Pendakian Gunung Gede Jalur Cibodas

Pendakian Gunung Gede pada tanggal 14 –  15 Desember 2013 ini merupakan trip penutup gue di tahun 2013 sekaligus merupakan pendakian gunung gue yang ketiga dan pendakian pertama gue hingga sampai puncak Gunung Gede ( 2958 mdpl ).

Untuk kedua kali nya gue mengikuti event dari Trip Organizer Wisata Gunung dengan total peserta sekitar 25 orang.

Itinerary Pendakian Gunung Gede SelectShow

* * * * *

Cerita pendakian Gunung Gede ini di mulai dari rumah gue tercinta menuju Terminal Kampung Rambutan menggunakan motor. Hujan seharian yang turun di Jakarta hari itu di tambah kondisi badan yang lelah banget membuat gue sebenar nya agak malas pergi, cuma berhubung sudah bayar, ya sudah akhir nya di niat kan saja walau harus bermain hujan-hujanan.

Sesampai nya di Terminal Kampung Rambutan, gue pun menggunakan jasa penitipan motor yang terletak di lapangan terbuka dan membayar 20 ribu rupiah untuk penitipan dari Jumat Malam hingga Minggu Malam. Kemudian sesampai nya di Masjid Kampung Rambutan, gue pun kenalan sesama anggota yang akan mendaki bareng nanti dan kemudian duduk menunggu bus tujuan Cibodas datang.

Selama perjalanan menuju Cibodas, gue tertidur nyenyak banget dan tak terasa udah sampai di persimpangan Cibodas 2 jam kemudian. Di titik ini sudah terlihat banyak pendaki lain nya dengan tas carrier nya yang besar-besar melengkapi logistik nya dengan berbelanja di minimarket yang dekat sekali jarak nya.

Perjalanan di lanjutkan kembali menuju Basecamp Warung Mang Id menggunakan angkot carteran dan sesampai nya di sana, acara tidur pun di lanjutkan kembali hingga pukul 05.30 pagi.

* * * * *

Peserta Pendakian Gunung Gede 13 – 15 Desember 2013

Warung Mang Idi – Cibodas

Setelah berberes mandi, sarapan dan packing ulang di Warung Mang Idi, akhirnya pukul 06.30 pun Pendakian Gunung Gede ini di mulai. Cuaca saat itu dingin dan mendung, gue sih berharap saja tidak turun hujan selama pendakian hingga masuk tenda dan untung nya harapan gue terkabul hahaha…

Jalur pendakian awal Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini sudah mulai menanjak, tapi sudah di buat sedemikian rupa sehingga jalur nya tertutup batu jadi tidak khawatir licin. Kemudian ada juga melewati jembatan kokoh yang terawat, suasana nya benar-benar masih asri dan nyaman karena kebetulan cuaca nya juga mendung.

Jalur Awal Pendakian Gunung Gede

Jembatan Menuju Pertigaan Air Terjun Cibeureum

Sesampai nya di pertigaan air terjun cibeureum, gue pun memilih istirahat dulu bersama dengan pendaki yang lain karena kaki juga sudah mulai terasa lelah nya. Suasana nya saat itu cukup ramai oleh para pendaki yang sedang beristirahat, tapi ada juga yang sudah bangun tenda di sini.

Pertigaan Menuju Puncak Gede atau Air Terjun Cibeureum

Suasana di sekitar Pos Panyangcangan ( Pendakian Gunung Gede )

Setelah melepas lelah sejenak di Pos Panyangcangan ini, pendakian pun di lanjutkan kembali. Untuk sampai hingga Pos Kandang Batu dari Pos Panyangcangan ini, gue membutuhkan waktu 2 jam 30 menit lama nya. Jalur trekking nya mirip dengan jalur-jalur di awal, naik terus ke atas dan berupa tangga (tapi lebih tinggi jarak nya) sehingga membuat gue sesekali mengalami keram otot di sekitar dengkul entah karena salah melangkah atau faktor lain.

Yang pasti di momen-momen ini, gue mendaki sendirian karena teman-teman gue ada yang jauh di depan dan jauh di belakang, dan hingga sampai lah gue di satu titik dimana gue merasakan lelah banget dan akhirnya memilih istirahat panjang yang ujung-ujung nya malah tertidur sekitar 15 menitan sebelum di bangunkan teman gue yang di belakang :yawn:

Setelah tidur singkat itu, bisa dikatakan fisik gue sudah mulai bisa di ajak mendaki lagi dan lagi-lagi pendakian sendirian pun di mulai lagi karena teman gue yang membangunkan sudah tidak kelihatan lagi di depan, entah karena gue nya berjalan lambat atau gue sudah melewati dia tapi tidak sadar, entahlah…. :confused:

Melewati Jalur Air Panas ( Sebelum Pos Kandang Batu )

Air Terjun Pancaweleuh ( Setelah Pos Kandang Batu )

Singkat nya tempat yang akan gue temui berikut nya sebelum sampai ke Kandang Badak adalah Air Panas – Pos Kandang Batu – Air Terjun Pancaweleuh. Ketika melewati Air Panas harus lebih extra hati-hati karena jalur nya licin, tapi ketika gue lewat jalur Air Panas ini gue merasakan suasana yang nyaman karena berasa di sauna coyyy apalagi badan lagi lengket banget karena keringetan pasti enak banget tuh sauna-an :sweating:

Jalur Tangga dan Menanjak menuju Pos Kandang Badak

Dan sehabis Pos Kandang Batu itu, gue butuh 1 jam 30 menit lagi hingga akhir nya sampai di tempat Camping Kandang Badak. Sesampai nya di Pos Kandang Badak, gue pun memilih istirahat dulu sebelum membantu teman-teman mendirikan tenda.

Sumber Mata Air di Pos Kandang Badak

Di Pos Kandang Badak ini ada penjual makanan seperti Pop Mie, Nasi Kuning, roti dan minuman sachet jadi buat anda yang merasa kekurangan logistik tidak perlu khawatir, cuma harga nya mungkin sedikit lebih mahal pasti nya ya. Mata air juga tersedia buat anda yang kekurangan air, gue sampai minum 2 botol dari mata air pada foto di atas saking haus nya dan banyak memasak untuk keperluan air panas ( bukan buat mandi ya :ngakak: )

Acara hari itu hanya sebatas Kandang Badak saja karena hujan lebat dan deras yang turun hingga magrib yang menyebabkan gue tidur nyenyak di dalam sleeping bag dan tenda saja, kebetulan juga sih waktu itu males gerak lagi, mending tidurrrrr aja dah :yeah:

* * * * *

15 Desember 2013

Pukul 04.00 gue terbangun dari tidur yang super nyenyak karena tujuan utama hari ini adalah mendaki Puncak Gunung Gede. Gue merasa subuh hari itu di Kandang Badak tidak sedingin subuh ketika gue berada di Pondok Saladah – Gunung Papandayan, mungkin faktor hujan lebat seharian semalam di Kandang Badak menjadi salah satu faktor.

Jalur Menuju Puncak Gunung Gede

Dari Kandang Badak menuju Puncak Gede membutuhkan waktu 2 jam dan jalur yang di tempuh pasti nya full tanjakan. Karena tas carrier di tinggal di tenda, jadi nya perjalanan menuju Puncak jadi lebih mudah asal hati-hati saja setiap berpijak karena salah-salah berpijak bisa terpeleset yang bahaya skali pasti nya :suram:

Menuju Puncak Gunung Gede jalur Cibodas

Pemandangan Kota dari Puncak Gunung Gede

Yang pasti ketika sudah sampai di Puncak Gunung Gede, mantap banget pemandangan nya dan rasa nya lega banget. Pemandangan kawah, kota-kota yang terletak dibawah serta Gunung Pangrango di sebrang merupakan pemandangan yang wajib anda lihat langsung ketika sudah sampai di Puncak Gunung Gede ini.

Gunung Pangrango dari Puncak Gunung Gede

Narsis di Puncak Gunung Gede

Foto bersama di Puncak Gunung Gede

Puncak Gunung Gede 2958 Mdpl

Bagi yang mau jajan entah minuman hangat atau nge-popmie ria, di sini juga terlihat ada beberapa tenda merangkap warung jualan loh, tinggal pesan dan bayar maka pesanan anda akan di siapkan. Gue sendiri memesan segelas teh manis untuk sekedar relax saja dan rasa nya emang mantap minum yang hangat-hangat di udara dingin.

Warung Makanan dan Minuman di Puncak Gunung Gede

Setelah puas berfoto ria dan menikmati pemandangan dari Puncak Gunung Gede, akhirnya kelompok kembali ke Pos Kandang Badak. Dan dari Pos Kandang Badak, gue dan kelompok kecil memutuskan mampir ke Air Terjun Cibeureum terlebih dulu. Di Air Terjun Cibeureum lumayan menghabiskan waktu 1 jam-an untuk sekedar duduk-duduk dan relaksasi saja.

Air Terjun Cibeureum – Cibodas

Telaga Biru – Cibodas

Dari Air Terjun Cibeureum perjalanan pun akhirnya sampai ke titik terakhir yaitu menuju Warung Mang Idi. Dalam perjalanan mampir sebentar ke Telaga Biru cuma untuk numpang narsis dan akhir nya perjalanan Pendakian Gunung Gede jalur Cibodas ini pun berakhir dengan selamat dan memuaskan :cheer:

Semoga catatan perjalanan dan foto-foto pada cerita ini berguna dan bermanfaat buat anda yang membaca nya :bye:

We Are Born to Be Free!

 

 

18 thoughts on “Pendakian Gunung Gede Jalur Cibodas

  1. Ebi Sukore

    The franky man,,,, gimana kabarnya broo..
    rasa kangen gw ke gunung gede menghantarkan gw ke sebuah kalimat yang menjadi cerita tentang pengalaman kita dulu.

    gimana kabar lu bro,,?
    kapan kita naik bareng lagi..?

    Reply
    • Frenky Post author

      Oi bang Ebi, baik-baik saja nih keadaan ane :D

      Naik gunung nya nanti lagi bro, rencana mau nyobain Gn Guntur, Semeru sama Rinjani sih, tapi belum tau kapan, nanti gw ajak lu dah bro kalau dah ketemu jadwal yang cocok :bye:

      Reply
  2. Ismail

    Wah Seru Banget ya akhi saat Pendakian kesana. makasih banget nih ceritanya. bisa jadi tambahan pengetahuan buat ana yang akan mendaki Pertama kali malam ini ke Gn. Gede lewat pintu Cibodas juga. InsyaAlllah

    Syukron Bangetlah..

    Reply
  3. Wayne

    Udah coba nanjak mt gede via jalur putri, gan ? Trek nya lebih menantang dibanding jalur cibodas lho…

    Reply
    • Frenky Post author

      Hai belum nih gan, untuk sekarang juga belum berencana kesana lagi, masih banyak gunung lain yang belum di jelajahi nih :)

      Thanks udah mampir ya :bye:

      Reply
  4. habil

    asiik bgt ceritanya :senang: :senang:
    jadi mau kesana dehhhh..oiya mau tanya nihhh…kalo dari bekasi naek motor sampe jalur pendakian di cibodasnya itu paling enak lewat mana yah???
    ahihihi :confused:

    Reply
    • Frenky Post author

      Hai mas,

      Saya kurang tau sih kalau naik motor gimana rute nya, tapi yang pasti ambil ke arah bogor ya nanti tembus ke ciawi, biasa naik mobil lewat tol langsung nyampe depan tol ciawi sih :D

      Reply
    • adin

      ——————————-
      @habil

      asiik bgt ceritanya :senang: :senang:
      jadi mau kesana dehhhh..oiya mau tanya nihhh…kalo dari bekasi naek motor sampe jalur pendakian di cibodasnya itu paling enak lewat mana yah???
      ahihihi :confused:

      ———————————-

      bekasinya mana?
      kalau lebih dekat jl raya bogor mending lewat jl raya bogor – bogor – tajur – puncak – cibodas, gerbang cibodasnya ada di kanan jalan.

      kalau lebih dekat ke arah jonggol, bisa lewat jonggol – cariu – cianjur – cibodas, gerbang cibodasnya ada di kiri jalan.

      ^_^

      Reply
  5. moko

    hei frengk, ahh asik tuh petualangan naik gunungnya.. foto2nya juga mantap. dlu ane ke sana th 2006, liat foto2nya jd kangen pemandangan yg apik pisan.. salam kenal, blog-nya bagus, tulisan dan bahasa-nya seger.. klo luang, mampir ke blog ane jg ya, tp msh yg gratisan, blm kuat beli domain sendiri, hehe…

    Reply
    • Frenky Post author

      Datang aja ke puncak Gede mas cumi ga nyesel, tapi nunggu di buka lagi ya habis april 2014 :)

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: