Hari 1 : Jalan – Jalan di Jogja (Sendang Sono, Puncak Suroloyo, Waduk Sermo, Alun-Alun Kidul, Angkringan, Tugu Jogja)

Pertama kali saya menginjakkan kaki di tanah Jogja sekitar tahun 2006 itu pun dalam rangka wisata ziarah yang diadakan sekolah SMA saya waktu itu. Namun pengalaman ke tanah Jogja kala itu meninggalkan kenangan yang membekas yang membuat saya ingin kembali lagi suatu hari nanti ke tanah Jogja. Dan akhirnya setelah 7 tahun penantian, saya berkesempatan datang kembali ke tanah Jogja dalam rangka liburan :cheer:

Pada tanggal 01 Maret 2013, saya berangkat sendirian menaiki kereta api ekonomi GBM Selatan yang berangkat pukul 12.20 dari stasiun Jakarta Kota dengan harga tiket Rp 33.500 saja dengan lama perjalanan sekitar 9 jam. Awal masuk ke kereta saya sempat bingung apakah salah masuk gerbong atau tidak karena gerbong yang saya tempati menggunakan AC, tetapi setelah mendapat penjelasan dari bapak yang duduk didepan saya, akhirnya saya tahu bahwa kereta GBM Selatan ini sedang dalam rangka percobaan menggunakan AC hingga April 2013, ya lumayan lah bisa tidur nyenyak pake AC :D

Sekitar pukul 22.00, kereta akhirnya tiba di stasiun Lempuyangan, Jogja. Saya kemudian langsung berjalan kaki menuju Malioboro yang letak nya tidak terlalu jauh. Setelah makan malam Gudeg Ayam, saya langsung mencari penginapan di dalam gang Sosrowijayan, Maliboro dan akhirnya menghabiskan 1 malam di guest house “Internet Cecko”.

Gudeg Ayam, Penginapan Internet Cecko, Malioboro di Pagi Hari

Keesokan hari nya sekitar jam 09.00, saya kemudian di jemput dengan mobil oleh teman-teman trip di Malioboro ini. Begitu masuk kedalam mobil, sempat bingung juga kenapa peserta nya tinggal 6 orang dari yang tertera di awal 8 orang (termasuk saya), apalagi cowok nya tinggal 1, tapi untung sih masih sisa 1, daripada saya sendirian cowok di antara peserta cewe, bisa jadi yang terganteng deh saya pada acara trip Jogja ini :ngakak:

Ok lanjut, setelah saya berkenalan satu sama lain, kami pun di beritahukan rencana-rencana perjalanan pada hari itu, kurang lebih sebagai berikut.

Itinerary Trip Jalan-Jalan Jogja (02 Maret 2013) SelectShow

SendangSono

Salib Yesus Kristus di Sendangsono

Pemandangan Sendangsono Jogja

Salah Satu Sudut Sendangsono

Salah Satu Sudut Sendangsono

Narsis dulu :)

Narsis dulu :)

Tempat ini sudah tidak terdengar asing lagi buat saya karena saya pernah berkunjung sekali ke tempat ini semasa SMA dulu. Tempat ini menurut saya adalah tempat ziarah umat katolik yang sangat asri dan suasana nya sangat menyejukkan mata dan hati ketika melihat tempat nya.

Di sini peziarah dapat mengambil air dari Sendangsono langsung yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Selain itu terdapat jalan salib yang di tandai dengan diorama-diorama kisah sengsara Yesus yang jarak nya berdekatan. Ketika kami datang ke tempat ini suasana tidak terlalu ramai, menurut pengurus Sendangsono biasa nya Sendangsono ramai di kunjungi di bulan Mei dan Oktober.

Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo dari Kejauhan

Puncak Suroloyo dari Kejauhan

View dari Puncak Suroloyo

Gardu Pandang di Puncak Suroloyo

Gardu Pandang di Puncak Suroloyo

Tangga menuju Puncak Suroloyo

Untuk masuk ke tempat wisata ini, per pengunjung di kenakan biaya 2 ribu rupiah, sedangkan mobil 3 ribu dan motor 1 ribu. Untuk mencapai Puncak Suroloyo ini, kami harus menaiki anak tangga yang kira-kira berjumlah 250 dengan sudut kemiringan 30-60 derajat. Cuaca saat itu yang cukup terik juga menjadi hambatan bagi kami, namun semua itu terbayar ketika mencapai gardu pandang teratas dengan ciri patung di depan nya. Dari puncak suroloyo ini kami dapat melihat pemandangan yang indah sekali, untung saja tidak ada kabut yang tebal menutupi pengamatan kami saat itu.

Waduk Sermo

Waduk Sermo yang merupakan satu-satu nya waduk di Jogja ini menawarkan pemandangan yang eksotis terlebih di sore hari. Ketika kami datang saat itu, cuaca nya begitu adem karena kabut sudah mulai turun, terlihat banyak warga sekitar yang duduk-duduk di area sekitar waduk, ada juga yang terlihat memancing.

Untuk sekedar melihat Waduk Sermo dari dekat tidak dikenakan biaya. Apabila ingin mencoba mengelilingi Waduk Sermo ini dengan perahu yang disediakan pengelola, maka di kenakan biaya Rp 5.000 / orang, cukup murah bukan biaya yang di keluarkan. Tempat ini cocok bagi pasangan muda mudi atau keluarga yang ingin berekreasi, sayang waktu itu saya tidak membawa pasangan kemari (*asli nya mah belum ada padahal*) :shy:

Alun-Alun Kidul (AlKid)

Becak Modifikasi di Alun-Alun Kidul

Pohon Beringin di Alun-Alun Kidul

Foto bersama di Becak

Ini pertama kali nya saya ke Alun-Alun Kidul, dan begitu sampai disana ketika malam minggu, suasana begitu ramai. Yang saya tahu sekilas tentang Alun-Alun Kidul ini yang terkenal sudah pasti tentang tantangan melewati dua pohon beringin. Tetapi yang menarik pandangan saya pertama kali ketika itu adalah becak yang sudah di modifikasi dengan lampu-lampu yang ngejreng sekali warna nya.

Kami pun mencoba berputar keliling 1 kali dengan becak ini seharga 20 ribu rupiah. Setelah selesai berputar, selanjutnya saya mencoba melewati 2 pohon beringin yang konon kata nya bila berhasil melewati dengan mata tertutup, keinginannya akan terkabul.

Kebetulan karena saya lagi beruntung, pada percobaan pertama saya langsung berhasil melewati 2 pohon beringin dengan mata tertutup :cheer: , waktu itu saya mencoba berjalan dengan zigzag dan hitungan per 3 langkah. Sebelum pulang, tidak lupa saya mencoba mencicipi makanan wedang ronde, baso bakar, dan es bakar untuk menghilangkan rasa penasaran saya :)

Makan Nasi Kucing dan Minum Kopi Joss di Angkringan

Nasi Kucing dan Kopi Joss

Minum Kopi Joss

Sehabis dari AlKid, kami langsung diajak ke satu angkringan yang letak nya tidak jauh dari AlKid, tapi saya sendiri tidak tahu nama jalan atau nama angkringan nya. Yang pasti saat itu suasana sekitar angkringan ramai oleh pengunjung. Kami pun langsung duduk di tikar yang sudah di sediakan. Saya sendiri memesan nasi kucing, kopi joss dan sate usus. Untuk harga, nasi kucing 1.500, kopi joss 3.000, sate usus 2.000 / tusuk.

Untuk nasi kucing sendiri saya sudah tahu besaran porsi nya karena sudah pernah memakan sebelumnya, sehingga saya memesan 2 bungkus agar berasa di perut :D . Yang menarik adalah kopi Joss yang memakai arang untuk pembuatan nya. Arang nya tentu saja bukan untuk dimakan, melainkan untuk menetralisir kafein dan menambah aroma pada kopi. Di temani alunan lagu khas keraton yang di bawakan oleh pengamen menambah suasana nyaman bersantai di angkringan malam itu :senang:

Tugu Jogja

Dan Tugu Jogja ini menjadi tempat pemberhentian terakhir kami sebelum menuju Kaliurang. Suasana saat itu di sekitar Tugu Jogja begitu ramai oleh muda-mudi. Ada yang sekedar duduk-duduk santai di sekitar Tugu Jogja, ada juga yang sedang berusaha mengabadikan diri bersama Tugu Jogja. Kata teman saya, kalau belum ke Jogja tapi belum pergi ke Tugu Jogja rasa nya kurang lengkap, thanks lah buat teman saya udah mengajak kami pergi ke sini :good:

 

23 thoughts on “Hari 1 : Jalan – Jalan di Jogja (Sendang Sono, Puncak Suroloyo, Waduk Sermo, Alun-Alun Kidul, Angkringan, Tugu Jogja)

  1. Priskila Dewi S.

    kalo dr stasiun ke sendangsono jauh ga sih? aman ya naik gojek? aku mau ber2 sm tmnku..cewek2 smua..doa bareng d sana..d sana ada sinyal kan? kita pulangnya naik gojek lagi…

    Reply
    • Frenky Post author

      Seingat saya dari stasiun lempuyangan sekitar 1jam perjalanan, waktu itu saya naik mobil. Rasa nya aman ya, yang penting jalan nya siang aja.

      Masalah sinyal lupa deh ada atau engga, tempat nya agak di daerah perhutanan gitu.

      Reply
  2. Eva Eff

    Haiii ko Frenky,, isi blog nya keren nih. Sy lg pgn bgt ke sendangsono, rencananya akhir juli nanti mau pergi. Tp bingung nih ikut tour gini sendirian aman ga ya buat sy?
    Terpercaya ga agent tour nya? Minta infonys ya..
    Thanks

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Eva,

      Kamu cewe kan ya? Sendirian pake jasa tour gini? kaya nya not recommend ya, lebih baik 2-3orang deh ya, soalnya ada beberapa spot yang lewat hutan-hutan gitu sih ( daerah sepi ), kalau di kota Jogja nya sih aman lah ya, daerah rame soalnya.

      Waktu itu saya posisi nya juga sebagai peserta doang ya, perjalanan nya nyaman dan terpercaya karena juga saya cowo, ya aman deh ya kalau cowo walau jalan sendirian juga haha

      Reply
      • Eva Eff

        Iya sy cewe ko. Makanya agak ragu perginya. Kl rental mobil dr bandara ke sindangsono sendirian serem gak? perjalanan ke sindang sono rame apa sepi sih? Sy lupa2 inget jalannya karna udah lama bgt ga kesana.

        Reply
        • Frenky Post author

          eh ini maksud nya cuma mau main ke Sendang sono aja ya? kalau itu sih aman deh ya, jalur yang di lalui nya cukup padat, cuma kalau udah dekat-dekat ke sendangsono nya cukup sepi karena seingat saya masuk ke dalam hutan gitu ( lupa juga detail nya ).

          Tadi saya pikir mau maen ke waduk sermo, puncak suroloyo juga, kalau itu daerah nya cukup sepi ya. Kalau ke sendangsono doang sendirian sih aman, jemput dari bandara aja biar praktis.

          Reply
  3. novpitasari

    Udah 3 Bulan ini rajin kunjung ke blog ini, cara nulisnya menarik dan informatif banget. Baru kemarin bikin rencana (semoga gak cuman jadi WACANA) mau ke jogya. Mau minta cp tour guide nya dong bang heheh
    :calm:

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Novpitasari,

      Terima kasih buat pujian nya loh! hahaha

      CP Tour Guide nya 0852-9235-5840 dengan Mas Wahyudi ya

      Semoga lancar dan menyenangkan ya berwisata ke Yogya nya :D

      Reply
  4. Mimi

    Blog yang keren, informatif dengan bahasa yang enak dipahami. Keep up the great work, bro.

    Mohon info, dimana bisa menghubungi local tour yang di Jogja?

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Mimi,

      Thanks buat komentar pujian nya ya ;)

      Untuk local tour Jogja, saya PM via Facebook ya nomor hp nya :)

      Reply
    • Frenky Post author

      Yup bisa di bilang memakai jasa tour karena saya hanya tinggal duduk manis saja di dalam mobil :)

      Reply
  5. aci lucia

    serius mas naik kereta api dr jkt? coba detail-in lg dong perjalanan naik kereta apinya.. aku mau nyoba naik kereta,tp takut msh sdkt khawatir,hehe..trus tiketnya beli distasiun lgsng bisa?

    Reply
    • Frenky Post author

      Iya serius dong masa ciyus haha…

      Naik kreta ekonomi asik-asik aja, dijamin dapat tempat duduk berdsarkan nomor tiket. Kalau untuk beli tiket saya selalu beli online di tiket.com terus tuker tiket fisik sebelum kepergian di stasiun senen / kota tapi kalau kakak mau beli di stasiun bisa, tapi harus jauh-jauh hari (maksimal 90 hari sebelum berangkat), soalnya laris manis tiket ekonomi ini sejak bisa di beli online.

      Cobain aja naik kereta api terutama yang ekonomi, kalau menurut saya lebih asik daripada bus sih, setidak nya di kereta saya bisa merasakan yang nama nya tidur pulas :))

      Reply
    • Frenky Post author

      Telaga Sarangan yang di Kaki Gunung Lawu ya bro? belum kesampaian kesana, jadi ga tau mirip atau ga :D

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: