Hari 10 : Dotonbori Osaka – Tempat Asyik Jalan-Jalan Santai, Shopping dan Kuliner

Tanggal 04 Juli 2015 ini merupakan hari ke 10 gue di Jepang sekaligus hari terakhir karena di malam ini gue akan kembali ke tanah air tercinta Indonesia. Tapi karena jadwal flight nya malam banget jadi gue masih sempat jalan-jalan santai ( terutama ke Dotonbori ) di Osaka ini walau acara jalan-jalan nya bisa di katakan cukup menyedihkan keadaan nya karena kota Osaka hari itu seharian hujan terus dari pagi sampai gue berangkat ke Bandara Kansai :desperate:

Tapi walaupun hujan, the show still must go on!!! Akhir nya gue memutuskan mampir ke Instant Ramen Museum terus jalan-jalan di Dotonbori Area sambil payung-an walau kedinginan terus sendirian pula, engga ada yang bisa di gandeng juga, lengkap sudah……. :wait:

* * * * *

INSTANT RAMEN MUSEUM – OSAKA

Information : The Momofuku Ando Instant Ramen Museum Official Website

Tiket Masuk : FREE

Direction : Ikeda Station on the Hankyu Takarazuka Line (approximately a 20 min. ride from Hankyu Umeda Station via express train). The museum is approximately a 5 min. walk from the Masumi-cho Homen Exit.

Momofuku Ando - Instant Ramen Museum

Momofuku Ando – Instant Ramen Museum

Lagi-lagi tempat ini menjadi tempat dadakan yang tidak ada dalam list tempat yang akan gue kunjungi selama ke Jepang. Akhir nya gue bisa berkunjung ke museum ini adalah semua karena cuaca di Osaka saat itu hujan deras! jadi otomatis gue harus cari tempat wisata indoor dong ya… Coba search google di Japan Guide tempat wisata di Osaka yang indoor, eh dapat lah nama “Instant Ramen Museum” ini dan kebetulan gue suka makan Indomie ( *engga ada hubungan nya* ), ya udah berangkat lah gue ke tempat ini.

Museum ini di bangun sebagai pengingat sejarah tercipta nya Instant Noodles pertama di dunia dengan trademark “Chikin Ramen” di tanggal 25 Agustus 1958 oleh Momofuku Ando. Berkat dia, sekarang gue bisa menikmati macam-macam rasa instant noodles sebagai teman perut di malam hari ketika lapar :shy:

Direction ke Momofuku Ando Instant Ramen Museum

Direction ke Momofuku Ando Instant Ramen Museum

Untuk menuju ke tempat ini tidak susah, cukup cari arah kereta ke Ikeda Station lalu begitu keluar di Ikeda Station, plang petunjuk ke Instant Ramen Museum ini sangat jelas. Bangunan Instant Ramen Museum ini dari luar cukup besar loh, dan asyik nya tidak ada biaya untuk masuk ke museum ini, wohhhooooooo…………………….

Begitu sampai di depan pintu masuk, engga usah nyari loket tiket ya karena untuk masuk ke museum ini GRATIS loh! Di dalam Instant Ramen Museum ini, gue melihat semua jenis Instant Noodles baik yang bentuk plastik biasa maupun Cup yang pernah di jual di Jepang mulai dari awal tahun 1958 hingga sekarang tapi sayang nya hanya produk aseli Jepang yang di pajang, jadi gue tidak menemukan produk “Indomie” disini hahaha… :peace:

Singkat nya di Instant Ramen Museum ini gue dapat melihat replika Instant Noodles pertama “Chikin Ramen”, replika rumah Momofuku Ando jaman dulu ketika membuat produk Instant Ramen pertama di dunia kemudian tutorial membuat Instant Ramen dalam bentuk Cup. Nah menarik nya di sini pengunjung juga dapat membuat sendiri Cup Noodles nya dengan biaya 300 Yen / Cup, ramai loh pengunjung yang mencoba kegiatan ini, bagaimana dengan gue? seperti biasa hanya jadi pengamat saja hahaha :relax:

Replika Semua Instant Noodles Aseli Jepang, Rumah Momofuku Ando Jaman dulu, Tutorial cara membuat Noodles Cup

Replika Semua Instant Noodles Aseli Jepang, Rumah Momofuku Ando Jaman dulu, Tutorial cara membuat Noodles Cup

Chikin Ramen ( Instant Noodle Pertama di Dunia )

Chikin Ramen ( Instant Noodle Pertama di Dunia )

Make Own Cup Noodles - 300 Yen

Make Own Cup Noodles – 300 Yen

* * * * *

JALAN-JALAN SANTAI DI TEMANI HUJAN DI DOTONBORI

Dotonbori Area - Glico Symbol

Dotonbori Area – Glico Symbol

Engga lengkap rasa nya kalau ke Osaka tapi engga mampir ke Dotonbori area yang luas banget. Dotonbori area ini singkat nya adalah tempat shopping dan kuliner! Pokok nya yang lapar mata buat belanja sama makanan, wajib banget datang ke mari! Oh ya hal paling wajib kalau datang ke sini adalah foto dengan background Glico Man :ngakak:

Sebenar nya acara jalan-jalan gue di Dotonbori ini kurang menyenangkan karena hujan nya masih kencang aja! Akhir nya ya sambil payung-an ( dan tetap masih sendirian ), gue cuma lihat-lihat aja keadaan sekitar. Sebelum gue mampir ke tempat ini, gue udah cari info tempat kuliner terkenal yang di sini yaitu Ramen nya dengan ciri khas ada patung Naga di tempat nya, lalu kuliner dengan bahan dasar kepiting dengan ciri khas patung Kepiting nya sama Takoyaki denga ciri khas patung Gurita nya.

Eh tapi begitu sampai disana ternyata 3 kuliner yang gue sebut di atas ternyata masing-masing ada pasangan nya, gue kaga ngarti dah tempat yang original dan yang terkenal yang mana karena patung nya mirip banget :kaget:

Ramen ( Patung Naga ) dan Kuliner Kepiting, engga tau yang mana yang aseli haha..

Ramen ( Patung Naga ) dan Kuliner Kepiting, engga tau yang mana yang aseli haha..

H&M Voucher 600Yen

H&M Voucher 600Yen

Takoyaki Dotonbori ( 9 Pcs = 500 Yen )

Takoyaki Dotonbori ( 9 Pcs = 500 Yen )

Gue di sini lebih memilih shopping ( *lagi-lagi*) ke H&M dan kebetulan emang gue punya 2 voucher discount senilai 600Yen, lumayan dapat ikat pinggang sama kaos kaki gratisan hahaha…. Selain itu gue juga nyobain makan Takoyaki yang kata nya enak di Dotonbori ini dan ternyata memang terbukti enak!

Habis itu cuma jalan-jalan santai muter area ini, ketemu Gang EbisuBashi yang panjang dan tertutup atap, kiri kanan nya meriah banget sama tempat shopping beraneka macam, suasana nya saat itu ramai banget gara-gara di luar kan hujan ya. Tapi gue memilih tidak lama-lama di Gang EbisuBashi ini karena sumpek banget aseli dan langsung memilih keluar terus foto maksa ( karena hujan ) dengan background “Glico-Man” ( Foto Wajib! ) hahaha…

Suasana Dotonbori, Tempat Jual Takoyaki ( Patung Gurita ), Yoshinoya, Kuliner Kue Kepiting

Suasana Dotonbori, Tempat Jual Takoyaki ( Patung Gurita ), Yoshinoya, Kuliner Kue Kepiting

Ebisubashi Dotonbori

Ebisubashi Dotonbori

Foto Wajib di Glico Man - Dotonbori

Foto Wajib di Glico Man – Dotonbori

* * * * *

BELANJA TOKYO BANANA DI KANSAI AIRPORT

Akhir nya sebagai last dinner di Jepang, gue memilih makan ramen hangat dekat Hotel Shin Imamiya. Pengalaman unik terakhir yang sempat gue alami jelang kepulangan gue ke Indonesia adalah gue baru sadar ternyata barang bawaan gue terlalu banyak untuk di bawa sendiri, jadi saat itu gue membawa 1 tas selempang kamera + 1 tas backpack + 1 koper roda dan terakhir tambahan 1 kardus sedang isi full sama makanan, OMG :wtf:

Oh ya untuk kembali ke Kansai Airport ini gue sengaja memakai Kansai Thru Pass karena setelah gue baca-baca biaya nya kalau beli tiket satuan seharga 1000 – 1500 Yen, jadi ya udah pikir gue sekalian aja pakai Kansai Thru Pass sekaligus habisin jatah 3 hari slot Kansai Thru Pass gue. Pengalaman perjalanan ke Kansai Airport ini juga tidak berjalan mulus banget buat gue, karena gue terpaksa pindah kereta 2x akibat RAMAI PAKE BANGET PENUMPANG NYA DITAMBAH BARANG BAWAAN GUE BANYAK!!! :noooo:

Ramen ( 734 Yen ) as my Last Dinner at Osaka

Ramen ( 734 Yen ) as my Last Dinner at Osaka

Jadi cerita nya kan gue naik nih Kereta Limited Express ke Kansai Airport dari JR Shin Imamiya Station, walaupun jadwal pesawat gue sebenar nya masih lama banget, tapi engga ada salah nya gue pikir jalan dari jam 7 malam. Jadi pertama kali masuk kereta nya, gue ternyata salah masuk gerbong khusus buat reserved seat, gue waktu itu kan asal main duduk aja ya, eh tiba-tiba ada orang Jepang bilang sesuatu pakai bahasa Jepang sambil nunjukkin tiket. Gue walau engga ngerti apa yang di omongin tapi spontan aja langsung berdiri karena dia nunjukkin tiket, gue langsung mikir wah pasti ini reserved seat ( baru tau juga ternyata ada tipe gerbong seperti ini, padahal bukan kereta Shinkansen ).

Nah gue pindah lah ke ruangan penghubung antar gerbong kereta, eh ternyata di sisi ini juga engga boleh, di tegur gue sama petugas kereta, gue baru tau juga ternyata engga boleh ada penumpang berdiri di ruangan penghubung antar gerbong. Akhir nya gue pindah lah ke gerbong di mana penumpang pada berdiri semua, aseli suasana nya padat mampus, gue sampai dapat persis depan pintu hahaha…. Dan ketika sudah melewati kira-kira 3 stasiun, kereta berhenti di stasiun XXX ( lupa nama nya ) dan gue langsung spontan aja turun karena engga tahan sumpek nya hahaha…

Nah aneh nya, gue naik kereta berikut nya, eh malah kosong melompong kereta nya, ya udah dari yang awal nya perjalanan gue sumpek banget eh akhir nya jadi enjoy banget :senang:

Sesampai nya di Kansai Airport, proses check in di counter AirAsia jalan mulus dan timbangan bagasi gue naik parah ( as expected dari awal ) haha.. untung gue udah inisiatif dari awal expand berat bagasi gue via website AirAsia, jadi sampai di bandara sudah engga ada masalah. Terus setelah lewat counter imigrasi, ketemu toko jual aneka macam makanan oleh-oleh khas Jepang ( termasuk Tokyo Banana pasti nya ) , ya udah akhir nya gue beli aja Tokyo Banana buat keluarga dan teman.

Dan berakhirlah perjalanan gue selama 10 hari di Jepang, semoga cerita perjalanan gue berguna buat yang membaca dan di tunggu saja kelanjutan cerita trip gue ke negara lain nya ya :bye:

Kosong Banget Penumpang nya ke Kansai Airport

Kosong Banget Penumpang nya ke Kansai Airport

Tokyo Banana ( 8pcs = 953Yen , 12pcs = 1429Yen ) - at Kansai Airport

Tokyo Banana ( 8pcs = 953Yen , 12pcs = 1429Yen ) – at Kansai Airport

 

26 thoughts on “Hari 10 : Dotonbori Osaka – Tempat Asyik Jalan-Jalan Santai, Shopping dan Kuliner

  1. Kris

    bro frenky,, keren2 ni tempat wisatanya.. btw, cara dapat voucher diskonan kayak H&M gitu gimana ya ?? thanks before

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau engga salah inget, belanja seharga total sekitar 1juta IDR deh, terus dapat 1 lembar voucher tersebut.

      Reply
  2. Rudi

    Terima kasih infonya, sangat membantu

    Rencana 14 Januari 2017 berangkat dari Surabaya ke Osaka (sampai Kansai 09.20 AM), pulang 20 Januari dari Osaka 11.00 AM.

    Peserta 9 orang: 1 lansia, 6 dewasa, 2 anak2
    Penginapan : sewa 6 malam di Saiwaicho

    Rencana keliling Osaka dan 1 hari ke Kyoto
    Tolong bantu Itenary.
    Bagaimana transportasi nya yang hemat?

    Sabtu 14 Jan 09.20 Kansai, Apartement Saiwaicho, Osaka Castle, America mura, Dotonbori
    Minggu 15 Januari, Nara
    Senin 16 Januari, Universal Studio Osaka
    Selasa 17 Januari, Aquarium Osaka, Shinsekai, Tsutenkaku Tower, AIR PANAS Sky World, Shinsaibashi
    Rabu 18 Januari, Osaka Station ke Kyoto Station (Shinkansen), Arashiyama, Kyomizu-Dera, Fushimi Inari, Nishi Market, Gion Distric
    Kamis 19 Januari, Umeda Sky Building, Grand Front, Namba
    Jumat 20 Januari, Kansai 09.00 (pesawat 11.00)

    Mohon direspon

    Reply
  3. TINA

    Hi…
    Sya plan ke jepang maret 2017 masih lagi nyusun schedule nya, aga bingung mo kemana aja soalnya semua baguss..pengen pegi tpi waktu cuma terbatas plus bingung bgt di transportnya..

    1. Bisa bagi jadwal2 & rutenya selama 10 hari tsb buat masukan pilih transportnya. (via email aja)

    2. Sya 9 hari aja disana dan pp di tokyo – haneda. Tujuan utama eksplore Tokyo, osaka, kyoto dan yokohama dalam 9 hari tsb Bisa tolong bagi tips2 dan sarannya utk transport pakai apa aja menjelajah kota2 tersebut dlm 9 hari

    3. Bingungnya di blog frankey kok ga beli JR pass ya??? sya direkomen temen utk beli JR PASS – HOKURIKU ARCH PASS (utk tokyo – osaka – kyoto) >> lumyan juga ini harganya T..T
    apa ada cara lain ke osaka , kyoto lebih murah dari JR Pass itu??

    Thanksss a lot!!!

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      1 dan 2, Sorry untuk point ini harus jelas dulu itinerary tempat yang mau di kunjungi apa aja, baru bisa di tentukan pass yang cocok buat di pakai

      3. Saya ga beli JR Pass karena jarang pindah kota, selain itu juga karena bandara masuk nya di Tokyo, bandara keluar nya di Osaka, jadi ga bolak balik kota yang sama, maka nya ga beli JR Pass. Kalau kasus nya bolak balik Tokyo boleh pakai JR PASS – HOKURIKU ARCH PASS ini, atau kalau mau irit pake Willer Bus aja, one way skitar 700ribu an rasa nya.

      Reply
      • TINA

        Hi Frengky..

        Iya ini soalnya awalnya ga tau mau kemana aja di jepang dan beli tiket promo aja pp jak – tokyo, ternyata di osaka kyoto byk yang bagusss tapi mahalll..

        Btw kalau naik willer bus itu berapa lama ya sampe nya utk ke Tokyo Osaka ? atau Tokyo Kyoto?
        serta saya kan pergi sama nyokap plus tante (bareng emak2) apa masih nyaman / ok utk willer bus nya?

        Utk tempat2 yang mau kami kunjungi boleh sya kirim via email aja, soalnya sudah masukin di word.
        Bisa info emailnya frengky?/

        Thanks yaaa =)

        Reply
    • Frenky Post author

      Duh maaf, saya ga bisa jelasin rute nya detail ya karena waktu itu pakai google maps juga.

      Waktu itu sih dari Namba Station ( Bukan JR Namba ), tinggal ke arah utara aja, coba cek pake google maps ya :)

      Reply
  4. Agus

    Juara banget nih cerita nya….
    Detail n menginspirasi buat ane yg akan berangkat 21june-4july 2017…

    Kebeneran +- nih jadwalnya jd kebayang musim panas yg kata org panas banget…

    Moga2 ga kepanasan nih…

    Reply
    • Frenky Post author

      Tanggal keberangkatan nya kurang lebih sama nih, tanggal segitu belum panas kok, siap2 sering menghadapi hujan aja sepanjang hari, sedia payung sebelum hujan dari Indonesia :ngakak:

      Reply
  5. Adel

    hi, thanks banget buat sharing ceritanya, kira2 butuh 2 jam untuk konsen baca cerita dari day 1-10 nya, plus ttg penyewaan router dan aneka transportasi nya (walopun masih bingung dikit2) hahaha, berguna sekaliii!!!

    Reply
  6. Athaya

    2 thumbs om Frenky Sangat informatif utk jadi panduan,
    Saya, istri n anak saya 12 thn ada rencana trip Jakarta-Haneda-Osaka-Jakarta, membaca trip om Frenky yang lumayan panjang (10 hari), om Frenky bisa cuci baju gak ? (daripada mesti bawa koper gede untuk baju ganti)

    tksh om Frenky

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Sebenar nya bisa aja cuci baju, di penginapan ( hostel ) biasa nya ada laundry coin sih atau kalau di penginapan tidak ada, di jalanan juga biasa terlihat ada jasa laundry coin ( self service ). Tapi kalau misal trip di musim dingin, bawa baju nya sedikit saja, soalnya tidak ada keringat harus nya.

      Reply
    • Ernie

      Bisa cari penginapan yang ada mesin cuci. Bisa di hostel, di Apartments juga. Hotel bintang 3 ke atas tidak ada service laundry.

      Reply
  7. Stefanie

    Gak sempat ke fukuoka ya? Saya ada rencana dari osaka ke fukuoka, kalo tahu cara kesana mohon info ya. Berhubung kamu udh menguasai kansai airport. Thanks bro.

    Reply
  8. TAHER

    Thank you Frenky, sudah saya baca blognya, bagus dan detail. I will go there on 6 September 2016.

    Reply
  9. @ashafriva

    Bro, saya udah baca blog nya, seru tapi sayang banget deh yang di Kawaguchi-Ko ga sesuai rencana awal, emang Summer trip ke Jepang mah kurang recommended sih menurut saya pribadi (panas nya gakuku ga nyaman buat jalan kaki buat saya), saya penasaran nih, mungkin pertanyaan saya ini udah ada yang nanya sebelumnya tapi kelewat baca, ada dua pertanyaan bro:
    1. Kenapa ngga pake JR PASS? Padahal kan dengan itu jadi bisa explore kesana kemari dengan Shinkansen atau Rap[id Train bahkan ke kota yang jauh, dan lagi inner city JR Train/Bus kan dimana mana
    2. Nginep nya kenapa ngga pake airbnb? Secara harga nya affordable dan lebih private tentu nya
    3. Kenapa belanja nya di H&M mulu (kepo) wkwk kan disini juga ada

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Bro,
      1. Karena perpindahakan kota nya jarang sih bro, mungkin next time kalau gue ada rencana explore dari Hokaido – Hiroshima / Nagasaki, gue consider menggunakan JR Pass, dengan resiko 1 kota cuma bisa mampir sebentaran.

      2. Masih belum familiar dengan AirBnb ( tapi gue tau ), mungkin next time mau coba pakai jasa AirBnb kalau pergi nya dalam grup ( >= 4 orang ).

      3. Harga nya jauh lebih murah di H&M Jepang, under 100ribu rupiah banyak banget ( Kaos, Kemeja, Celana ). Bahkan sometimes juga ada produk diskonan harga nya under 50ribu rupiah. Barang new, brand H&M pula, gimana engga kalap belanja di H&M Jepang haha..

      Reply
  10. yoz

    Wah.. Terima kasih nih udah share perjalanan ke jepangnya.
    Walau tertunda, semoga ane bisa suatu saat nanti jalan-jalan ke jepang spt bro frenkey
    :hero:

    Amin

    Reply
  11. Rizky

    Hi gan,

    Keren bangeeet blognya, ane udah baca dari day 1- day10.
    Informasinya detail dan penulisannya rapih juga sering diselingin ama candaan jadi gak bikin bosan bacanya :calm:

    Ane jg ada rencana backpackeran paket “dhuafa” ke jepang tahun depan, sekarang2 msh kerja rodhi dulu utk ngumpulin dana skalian nyari mangsa buat diajak jalan bareng hahaha :star:

    Sama ane ada 1 pertanyaan gan, dari sepengamatan ente selama di jepang susah gak sih nyari makanan halal (maksud ane yg gak mengandung *maaf, babi) baik di resto atau kios2 kecil gitu gan? :confused:

    Thanks ya sbelumnya.

    Reply
    • Frenky Post author

      Thank you bro sudah mau baca cerita gue!

      Kalau makanan berat nasi + ramen sih gue nemu nya selalu pake babi ya, paling kalau mau coba bisa di makanan supermarket gitu, itu mungkin ada beberapa yang tidak mengandung babi ya. Kalau camilan2 sih, banyak yang tidak mengandung babi.

      Reply
    • Manarul

      tahun depan mau ke jepang bro? kalo boleh tau kapan ya? ane juga tahun depan mau kesana broo siapa tau bisa join

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: