Gunung Gede Jalur Gunung Putri

Untuk kedua kali nya gue melakukan pendakian ke Gunung Gede, jika pada pendakian pertama melewati jalur Cibodas ( Pendakian Gunung Gede Jalur Cibodas ) maka pendakian kedua ini gue melewati jalur Gunung Putri. Pada Pendakian Gunung Gede jalur Gunung Putri tanggal 5 – 7 Juni 2015 ini, gue menggunakan jasa private trip dari IndoMountain.

Menurut gue pemandangan lewat jalur Gunung Putri ( terutama alun-alun Surya Kencana dengan Padang Edelweis nya ) jauh lebih indah di bandingkan jalur Cibodas, tapi jalur Gunung Putri tingkat kesulitan nya juga di atas jalur Cibodas, ya teori “semakin susah jalur perjalanan, maka semakin indah pemandangan yang di dapat” seperti nya berlaku :senang:

Ku Menanti Seorang Kekasih -Surya Kencana, Gunung Gede-

Ku Menanti Seorang Kekasih -Surya Kencana, Gunung Gede-

* * * * *

Oke, perjalanan di mulai dengan mobil pribadi dari Jakarta pada jumat malam ( 5 Juni 2015 ) sekitar pukul 23.00, melewati tol Ciawi akhir nya gue sampai di pertigaan Cibodas sekitar pukul 02.00 karena faktor mengemudi di kegelapan sehingga bawa mobil nya alon-alon asal kelakon dahhh….

Jemput si Bang Dede ( Tour Guide IndoMountain ) dulu di alfamart yang berada persis di pertigaan Cibodas dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Warung Mang Idi yang berada di area sekitar Kebun Raya Cibodas. Tujuan ke Warung Mang Idi ini adalah hanya sekedar mengambil ijin SIMAKSI yang telah di proses sebelum nya oleh si Bang Dede.

Kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke arah Istana Cipanas dan tidak jauh dari Istana Cipanas masuk ke sebuah Gang yang ada gerbang dan pangkalan ojek nya untuk menuju Basecamp Gunung Putri. Perjalanan dari Depan Gang hingga Basecamp Gunung Putri ini jika membawa mobil pribadi harus pelan bawa nya karena jalan nya rusak banget ( banyak lubang besar ) dan juga hanya muat pas 2 mobil.

Packing Ulang Tas Carrier di rumah Warga

Packing Ulang Tas Carrier di rumah Warga

Akhir nya sekitar pukul 03.30, sampai juga di Basecamp Gunung Putri yang di sekitar nya banyak rumah warga. Oh ya tarif ‘parkir’ mobil di sini adalah Rp 50.000 untuk dari Jumat – Minggu. Lalu kemudian setelah mengeluarkan tas hiking masing-masing peserta, kemudian di arahkan oleh si Bang Dede ke rumah warga sekitar untuk beristirahat sejenak.

Sebenar nya saat itu keadaan gue cukup mengantuk ( nasib jadi supir :crying: ), cuma karena keadaan rumah warga nya saat itu sudah ramai di pakai tidur oleh kelompok pendaki lain dan juga tas hiking kelompok gue belum pada selesai di packing rapi, jadi gue urungkan niat untuk tidur, akhir nya cuci muka aja seadanya sama sarapan buat mengembalikan stamina :hero:

* * * * *

Pukul 06.00, sesuai yang di instruksikan Bang Dede, akhir nya perjalanan Pendakian Gunung Gede ini pun di mulai, yeay! Perjalanan Pendakian Gunung Gede Jalur Putri ini dibuka dengan registrasi ulang di Pos Penjagaan Gunung Putri ( 1.400 mdpl ). Di sini di lakukan pengecekan SIMAKSI, keadaan nya saat itu cukup ramai oleh pendaki yang lain yang juga sedang melakukan registrasi ulang, kira-kira 15 menit proses registrasi di sini,

Menuju Pos Penjaga Gunung Gede Jalur Putri

Menuju Pos Penjaga Gunung Gede Jalur Putri

Pos Penjaga Gunung Gede Jalur Putri

Pos Penjaga Gunung Gede Jalur Putri

Lalu setelah proses registrasi selesai, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan melewati jalan setapak yang sempit dan di sebelah kiri kanan nya terdapat deretan kebun milik warga. Jalan setapak yang di lalui tidak lah terlalu panjang karena kemudian trek jalan yang di hadapi berikut nya adalah jalan berbatuan menanjak dan melintasi akar-akar pepohonan. Suasana lebat hutan sudah terasa sehingga walau cuaca terik tetap saja udara terasa adem. Dan sampailah gue di Pos Legok Leunca ( Pos Selamat Datang ) setelah 1.5 jam Perjalanan dari Pos Penjagaan Gunung Gede :siul:

Di pos ini gue memilih ngaso bentaran, padahal baru 1.5 jam perjalanan tapi kaki dah pegel aja rasa nya, seperti nya faktor “U” dan kurang tidur jadi suspect penyebab gue cepat lelah, huff…. Akhir nya buat doping penyemangat, gue mengeluarkan choki-choki dan madu rasa sebagai teman makan di perjalanan.

Jalan Setapak di antara Kebun milik Warga

Jalan Setapak di antara Kebun milik Warga

Jalan Berbatuan dan Terjal menuju Pos Legok Leunca, Gunung Gede Jalur Putri

Jalan Berbatuan dan Terjal menuju Pos Legok Leunca, Gunung Gede Jalur Putri

Setelah Pos Legok Leunca, maka jalur track yang di lalui makin terjal sehingga cepat menguras stamina. Fisik gue saat itu sangat cepat terasa lelah walau baru beberapa langkah menanjak, seperti nya efek kurang tidur sangat berpengaruh ke stamina. Akhir nya gue pun memilih benar-benar jalan santai dan sesekali tidur sebentar di tengah perjalanan untuk mengembalikan stamina badan :sweating:

Berikut nya Pos yang gue temui adalah Pos Buntut Lutung yang area nya cukup luas sehingga gue melihat banyak pendaki yang beristirahat di area ini. Di Pos ini banyak penjual Pop Mie, Kopi, Nasi Uduk dan aneka makanan minuman ringan lain nya.

Gue yang saat itu juga kelaparan berat akhir nya memakan bekal roti dan membeli nasi uduk sebagai tambahan agar kenyang to the max dan 1 gelas kopi. Dan sehabis melahap makanan dan minuman itu, raga gue berasa mendapat asupan tenaga baru  :wow:

Menuju Pos Buntut Lutung Gunung Gede Jalur Putri

Menuju Pos Buntut Lutung Gunung Gede Jalur Putri

Dari Pos Legok Leunca perjalanan masih tetap terjal dan berikut nya Pos yang di temui adalah Pos Lawang Sekateng yang gue lupa bentuk pos nya bagaimana ( Lupa foto pula di pos ini ), seperti nya faktor kelelahan akibat jalur terjal terus menerus hahaha… skip-skip akhir nya kemudian bertemu dengan Pos Simpang Maleber, satu pos sebelum Alun-Alun Surya Kencana.

Di Pos Simpang Maleber ini suasana nya sumpek oleh para pendaki yang sedang beristirahat dan juga memang tempat nya tidak terlalu luas. Di sini gue sempat melihat ada orang di tandu gitu sama ranger Gunung Gede ( terlihat dari baju yang di pakai ), wuahhh… habis lihat pemandangan itu gue jadi gagal fokus dan langsung berpikir yang aneh-aneh :suram:

Tapi karena tanggung banget tinggal 1 langkah lagi menuju Alun-Alun Surya Kencana, ya udah akhir nya gue cuma numpang lewat aja Pos Simpang Maleber ini tanpa melakukan ritual duduk-duduk ganteng :keren:

Pos Simpang Maleber Gunung Gede Jalur Putri

Pos Simpang Maleber Gunung Gede Jalur Putri

Dari Pos Simpang Maleber ini jalanan landai sudah terlihat dan sekitar 45 menit perjalanan santai akhir nya ketemu juga Alun-Alun Surya Kencana, yeah! Tapi sayang karena gue sampai nya sudah kesorean dan juga kabut sudah turun dengan pekat, akhir nya hari itu di tutup dengan ngobrol dan tidur santai di tenda sambil menikmati perbekalan yang sudah di bawa :relax:

* * * * *

Alun-Alun Surya Kencana ( 07 Juni 2015 )

Edelweis Surya Kencana - Gunung Gede

Edelweis Surya Kencana – Gunung Gede

Pukul 04.30 gue terbangun dari tidur ( secara paksa  :wait: ) karena mendengar dua sumber suara yang cukup keras. Asal suara pertama gue identifikasi berasal dari tenda tetangga yang sudah pada bersiap diri menyambut sunrise di puncak Gunung Gede, hal tersebut tergambar jelas karena beberapa kali kata “sunrise” di sebut terus menerus. Dan untuk suara kedua yang bunyi nya seperti nya paduan suara karena saling bersahutan, gue identifikasi berasal dari tenda para lelaki yang ada di sebrang tenda perempuan, kebetulan memang ada dua teman gue yang suara ngorok nya kencang pake BANGET! :suram:

Oh ya gue terpaksa tidur di tenda perempuan karena tenda para lelaki tidak muat hahaha… Gue yang tidur di tenda sebelah nya aja bisa dengar suara ngorok nya dengan jelas, gimana yang tidur persis sebelah yang ngorok ya brrr.. :dead:

Ending nya karena kelompok gue sejak awal tidak mengincar sunrise, jadi gue pun memilih tidur-tiduran lagi karena suhu udara di luar juga sedang dingin banget yang bikin gue males gerak banget. Dan gue baru benar-benar mulai beraktivitas di pagi yang dingin itu sekitar pukul 06.00 dengan membuat teh dan susu panas untuk sekedar menghangatkan badan sebelum menuju Puncak Gunung Gede :hero:

Alun-Alun Surya Kencana - Gunung Gede

Alun-Alun Surya Kencana – Gunung Gede

Pukul 07.00 akhir nya kelompok gue baru beranjak dari tenda dengan tujuan ke Puncak Gunung Gede, cuaca hari itu benar-benar cerah, yeay! Untuk menuju Puncak Gunung Gede jalur Putri ini mirip-mirip jika lewat jalur Cibodas, jalur trekking nya terjal dan sempit, jadi ya pelan-pelan saja ya teman-teman. Tapi sebelum melalui jalur terjal, nikmati dulu ‘cuci mata’ dengan indah nya hamparan bunga Edelweis di sepanjang jalan Surya Kencana ini. Untuk mencapai Puncak Gunung Gede dengan jalan santai dari Alun-Alun Surya Kencana kurang lebih 1.5 jam lama nya.

Jalur Trekking menuju Puncak Gunung Gede jalur Putri

Jalur Trekking menuju Puncak Gunung Gede jalur Putri

Tapi sayang entah kenapa hari itu kabut nya begitu pekat banget di sekitaran Puncak Gunung Gede, jadi nya kawah Gunung Gede, langit biru juga nya tidak terlihat sama sekali, ya sedih banget deh pokok nya. Akhir nya di Puncak Gunung Gede cuma foto-foto sebentaran aja lalu kembali turun ke Alun-Alun Surya Kencana buat makan pagi dan narsis lagi di Padang Edelweis Surya Kencana :wow:

Puncak Gunung Gede  ( 2.958 mdpl )

Puncak Gunung Gede ( 2.958 mdpl )

Sekembali nya di Alun-Alun Surya Kencana, ternyata nasi sudah di siapkan oleh si guide, jadi nya kelompok gue tinggal masak lauk pauk nya aja deh. Pagi itu gue makan banyak karena bawa bekal nya kebanyakan jadi nya sayang kalau di bawa turun lagi karena bakal jadi beban lagi. Sedangkan untuk air bersih nya, di Alun Alun Surya Kencana terdapat mata air yang air nya asli segar banget! Posisi nya ada di Surya Kencana Timur, lalu cari saja orang-orang yang membawa botol / jerigen di sekitaran aliran air, pasti tujuan nya ke mata air di Surya Kencana :yeah:

Mata Air di Surya Kencana - Gunung Gede Jalur Putri

Mata Air di Surya Kencana – Gunung Gede Jalur Putri

Pukul 14.00 rombongan gue pun bergerak turun dan akhir nya sampai dengan selamat di pos Penjaga Gunung Gede jalur Putri sekitar Pukul 18.00, fiuhhh…. Dan berakhir sudah lah catatan perjalanan Gunung Gede Jalur Gunung Putri ini, semoga bermanfaat buat anda yang membaca dan berniat mau kesana! :hero:

Even though you’re no longer by my side up until now, I’m still in love with this sky. @Surya Kencana - Gunung Gede

Even though you’re no longer by my side up until now, I’m still in love with this sky. @Surya Kencana – Gunung Gede


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: