tgl 10 Okt malam, sampai Narita jam 07.40 pagi. Saya sudah cek Agoda, Airbnb. Harga untuk tempat tinggal mahal mahal ya hiks hiks hiks. Saya mau solo back packing ke Jepang. Lihat harga tempat tempat tinggal nya, jadi stress. Com. Kalau tidur di airport, apakah me mungkin kan? Hari pertama rencana mau ke Disney land, malam nya tidur di airport Narita . Hari kedua ke Disney Sea malam nya tidur di airport Narita. Hari ketiga keliling Tokyo, tidur di airport Haneda. Hari keempat keliling kota Tokyo, tidur di airport Haneda. Hari kelima dan ke enam rencana ikut land tur ke Mt. Fuji. Menurut Mas Frenkey, apakah nginap di airport seperti rencana saya itu me mungkin kan? Thanks ya :)

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Herlina,

      Jelas rencana tidur di bandara Narita / Haneda sampai 4 malam bukan merupakan ide yang bagus ya, entar badan nya sakit loh haha.. Lagipula biaya transportasi dari kota Tokyo ke Haneda / Narita ( One Way ) nya itu juga engga murah-murah amat ya, terutama yang Narita, itu mahal!

      Saran sih pilih tipe kamar Female Dorm aja di daerah Asakusa / Shinjuku aja ya, harga semalam rasa nya di kisaran 250-300ribuan rupiah / malam ada banyak kok

      Reply
    • tinong

      Mba herlina…..,
      Mw tanya dong…., itu land tOur fujinya brpaan mba ? Check info dimanakah ?
      trimakasii..,,

      Reply
      • Herlina

        Hi Tinong, saya banyak cari cari info dari Google. Website :
        Japan – guide. Com sangat bagus dan membantu sekali :) Ada paket satu hari land tur ke Mt Fuji dari Tokyo. Pergi nya naik bus, pulang nya naik Shinkasen. Harga nya kalau tidak salah uss 150 an.

        Reply
    • diki yulianto

      Wow Gokil juga idenya…super irit..hehehe. ntar diapalin sama security nya ga mbak? ntar dishare ceritanya yah

      Reply
  8. Tina Wiarsih

    Menarik untuk referensi orang yang belum/mau ke Jepang. Hm btw mas izin ambil infonya seputar Jepang ya? Saya mau bikin cerita fiksi yang lokasinya di Jepang. Buat bahan referensi aja karena saya belum pernah ke Jepang hehe. Thanks sebelumnya mas ^^

    Reply
  9. Qiel Almahtika

    Halo Mas Frenkey,

    Saya berencana jalan-jalan ke Jepang sekitar Januari-Februari 2016. Boleh nanya2 lewat Line atau email?
    Perjalanan mandiri pertama soalnya.

    Blognya sangat informatif dan membantu.

    Thank’s… dan semangat terus travelling-nya biar makin banyak cerita yang bisa dibagi :peace:

    Reply
  10. Elyska

    Salam Kenal Mas Frenkey,
    Kalau tidak ada halangan bulan 6 ini saya dan teman-teman saya berangkat ketokyo. meskipun saya sudah banyak mencari informasi tentang transportasi jepang tetap saja saya masih binggung. menurut saya lebih ribet daripada di korea. soalnya kalau dikorea saya hanya pakai 1 kartu saja bisa dipakai dimana dan kemana saja (Seperti pintu ajaibnya doraemon saja ya^^). Saya masih belum pede aja ntar bawa teman2 keliling tokyo secara saya diberi tanggung jawab untuk jadi guide disana (Hanya lantaran saya penggemar manga and anime :D). jadi ketika baca tulisan mas yg seru dan lumayan lenggap ini saya agak terbantu. Semoga g tersasar nantinya.

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Elyska,

      Yap saya mengerti cukup lumayan tanggung jawab jadi leader jalan2 gini apalagi kalau nyasar hahaha! Sebenar nya sih jepang jg bisa hanya mengandalkan pasmo / suica card buat semua jenis transport cuma biaya nya cukup mahal kalau itin nya padat dan suka pindah2 haha..

      Anyway good luck buat trip nya dan semoga berjalan lancar semuanya :-)

      Reply
  11. Multihadi

    Mas Frenkey,
    Blog nya sangat bagus. Saya rencana mau ke Jepang tgl 21-27 may. masuk dari Osaka, pulang dari Haneda.
    Saya baru mengurus visa sekarang, nah sekarang baru bingung mw bwt itinerary nya. Ada pendapat mas? Bagusnya kemana aja? Rencana saya mau ke osaka, kyoto, tokyo.
    Osaka 1 hr, kyoto 2 hr, tokyo 3 hr. Pengen ke semua tempat yang wajib dan dapat terkunjungi semua.
    Dan saya tipe backpacker, dmn sya berharap public transportation. Ada saran mas? Liburan sendiri lagi. :)
    Thanks mas.

    Reply
  12. heidy

    Hi Mas Frenkey,

    Boleh minta sarannya mengenai transportasi di tokyo, sy dan suami ada rencana ke tokyo awal mei ini, pp di bandara haneda dan kami ingin ke 3 kota, tokyo -kyoto-osaka balik lg ke tokyo tp lgs ke haneda. total trip 9 hr 7mlm. kira2 perlu beli jr pass tidak y. tmpt yg km kunjungi 4hr tokyo, 2hr kyoto, 2hr osaka. pls adv. thanks sebelumnya y.

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Heidy,

      ini rencana mau pergi pulang Tokyo – Osaka naik shinkansen kah? kalau iya, opsi beli JR Pass 7 Days boleh di gunakan ya. Karena kalau beli tiket eceran Shinkansen pergi pulang Tokyo – Osaka bisa sekitaran 2.5jt an ya.

      Kalau misal nya pergi pulang nya mau menggunakan Willer Bus otomatis jangan beli JR Pass, lebih baik beli pass eceran saja. Oh ya perlu di consider juga awal mei itu high season karena di Jepang lagi ada libur panjang ya :info:

      Reply
  13. p.nur

    frenky…salam kenal….
    nggak tau kenapa liat tulisan frenky sambil geli sendiri…….pas banget nulisnya jadi enak dibaca
    mau minta saran dong frenky…..saya insya Allah bulan Oktober ke jepang…..hanya 4 hari krn berhubung sulit ijin kantor….tapi nggak apa2 mau di maksimalkan aja……menurut frenky lebih baik jalannya kemana aja ya…..

    makasih ya sebelumnya

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Nur,

      Kalau cuma 4 hari paling opsi nya jalan-jalan di sekitar Tokyo aja ya, bisa main ke Kawaguchiko Lake atau Hakone, terus mampir ke Odaiba juga. Tinggal beli pass aja yang sesuai tergantung itinerary jalan-jalan nya.

      Reply
  14. cathy

    hiii Kak Frenky,
    salam kenal ya..
    seneng bisa baca keseluruhan blognya nih, sangat membantu. Btw, aq mau ke jepang nih, ini adalah 2x nya saya kesana, cuma bedanya wkt pertama dengan tur yang hanya duduk manis tanpa pusing mikirin apa2.. hheeheh.
    Nah yang kali ini aq pegi tanpa tur (bulan june 2016, 9 hari. smp di Jepang sore jam 16.25, balik kejkt jam 18.20).
    Jujur saya bingung neh mau kemana aja, dari turun naik airportnya aja saya sdh pilih narita, pdhal blm tau mau kemana aja. Penginnya tmp nginap yg gak mahal, jd uangnya bisa dipake buat beli makanan atau baju. Pertanyaan aq, kira2 kak frenky bisa ksh masukan gk ke aq harus jalan kemana2 aja dan butuh apa aja?
    Nekat sih ya bisa dibilang nekat, karena bnran binun neh. Sementara yang aq inget ih cuma ini aja kak :-)
    tolong dibantu ya untuk info nya. kalau boleh saya dberikan no kakak y bisa dihubungi, terus terang saya bingung kalo nulis di blog mau nanya nya takut kepanjang ntr pusing bacanya … hehheh . Terima kasih sebelumnya kak

    Reply
  15. Zulfiana Dewi

    Hai Frenky
    Senang baca cerita kamu ttg traveling ke jepang. Rencana sih tahun depan mau ke sana juga, berdua dengan anak. Rencana awal saya mau masuk jepang lewat osaka dan pulang lewat tokyo. Cuman pas baca2 blog2 ada yg menyarankan masuk lewat tokyo saja, karena bisa beli pass tokyo subway di bandara saja, tidak bisa di stasiun2 di tokyo. Gimana pendapat kamu? Terimakasih sebelumnya

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Mba Zulfiana,

      Untuk Tokyo Subway Pass menurut link ini ( Link Beli Tokyo Subway Pass ) bisa di beli di 3 tempat :
      1. Bandara Haneda
      2. Bandara Narita
      3. Bic Camera (Yurakucho, Shinjuku, Akasaka Mitsuke, Ikebukuro, Shibuya East, Shibuya Hachiko, Shinjuku East, Shinjuku West, and Sofmap Akihabara)

      Untuk Point nomor 3, teman saya udah membuktikan bisa beli Pass nya dengan menunjukkan passpor di BIC Camera Shinjuku ya, jadi kesimpulan nya bisa dibeli diluar bandara Tokyo Subway Pass ini.

      Ya kalau menurut saya juga lebih asyik masuk lewat Bandara Haneda ( Tokyo ) sih ya lalu keluar lewat Bandara Kansai ( Osaka ), yang penting Pulang Pergi jangan di satu bandara saja :good:

      Reply
  16. yuki topo

    MAS SAYA MAU TANYA saya masuk osaka tgal 25 november kemaren bersama rombongan cewek cwok 10 orang kenapa di tolak masuk mentah2 dan di introgasi 1 24 jam,,,alasanya tujuan saya gk lengkap,,,? Kan sudah jelas ada itinerary saya ,,,kok bilang gk jelas gmn,,,?

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Mas Yuki,

      Masuk ke Jepang nya menggunakan E-Passpor atau Visa Sticker Jepang?

      Kalau E-Passpor seperti nya memang besar kemungkinan kena random check dan mas kurang bukti menunjukkan mau berwisata dan akan kembali ke Indonesia lagi, seperti booking tiket penginapan, tiket pulang ke Indonesia, dan lain-lain hanya petugas imigrasi Jepang yang tau.

      Kalau Visa Sticker Jepang harus nya lancar jaya ya, pengalaman pribadi saya lancar banget, secara dokumen di Indonesia kan sudah di cek, kalau mas masih kena random check, arti nya apes…

      Reply
      • Adrian

        Hai Frenky! mau tanya perihal imigrasi di airport jepang (comment diatas)

        Kalau sudah sampai bandara jepang, saat di pihak imigrasi (yang cek passport) memang diminta dokumen lain seperti itinerary/bukti/tiket lain-lain? Setau saya bukannya dia hanya cek orangnya dan passportnya? Saat Frengky kmaren ke jepang, di imigrasi airport ditanya apa saja dan dimintai apa saja?

        Thanks ya!

        Reply
        • Frenky Post author

          Kalau kasus saya sama teman-teman sih ( semua menggunakan sticker visa Jepang, bukan visa waiver E-Passport ) lancar jaya di imigrasi nya ya, engga perlu kasih liat dokumen apa-apa lagi dan engga di tanya apa-apa juga, mungkin juga karena efek jam malam ada pengaruh ya ( waktu itu saya sampai di Haneda jam 22.30 ).

          Petugas imigrasi nya cuma cek form yang kita isi ketika kedatangan sama scan visa terus scan fingerprint udah selesai.

          Reply
    • tinong

      Hallo mas…,
      Baca pengalaman mas dan teman2 ini… jd was was saya…, saya dan bbrapa teman rencana ke jepanh oktober ini…, mndarat di KIX dengan e-pasport…

      Pengalman mas kmrin, saat di intrograsi dan tidak diizinkan masuk wilayah osaka…., itu mksudnya dipulangkan kembali ke indonesia bgitu ??? :confused:

      Reply
      • Frenky Post author

        Kalau datang ke Jepang visa waiver E-Passport, lebih baik di persiapkan saja bukti penginapan, tiket keluar Jepang dan tiket2 atraksi ( jika ada ) dalam bentuk hardcopy, kemungkinan besar ( random ) akan di tanya oleh pihak imigrasi, karena takut nya pengguna visa waiver ini jadi imigran gelap.

        Reply
  17. nungky

    Saya rencana mo ke jepang awal maret 2016 ini,,artikel mas ke kawaguciko lake membantu skali untuk sy menyusun itinerary,..tapi kapan artikel slanjutnya keluar..bisa bantu saya gak menyusun itinerary,,hehe. Saya nginep di daerah shinjuku,,day1 keliling tokyo, day2 ke kyoto osaka day3 kawaguchiko lake(view fuji mt), day4 keliling tokyo lg(spot y blom dikunjungi saat day1)…sumpah bingung pake jalur keretanya..walau udh baca bbrp artikel panduan liburan jepang dr bbagai blog. Bisa kasih saran kmn aja y bisa dikunjungi…sesuai urutan jalur transportasi..biar efektif n pengennya sih ke uber banyak spot y bisa dikunjungi..hehe,,mksh sblomnya…

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Nungky,

      Artikel nya masih on progress hehe.. Saya coba bantu susun itinerary ny kurang lebih begini :

      Day 1 : Tokyo ~ Shibuya ( Foto di Hachiko sama Belanja ), Ke Harajuku dari Shibuya ( Jalan Kaki sekitar 20 menit ), Akihabara ( Dari Harajuku Naik kereta JR ), Asakusa ( Sensoji Temple, Tokyo SkyTree ). Kalau cuma sekedar lihat-lihat saja, ke-4 tempat ini possible untuk di kunjungi, tapi dari pagi-pagi ya berangkat nya hehe..

      Day 2 : Kawaguchiko Lake Full Day
      Untuk Day 1 dan 2, beli Tokyo Subway Pass 2 Days ( 1200 Yen ), sama Pasmo Card untuk keperluan kereta JR

      Day 3 : Explore Odaiba Area ( Foto dengan Gundam, Patung Liberty, Dll )
      Untuk ke Odaiba beli “Yurikamome One-Day Open Ticket” ( 820 Yen – http://www.yurikamome.tokyo/fare_ticket/other_ticket/ ) di Shimbashi Station

      Itu ke Kyoto – Osaka nya naik apa? Apakah ke Jepang cuma 4 hari saja?

      Reply
      • nungky

        Tengkyuh banget itinerarynya…iy mas aku di tokyo cmn 4 hari(gak bs bolos lama2) tgl 5 march jam 22.30 nyampe diHaneda..btw jam segitu udh gak ada kereta y beroperasi lagi yah? Itu betul2 aman nginep dibandara…maksudnya gak ditegur sama.petugas setempat hihi…abis syang jg kalo nginep dihotel..uangnya bisa.buat tiket shinkansen…oh iy mas aku ke kyoto rencana pake kereta shinkansen PP..(mahal..Hiks,,hiks)..mo gimna lagi…kalo naik.bus malam lama bgt yah 8 jam.kah? Info tiket bus malam or shinkansen tokyo kyoto mas..yah..siapa tahu.bisa.naik.bus.malam setidaknya pulang or brgktnya. Trus spot ywajib dikunjungi di kyoto kmn(pengen pake baju.kimono ala2 geisha gituh..hehe) nah .kalo osaka perlu gak yah dikunjung mengingat waktu y sehari aj..waktunya sedikit tapi pgn.kemana2 haha…aku balik ke jakarta tgl 9 march jam 22.45

        Tks alot mas

        (Maaf bnk tanya hehe)

        Reply
      • Frenky Post author

        Kereta bandara ke kota maksimal jam operasi nya sampai jam 00.00, sebenar nya masih sempat sih kalau mba mau ke kota pakai kereta, asal gerak cepat aja di bandara nya. Tidur di bandara Haneda aman kok, engga ada yang negur petugas nya, banyak juga turis / orang Jepang sana tidur disana ( liat foto saya aja keadaan nya gimana ) :ngakak:

        Yakin mba masih mau ke kyoto cuma sehari PP Tokyo ke Kyoto gitu? sayang duit dan waktu kalau menurut saya haha.. Kalau mba pulang nya dari bandara Osaka, naik Shinkansen Tokyo ke Kyoto boleh jadi pertimbangan.

        Buat gambaran mba transportasi Tokyo ke Kyoto :
        1. Shinkansen Tokyo ke Kyoto sekitar 8200 Yen, lama perjalanan kira2 2jam 20menit tarif bisa di cek di sini http://www.hyperdia.com
        2. Kalau Bus Tokyo ke Kyoto sekitar 5500 Yen, lama perjalanan kira2 7jam 30menit, tarif bisa di cek di sini http://willerexpress.com/en/ ( Tiap bus beda tipe beda harga walau tujuan sama )

        Stidak nya transportasi PP Tokyo Kyoto habis sekitar 1.5jt an

        Kalau ke Kyoto, destinasi wajib ke :
        1. Fushimi Inari ( yang berjejer deretan gerbang merah khas Jepang )
        2. Arashiyama Bamboo Forest ( Maskot nya berderet pohon bambu )
        3. Kiyomizudera Temple

        Untuk foto pake Kimono bisa pake jasa ini nih http://www.yumeyakata.com/english/ terus foto di area Arashiyama deh, pasti cakep! :yeah:

        Tapi kalau PP lewat bandara Haneda ( Tokyo ), saran saya main di daerah Tokyo skitar nya aja, attractive places nya bisa di cek disini http://www.japan-guide.com/e/e2164.html

        Alternatif mungkin mau coba main ke Hakone http://www.japan-guide.com/e/e5200.html juga oke hehe…

        Reply
      • tinong

        Mas….,
        Klo didaerah sekitar narita…objek wisata yg terdekat adakah ?? Rencana kami setelah 3 hari dikansai lnjut ke tokyo, dri osaka naik pesawat domestik ke narita tokyo….*lihat di peta, trnyata bandara narita jauuhh yaakk ampuun :sweating: & cek pesawat yg pling murah yg ke narita…,, jgn ditanya knapa pake pesawat koq ga willer bus aja…..critanya panjaang :sigh: *, ditokyo kami 2 hr…ada rencana ke kawaguciko lake juga. Pulang ke indonesia lewat bandara KIX..,
        trimakasii pencerahannya…

        Reply
        • Frenky Post author

          Wah maaf engga ada info ya objek wisata dekat Narita, tapi rasa nya Narita dekat ke kota Chiba ( di sini ada disney sea sama disney land )

          Reply
  18. Dina

    Mas Frenkey,

    Saya silent reader…. Suka sekali dgn gaya penulisannya yg segar dan informatif. Ditunggu ya Mas, lanjutan cerita selama di Jepangnya. Rencana mau kesana juga sama Keluarga. Cuma baca2 ttg moda transportasi di Jepang, makin saya baca….Semakin bingung saya nya. Hehehee

    Matur suwun Mas,

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Mba Dina,

      Makasih banget atas kunjungan nya, di tunggu saja post terbaru nya tentang Jepang secepat nya hehehe…

      Oh ya saya daftarkan alamat email Mba Dina ya sebagai subscriber blog saya, jadi kalau ada post baru tentang Jepang nanti bisa langsung otomatis di beritahukan ke email Mba Dina :peace:

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: