Hari 6 : Keliling Potala Palace dan Jokhang Temple Seharian

Tanggal 03 Oktober 2016, gue terbangun sekitar jam 7 pagi dengan kondisi badan yang segar bugar karena akhir nya tidur juga di hotel setelah 2 malam terakhir tidur di kereta terus haha…  Setelah terbangun, gue membuka jendela kamar dan hawa udara nya sangat segar ahhhhh…… gue memilih tidak langsung mandi dulu, melainkan nyeduh air panas dulu buat bikin teh terus foto-foto suasana di luar “Lhasa Yak Hotel” lalu upload ke Instagram :ngakak:

Suasana Kota Lhasa di jam 7 Pagi - Di ambil di Lhasa Yak Hotel

Suasana Kota Lhasa di jam 7 Pagi – Di ambil di Lhasa Yak Hotel

Aktivitas hari ini tidak padat, hanya mengunjungi 2 tempat utama saja yaitu Jokhang Temple, Potala Palace dan Free Treat Dinner di Lhasa Kitchen. Sebenar nya ada waktu free time juga di malam hari buat jalan-jalan sendiri di sekitar hotel, cuma berhubung mencegah kondisi badan drop tiba-tiba jadi mendingan di pergunakan buat istirahat saja di hotel, ya lagi-lagi karena gue sedang berada di kota Lhasa yang berada di ketinggian sekitar 3.650 MDPL ( Meter di atas Permukaan Laut ).

BERKUNJUNG KE JOKHANG TEMPLE

Suasana di Depan Jokhang Temple, Tibet

Suasana di Depan Jokhang Temple, Tibet

Jam 09.30, akhir nya rombongan gue berangkat menuju Jokhang Temple dengan berjalan kaki, lokasi nya memang dekat dengan Lhasa Yak Hotel, kira-kira 10 menit jalan kaki. Sepanjang perjalanan menuju Jokhang Temple, gue melihat kebanyakan orang Tibet yang berlawanan arah dengan gue ( baru pulang dari Jokhang Temple ) membawa Mani wheels di tangan nya sambil di putar-putar, Mani wheels itu alat untuk berdoa khas orang Tibet.

Sesampai nya di depan area Jokhang Temple, terdapat pos pemeriksaan isi tas dengan mesin X-Ray, berarti cukup ketat juga pengawasan nya di sini. Sehabis melewati pos pemeriksaan ini, aroma khas dupa terbakar sudah tercium dari kejauhan dan terlihat keramaian banyak orang sedang berdoa di area luar Jokhang Temple ini. Di area luar tempat orang-orang sedang berdoa ini sebenar nya si tour guide menjelaskan tentang Jokhang Temple ini, tapi gue lupa dia jelasin apa aja hahaha….

Suasana Perjalanan Menuju Jokhang Temple

Suasana Perjalanan Menuju Jokhang Temple

Orang Buddhism Tibet sedang Berdoa di pelataran Jokhang Temple

Orang Buddhism Tibet sedang Berdoa di pelataran Jokhang Temple

Yang gue salut dari cara orang berdoa Buddhism Tibet ini adalah mereka melakukan ritual berdoa nya dari posisi berdiri sampai tiduran itu berulang-ulang kali, tapi gue ga tau juga mereka berhenti berdoa nya sampai kapan ya. Masuk ke area dalam Jokhang Temple, suasana nya cukup sesak karena banyak sekali pengunjung nya antara orang Tibet dan turis asing ( seperti gue ), tapi untung saja antrian nya di bedakan ya antara orang Tibet yang ingin berdoa dengan turis asing yang sekedar lihat-lihat saja.

Oh ya di dalam Jokhang Temple tidak boleh memotret, tapi secara umum ( seingat gue ya ) suasana nya cukup gelap, penerangan nya hanya mengandalkan cahaya lampu berwarna orange yang tidak terlalu terang juga. Lalu di kiri kanan terdapat beberapa patung di ajaran agama Buddha, bau dupa sangat tercium jelas di dalam area ini, gue tidak terlalu lama di area dalam Jokhang Temple ( dan engga pengen juga lama-lama ) karena suasana nya memang ramai banget haha… pengen rasa nya keluar area tersebut untuk menghirup udara segar.

Sesampai nya di area atas Jokhang Temple, suasana nya baru menyenangkan karena tempat nya bagus banget buat foto-foto! Selain itu di area atas Jokhang Temple ini juga terdapat beberapa toko penjual souvenir khas Tibet, tapi bisa gue katakan di tempat ini harga souvenir nya lebih mahal sih, jadi mendingan bersabar aja ya buat anda yang mau beli souvenir. Total kira-kira 2 jam di habiskan di area Jokhang Temple ini, tujuan berikut nya yaitu Potala Palace yang lokasi nya juga tidak terlalu jauh dari Lhasa Yak Hotel. Hal menarik sepulang nya dari Jokhang Temple ini adalah gue berkesempatan melihat seorang pasangan yang sedang melakukan Prewedding di area depan Jokhang Temple, so sweet banget :wow:

Suasana di Pelataran Atas Jokhang Temple

Suasana di Pelataran Atas Jokhang Temple

Pasangan Prewedding di Tibet

Pasangan Prewedding di Tibet

MEGAH NYA TEMPAT TINGGAL DALAI LAMA, POTALA PALACE

Saat itu waktu baru menunjukkan jam 11.30, si tour guide memberitahukan bahwa kelompok gue baru akan naik mobil ke Potala Palace dengan meeting point di Hotel jam 14.00, oke berarti masih ada waktu 2 jam 30 menit untuk makan siang dan santai-santai dulu. Akhir nya coba pilih random rumah makan di pinggir jalan, dan gue memesan nasi + sepiring ayam bumbu kecap khas Sichuan yang otomatis pasti ada rasa pedas, tapi enak sih ayam nya, terus lumayan di kasih gratis cakwe dari teman gue, dia memesan bubur saat itu. Untuk semangkok nasi + sepiring ayam ( bagi berdua ), gue harus membayar 33 Yuan.

Sepiring Ayam 66 Yuan

Sepiring Ayam 66 Yuan

Habis makan siang, balik dulu ke hotel, nongkrong di lobby karena sinyal WIFI nya paling bagus di sini, jadi connect ke VPN nya juga lancar, main social media deh habis itu upload foto-foto di Tibet haha… Sekitar jam14.00, si tour guide pun datang menjemput di lobby Hotel, berangkat lah kelompok gue menuju Potala Palace dengan naik mobil walau sebenar nya lokasi nya tidak terlalu jauh dari hotel dan bisa dengan berjalan kaki. Potala Palace ini mempunyai luas area yang sangat besar sekali dan sekaligus merupakan spot utama jika berwisata ke Tibet, bisa di bilang engga mampir ke Potala Palace ini sama aja engga mampir ke Tibet.

Potala Palace Tibet

Potala Palace Tibet

Pemandangan kota Lhasa dari Potala Palace, Tiket Potala Palace dan Anak Tangga menuju Puncak Potala Palace

Pemandangan kota Lhasa dari Potala Palace, Tiket Potala Palace dan Anak Tangga menuju Puncak Potala Palace

Di pelataran pintu masuk Potala Palace ini akan di temui banyak penjual souvenir dan seperti biasa gue cuma numpang lewat saja karena memang gue berniat beli souvenir nya besok-besok saja. Masuk ke area dalam sedikit, terlihat ada petugas yang berteriak-teriak sedang mengatur barisan. Cuaca saat itu sangat terik tapi hawa nya engga panas, jadi menggunakan topi Tibet sudah cukup membantu mengatasi masalah terik matahari ini. Tujuan utama trip ke Potala Palace ini adalah ke bangunan utama nya yang terletak di atas banget, dan untuk menuju ke atas harus jalan kaki satu persatu menaiki anak tangga yang kira-kira jumlah nya ada 100 anak tangga, ngarep nya sih ada lift / elevator ya tapi itu semua hanya lah mimpi hahaha…. Oh ya pemandangan kota Lhasa dari Potala Palace ini cakep banget loh aseli, tuh lihat aja foto-foto amatir gue, keren kan yaaaaa…. :peace:

Pemandangan Kota Lhasa dari Potala Palace

Pemandangan Kota Lhasa dari Potala Palace

Lhasa View from Potala Palace

Lhasa View from Potala Palace

Begitu memasuki ruangan di dalam Potala Palace, maka topi harus di buka dan lagi-lagi tidak di ijinkan mengambil foto di dalam Potala Palace. Yang gue ingat di dalam Potala Palace ya seperti model Istana Raja, di dalam nya terdapat kamar tidur, ada kamar meditasi, ada perpustakaan selain itu ada beberapa ruang semacam Aula gitu lalu ada banyak patung di ajaran agama Buddha yang seperti nya terbuat dari emas asli, ada yang ukuran nya besar banget, kira-kira 5 meter-an gitu deh… Tour Guide sebenar nya ada jelasin tentang ruangan yang di kunjungi beserta isi-isi nya, cuma gue udah lupa penjelasan nya haha… tapi inti nya sih Potala Palace ini dulu nya adalah rumah Dalai Lama tapi sekarang sudah di alih fungsikan jadi semacam museum gitu deh, sesekali ada juga event yang di selenggarakan di tempat ini.

Walau sebenar nya dilarang membawa cairan apapun ke Potala Palace, tapi berdasarkan pengalaman pribadi sih, mendingan bawa botol air minum sendiri, soalnya terik dan bikin haus pasti nya nanjak anak tangga segitu banyak, walau di dalam juga ada jual air seharga 5 Yuan / botol kecil sih, gue sendiri beli 2 botol waktu itu, karena botol air gue tinggal di hotel gara-gara tour guide bilang kaga boleh bawa cairan :sweating:

Kira-kira gue menghabiskan waktu 3 jam untuk keliling di area Potala Palace ini, pecah telor juga deh mampir ke tempat wajib pakai banget buat di kunjungi di Tibet ini.

Perjalanan Keluar dari area Potala Palace & Praying Wheel di Tibet

Perjalanan Keluar dari area Potala Palace & Praying Wheel di Tibet

FREE TREAT DINNER DI LHASA KITCHEN

Event free treat dinner ini merupakan acara yang paling gue tunggu di hari ini, ya kalau ada kata-kata gratis ( walau gue sebenar nya bayar juga di dalam paket tour ) pasti semua nya senang lah ya…. Acara free treat dinner ini di lakukan di “Lhasa Kitchen” yang letak nya tidak terlalu jauh dari Jokhang Temple. Makanan nya oke sih secara rasa dan di sini kebetulan di sajikan juga Lhasa Beer dalam bentuk kalengan. Gue sempat icip dikit-dikit si Lhasa Beer ini, engga berani minum 1 kaleng karena takut akan pantangan minum beer ketika baru tiba di Lhasa sampai 3 hari setidak nya. Untuk menu yang di sajikan sesuai yang di gambar, yang paling gue suka adalah roti canai dan kari ayam nya, nasi goreng nya jauh lebih enak di Jakarta punya haha….

Suasana Sekitar Lhasa Kitchen, Foto di Ambil Jam 18.00, suasana masih sangat terang ya!

Suasana Sekitar Lhasa Kitchen, Foto di Ambil Jam 18.00, suasana masih sangat terang ya!

Menu Free Treat Dinner di Lhasa Kitchen

Menu Free Treat Dinner di Lhasa Kitchen

Pulang dari Lhasa Kitchen ini, mampir dulu ke salah satu toko obat untuk beli obat AMS ( 45 Yuan ) dan Tabung Oksigen ( 30 Yuan ). Dan akhir nya acara hari itu selesai, jam 19.30 gue sudah berada di Lhasa Yak Hotel kembali dan besok acara kembali di mulai jam 09.00  :bye:

( BONUS ) Foto Gue Narsis di Potala Palace

( BONUS ) Foto Gue Narsis di Potala Palace

One thought on “Hari 6 : Keliling Potala Palace dan Jokhang Temple Seharian

  1. Flora

    Sore Mas Frenkey.. senang dech baca tulisannya..benar2 detail. Eniwey mas, saya ada rencana ke tibet tahun depan. Boleh tau kemarin pake tour apa ya pas di Lhasa? Ketika mau beli tiket pesawat dari chengdu ke lhasa itu mas booking tiket sendiri atau pake tour? kalo sendiri via apa ya mas biar dapet tiket murah gitu… ^_^.
    Makasi sebelumnya ya mas… Salam

    Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: