Tips Mengoptimalkan Performa Laptop dengan SSD

HDD vs SSD, source : https://www.backblaze.com/

HDD vs SSD, source : https://www.backblaze.com/

Berbicara tentang SSD atau Solid State Drive, mungkin sudah banyak orang yang mengetahui kelebihannya. Dibandingkan dengan HDD (Hard Disk Drive), SSD lebih unggul dari banyak sisi kecuali dari sisi harganya saja. Banyak artikel yang mungkin juga sudah pernah mengulas kelebihan dan keunggulan SSD dari banyak sisi. Tidak heran jika
kemudian SSD laptop menjadi salah satu barang yang semakin dicari oleh para pengguna notebook.

Tapi mungkin tidak banyak orang yang paham bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan SSD. Atau bisa jadi ada yang masih keliru dalam menggunakan SSD karena masih menganggapnya sama seperti HDD. Lalu bagaimana cara mengoptimalkan performa laptop yang memiliki SSD? Simak terus dibawah ya..

Gunakan OS Terbaru

SSD merupakan salah satu inovasi teknologi perangkat ( hardware ) keras terbaru yang belum lama dirilis secara komersial. Sehingga tidak semua software memiliki dukungan terkait. Termasuk juga di dalamnya adalah sistem operasi (OS, Operating System ). Sistem operasi lama yang sudah beredar sebelum teknologi SSD diperkenalkan kepada publik
mayoritas belum memiliki dukungan yang baik. Seperti misalnya untuk OS Windows. OS yang dirilis sebelum versi Windows 7 disebutkan tidak akan melakukan tindakan apapun untuk mendukung SSD.

Microsoft baru memberikan dukungan untuk SSD sejak versi Windows 7. Itu pun dengan dukungan yang terbatas hanya untuk filesystem NTFS standar saja. Sedangkan untuk filesystem lain di Windows masih belum memberikan dukungannya. Ini juga berlaku untuk OS lain seperti MacOS dan GNU/Linux. Penggunaan OS terbaru juga berfungsi untuk memastikan bahwa proses penyelarasan partisi dapat berjalan secara otomatis, tanpa harus diatur secara manual. Juga untuk menghindari siklus read-modify-write yang berlebihan akibat tidak adanya dukungan yang baik dari OS kepada SSD.

Oleh karena itu, jika kamu hendak menggunakan SSD laptop atau SSD eksternal, pastikan bahwa drive tersebut akan diakses oleh sistem operasi terbaru yang sudah mendukung teknologi SSD.

Pilih Filesystem Terbaik

Sama seperti poin pertama diatas, yang intinya adalah tidak semua filesystem cocok untuk SSD. Secara umum, filesystem yang biasa digunakan pada hard disk juga bisa digunakan pada HDD. Hanya saja biasanya SSD juga akan meminta filesystem untuk menyediakan dukungan terhadap TRIM command . Dukungan filesystem terhadap TRIM akan membuat SSD mampu melakukan recycle terhadap data yang telah dihapus. Dukungan filesystem terhadap TRIM sendiri baru ada beberapa tahun kemudian setelah SSD diluncurkan.

Contohnya ada pada sistem operasi GNU/Linux atau Linux. Pada Linux, di antara filesystem yang sudah mendukung TRIM command antara lain ext4, Btrfs dan XFS. Ini adalah di antara jenis filesystem yang paling sering digunakan pada saat melakukan partisi untuk sistem operasi GNU/Linux. Dukungan kernel untuk TRIM juga diperkenalkan pada versi 2.6.33 dan menjadi semakin baik lagi pada kernel versi 3.12 keatas. Linux termasuk di antara OS dengan filesystem terbaik dalam hal menangani partisi pada SSD, terutama untuk SSD laptop atau pada SSD komputer.

Hal sedikit rumit terjadi untuk pengguna Apple/Mac. Pada OS X Snow Leopard, dukungan untuk TRIM hanya disediakan khusus untuk SSD yang dibeli secara khusus di Apple. Baru pada versi El Capitan dan Yosemite, Apple memberikan dukungan untuk SSD non-Apple. Itu pun dalam bentuk perintah di command line (terminal).

Jangan Menyimpan Terlalu Lama

SSD tidak seperti aksesoris laptop atau speaker komputer yang bisa tetap aman jika disimpan dalam waktu lama. SSD yang disimpan dalam waktu yang terlalu lama, misalnya lebih dari satu tahun, akan mengalami penurunan performa. Hal ini karena SSD menggunakan tenaga listrik untuk bisa melakukan operasi penyimpanan. Berbeda dengan HDD yang menyimpan data dengan menggunakan cakram optik. Sehingga, memastikan bahwa SSD laptop atau SSD eksternal tidak tersimpan terlalu lama akan menjaga performa dari SSD itu sendiri.

Jaga Suhu

Meskipun SSD memiliki ketahanan terhadap suhu yang lebih baik dari HDD, tetap saja menjaga performa SSD adalah hal yang perlu dilakukan. Dengan terjaganya suhu, baik SSD laptop maupun SSD komputer akan memastikan terjaga performanya selama pemakaian.

Harga SSD saat ini memang masih mahal jika dibandingkan dengan HDD. Akan tetapi, bagi kamu yang ingin mencari SSD komputer murah dan lengkap, kamu bisa mencarinya di Bukalapak. Bukalapak menyediakan SSD komputer, SSD laptop dan SSD eksternal dengan harga murah dan lengkap. Optimalkan performa SSD kamu dengan membeli SSD terbaik di Bukalapak.


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: