Hari 4 : Seoul ( Deoksugung Palace, Bukchon Hanok Village, Namsan Seoul Tower )

Pada Hari 4 ( Trip Jakarta – Manila – Seoul – Sokcho – Busan – Kuala Lumpur – Jakarta ) ini gue akan bercerita pengalaman keliling 3 palace yaitu Deoksugung, Changdeokgung, Changgyeonggung dilanjutkan dengan jalan-jalan santai di area Bukchon Hanok Village dan di akhiri ke tempat romantis ( khusus yang couple-an ) Namsan Seoul Tower.

* * * * *

Itinerary Keliling Seoul (19 October 2014) SelectShow

Di hari ke 4 ini sama seperti hari sebelum nya walau ada sedikit kemajuan, akhir nya gue bisa keluar hostel dalam keadaan rapi, bersih dan wangi sekitar jam 09.00, ya di bandingkan hari sebelum nya ini adalah suatu pencapaian haha.. Lalu sarapan dulu sekedar nya dengan makan 2 nampan dumpling di Mapo Dumpling, tadi nya mau makan Ramen ( yang mirip Indomie ) lagi, tapi berhubung ingat ucapan orang tua tidak baik makan mie tiap hari, akhir nya ya sudah deh makan dumpling aja :shy:

* * * * *

Deoksugung Palace

Direction ( Subway ) : City Hall Station ( Seoul Subway Line 1, 2 ), Exit 2

Other Info : Tutup hari Senin, Harga Tiket 1000 Won ( Sangat di sarankan beli tiket gabungan 4 Palace seharga 10.000 Won ), jadwal pergantian penjaga 11:00, 14:00, 15:30

Source : Visit Korea Deoksugung Palace

Dengan menggunakan transportasi subway dari Hapjeong Station selama kurang lebih 30menit, akhir nya jam 11.00 gue sudah sampai di depan gerbang Deoksugung Palace. Dan sama seperti kedatangan gue sebelum nya ke Gyeongbokgung Palace, kedatangan gue ke Deoksugung Palace ini jam nya bertepatan dengan acara pergantian penjaga ( Royal Guard Changing Ceremony ).

Royal Guard Changing Ceremony Deoksugung Palace

Royal Guard Changing Ceremony Deoksugung Palace

Adviser, ( Teman ), General, King?

Adviser, ( Teman ), General, King?

Secara umum dari sepenglihatan gue, Royal Guard Changing Ceremony di Deoksugung Palace ini tidak lah semegah di Gyeongbokgung Palace, tetapi walau begitu tetap worth it buat di tonton secara gratis gitu loh hahaha… Selesai menonton acara nya, kemudian gue pun masuk gerbang dengan menggunakan tiket integrasi 4 palace yang sudah di beli pada hari sebelum nya di Gyeongbokgung Palace.

Ticket Integrasi Gyeongbokgung, Deoksugung, Changdeokgung, Changgyeonggung Palace

Ticket Integrasi Gyeongbokgung, Deoksugung, Changdeokgung, Changgyeonggung Palace

Mengutip dari Wikipedia, Deoksugung Palace atau Istana Deoksu adalah salah satu dari Lima Istana Utama Dinasti Joseon. Istana Deoksu pernah menjadi kediaman beberapa pemimpin Dinasti Joseon sampai periode penjajahan Jepang. Jenis bangunan di komplek Istana Deoksu terdiri dari bangunan kayu dan bergaya barat. Sebagai tambahan bangunan, di dalam area kompleks juga terdapat museum seni, kebun raya dan monumen raja Sejong. Awalnya dinamakan Gyeongungung (Istana Gyeongun), istana ini mulai dikenal luas sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 karena menjadi latar belakang konflik politik antara Dinasti Joseon dengan pihak-pihak asing. Dalam sejarah Korea, Istana Gyeongun merupakan tempat diproklamirkannya Kekaisaran Han Raya.

Deoksugung Palace & Daehan Empire Museum

Deoksugung Palace & Daehan Empire Museum

Selanjut nya karena luas Deoksugung Palace ini ‘cukup’ kecil dan juga gue melihat palace ( istana ) nya begitu-begitu saja, akhir nya waktu yang di habiskan total cuma 1 jam di area Deoksugung Palace ini. Oh ya bagi anda yang mau mencoba memakai HANBOK secara GRATIS, tepat di depan gerbang masuk Deoksugung Palace ini ada stand kecil yang isi nya berjejer gantungan hanbok, waktu itu sebetul nya gue ingin coba pakai juga, tapi sayang penjaga stand nya sedang istirahat makan siang ( 11.30 – 13.00 ) jadi daripada gue nunggu 1 jam lagi, akhir nya dengan terpaksa gue relakan acara memakai Hanbok secara gratis ini :wait:

* * * * *

Bukchon Hanok Village

Direction ( Subway ) : Anguk Station (Seoul Subway Line 3), Exit 2 lalu jalan lurus sekitar 300 meter

Arah ke Bukchon Hanok Village dan Peringatan agar jangan Berisik!

Arah ke Bukchon Hanok Village dan Peringatan agar jangan Berisik!

Sangat mudah menjangkau letak Bukchon Hanok Village ini, cukup ikuti direction lalu ikuti gambar di atas. Tidak jauh dari pintu Exit Subway, terdapat “Tourist Information” untuk anda yang ingin mendapatkan info lebih lanjut tentang Bukchon Hanok Village. Gue sendiri hanya mengambil selembar kertas peta di “Tourist Information” ini dan berusaha mengelilingi Bukchon Hanok Village mengikuti peta yang sudah jelas tersebut :)

Mengutip dari Wikipedia, Bukchon Hanok Village adalah sebuah kampung rumah tradisional Korea ( hanok ) di Seoul, Korea Selatan. Bukchon bermakna Kampung Utara dikarenakan berlokasi di sebelah utara Kali Cheonggye (Cheonggyecheon) dan Jongno. Perkampungan ini sejarahnya merupakan permukiman dan tempat tinggal para pejabat dan anggota keluarga kerajaan Dinasti Joseon. Letaknya pun berada di antara Istana Gyeongbok dan Istana Changdeo.

Bukchon Hanok Village memiliki lorong-lorong yang sempit dan menampilkan suasana kota Seoul pada masa lalu. Rumah-rumah para bangsawan di kampung ini masih terpelihara dengan baik, dan beberapa di antaranya menawarkan penginapan bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman kehidupan tradisional Korea.

Pemukiman Warga di sekitar Bukchon Hanok Village

Pemukiman Warga di sekitar Bukchon Hanok Village

Deretan Rumah di Bukchon Hanok Village

Deretan Rumah di Bukchon Hanok Village

Narsis dulu di area Bukchon Hanok Village

Narsis dulu di area Bukchon Hanok Village

Dari info di atas sebenar nya Bukchon Hanok Village ini adalah tempat tinggal / pemukiman warga Korea Selatan, bukan murni tempat wisata, sehingga kedatangan kita sebagai turis juga di harapkan tidak terlalu berisik sehingga menggangu ketenangan warga asli yang tinggal di sana :)

Tapi walau begitu ada beberapa rumah yang menyediakan jasa foto dengan Hanbok, belajar kerajinan tradisional Korea, belajar menulis nama dengan Hangeul, dll yang semua nya tidak GRATIS ya :)  Gue sendiri hanya jalan-jalan saja melihat arsitektur rumah tradisional di sini yang semua nya hampir mirip satu sama lain, lalu jajan kue ikan ( isi 10 = 2000 Won ), terus udah deh lanjut lagi perjalanan berikut nya ke Changdeokgung Palace dengan berjalan kaki yang lokasi nya bersebelahan dengan Bukchon Hanok Village ini.

Toko KPop, Kue Ikan, Tukang Listrik, Jasa Foto dengan Hanbok

Toko KPop, Kue Ikan, Tukang Listrik, Jasa Foto dengan Hanbok

* * * * *

Changdeokgung Palace & Changgyeonggung Palace

Direction ( Subway ) : Anguk Station (Seoul Subway Line 3), Exit 3 lalu jalan lurus sekitar 5 menit

Other Info : Tutup hari Senin, Harga Tiket 1000 Won ( Sangat di sarankan beli tiket gabungan 4 Palace seharga 10.000 Won )

Source : Visit Korea Changdeokgung Palace & Changgyeonggung Palace

Changdeokgung Palace

Changdeokgung Palace

Changdeokgung Palace sudah di depan mata, tetapi karena perut sudah mulai menjerit karena lapar dan kaki juga sudah mulai pegal karena berjalan terus, akhir nya gue pun beristirahat sejenak sambil memakan kue pancake isi madu ( 1000 Won ) yang rasa nya cukup oke walau masih enakan lemper menurut gue #loh

By the way setelah mengelilingi 4 Palace yang ada di Seoul, entah kenapa gue merasa Palace yang satu dengan yang lain mirip-mirip secara arsitektur nya, well tapi tetap worth it di kunjungi 4 Palace ini, walau cuma sekedar lihat-lihat saja haha…

Lanjut ke Changdeokgung Palace ini, sebenar nya area Palace nya terbilang kecil, cuma yang menarik nya ada “Secret Garden” di dalam area Palace ini dan asyik nya juga termasuk dalam paketan Integrated Ticket yang sudah gue beli sebelum nya. Tapi sayanggg…. karena peminat nya banyak sekali dan juga gue datang nya kesiangan jadi kuota tiket ( yang coba gue tukarkan di loket ) untuk ke Secret Garden nya sudah habis, argh nasib…

Percaya atau tidak, gue cuma menghabiskan waktu 15 menit di area Changdeokgung Palace ini karena memang area nya kecil dan gue juga bingung sejarah bangunan yang ada di sekitar gue saat itu, jadi cuma lihat-lihat saja deh sekalian cuci mata sama yang bening-bening hahaha… Oh ya di sini juga gue udah 3 kali nya ngelihat kereta dorong bayi yang unik bentuk nya #norak dikit :)

Pancake Honey, Isi Dalam Istana Changdeokgung, Kereta Dorong Bayi yang Unik, Gerbang ke Istand Changgyeonggung

Pancake Honey, Isi Dalam Istana Changdeokgung, Kereta Dorong Bayi yang Unik, Gerbang ke Istand Changgyeonggung

Secret Garden, Image By Google

Secret Garden, Image By Google

Selanjut nya gue pun langsung ngacir saja ke Changgyeonggung Palace yang pintu masuk nya ada di area Changdeokgung Palace ini. Menurut gue area Changgyeonggung Palace ini lebih menarik untuk di explore karena banyak pepohonan hijau sekitar nya dan banyak turis tiongkok yang bening-bening coy, sayang gue engga bisa ngomong mandarin, kalau bisa langsung gue SKSD-in dahhhh…..

Selain banyak pepohonan ( dan turis yang bening-bening ), di sini juga ada beberapa pajangan yang mempunyai nilai sejarah dan penjelasan nya, lalu terdapat rumah kaca yang berisi tanaman berbagai macam tapi mayoritas adalah bonsai. Nah kebetulan gue norak gituh ketemu vending machine yang isi nya kopi kalengan gambar nya karakter Brown LINE, berhubung harga nya juga cuma 1000 Won, ya gue iseng-iseng beli dahhh, kan lumayan buat pajangan gituh, eh begitu masukkin 1 lembar kertas 1000 Won terus pilih kopi nya lalu ada bunyi gladak gluduk di bawah, eh begitu lihat dapat kalengan nya yah ternyata kalengan biasa dapat nya, kena trik marketing lagi dah gue ckck…

Changgyeonggung Palace

Changgyeonggung Palace

Benda tentang Mata Angin, Tumpukan Batu Bersejarah, Botol Kaleng BROWN LINE, Deretan Bonsai di Rumah Kaca

Benda tentang Mata Angin, Tumpukan Batu Bersejarah, Botol Kaleng BROWN LINE, Deretan Bonsai di Rumah Kaca

Pepohonan dan Kolam di area Changgyeongung Palace

Pepohonan dan Kolam di area Changgyeongung Palace

Total 1 jam 30 menit gue habiskan di area Changgyeonggung Palace ini sebelum akhir nya melanjutkan perjalanan kembali untuk mencari makan karena perut sudah menjerit lagi karena belum makan berat seharian :wait:

Setelah keluar dari gerbang Changgyeonggung Palace, gue pun berkelana tanpa arah untuk mencari rumah makan sekaligus subway station terdekat. Setelah melewati Seoul National Science Museum, beruntung nya ketemu Hyehwa Shopping Area yang banyak sekali rumah makan dan tempat shopping, di Seoul ini banyak banget dahhhh yang nama nya tempat Shopping, cocok banget buat Shopa-Holic :ngakak:

Di Hyehwa ini gue pun memilih makan di restoran Jepang dan memesan porsi besar Katsudon Rice + Udon seharga 7500 Won, oh ya di tengah-tengah acara makan gue melihat ada mobil penganten yang ternyata sama aja seperti di Jakarta :)

Hyehwa Shopping Area, Dinner Time, Wedding Car

Hyehwa Shopping Area, Dinner Time, Wedding Car

 * * * * *

Namsan Seoul Tower

Direction ( Subway ) : Myeong-dong Station (Seoul Subway Line 4), Exit 3 lalu di lanjutkan dengan naik Shuttle Bus Nomor 05 dari Halte Bus di dekat pintu Exit Subway

Sebenar nya untuk menuju ke Namsan Seoul Tower itu ada banyak transportasi dan titik meeting point ( Sumber : VIsit Korea ) tapi karena posisi paling familiar dan dekat adalah Myeongdong Station jadi gue pun memilih dari titik ini. Kira-kira lama perjalanan nya sendiri dari Myeongdong Station ke Halte Bus Namsan Seoul Tower adalah 30menit. Nah dari Halte Bus Namsan Seoul Tower ini perjalanan di lanjutkan kembali dengan berjalan kaki dengan posisi yang menanjak yang lumayan juga, tapi tidak terlalu jauh jalan kaki nya, cuma 10 menit-an dan pemandangan sekitar nya juga bagus jadi yaaa di nikmati saja :)

Halte Bus Myeongdong, Petunjuk di Area Seoul Tower, Harga Tiket ke Puncak Tower, Tiket ke Puncak nya

Halte Bus Myeongdong, Petunjuk di Area Seoul Tower, Harga Tiket ke Puncak Tower, Tiket ke Puncak nya

Seoul Tower di Malam Hari

Seoul Tower di Malam Hari

Begitu sudah sampai di area Namsan Seoul Tower, hawa romantis nya itu langsung kerasa banget dahhh,, langsung kelihatan banyak banget couple-couple dimana-mana saling merangkul pasangan nya masing-masing, mana udara nya juga dingin tambah bikin gimana gitu. Tapi sayang gue sama cowo, jadi ya sudah di nikmati saja deh rasa ke-sendirian ini, nanti next time kesini lagi bawa pasangan juga deh hiksss…. oh ya kalau mau ke Namsan Seoul Tower itu malam-malam biar lebih mantap lihat pemandangan nya :wow:

Gembok Cinta di Seoul Tower

Gembok Cinta di Seoul Tower

Tempat Duduk Couple di Seoul Tower

Tempat Duduk Couple di Seoul Tower

Narsis di Namsan Seoul Tower

Narsis di Namsan Seoul Tower

Sebenar nya datang ke Namsan Seoul Tower itu gratis kalau cuma buat sekedar lihat-lihat terus foto-foto di area “Gembok Cinta” nya, nah yang bayar itu kalau mau naik ke area observasi nya, ya model-model kaya Monas gitu deh. Untuk anda yang mau pasang gembok cinta tetapi lupa beli dari rumah, bisa-bisa aja beli langsung disini tapi harga nya lumayan mahal juga. Gue iseng-iseng cari gembok dari Indonesia ternyata ketemu juga beberapa, ada yang udah cukup lama juga dari 2011, well gue mendoakan semoga hubungan nya tetap langgeng dan terikat terus seperti si gembok ya :)

Gue sendiri karena masih single #tsah sehingga tidak meninggalkan gembok disini dan merasa nanggung kalau engga mampir ke area observasi nya, akhirnya memutuskan beli tiket paketan 2 orang seharga 20.000 Won, dapat nya 2 tiket, 1 popcorn besar + 2 soft drink. Karena faktor ukuran kotak Popcorn yang di dapat ternyata lebih besar di bandingkan yang selama ini gue biasa beli di bioskop dan sambil menunggu antrian, gue sama teman gue pun akhir nya memutuskan menghabiskan popcorn ini di bawah karena takut ribet di bawa ke area observasi, oh ya btw penjaga yang periksa tiket ke tower nya manis juga loh, sambil makan popcorn gue perhatiin aja terus tuh penjaga tiket yang kebetulan di depan mata, entah dia sadar atau engga di lihatin mulu haha…

Petugas Pemeriksa Tiket ( Baju Hijau ) + Ukuran Box Popcorn yang didapat

Petugas Pemeriksa Tiket ( Baju Hijau ) + Ukuran Box Popcorn yang didapat

Setelah merasa eneq kebanyakan makan popcorn, akhir nya kita pun lanjut ke area observasi nya menaiki lift yang ada tampilan visual di atas nya seolah-olah terbang ke dimensi lain gitu dah. Begitu pintu lift terbuka, duarrr, suasana nya ramai sekali ternyata, tapi banyak turis wanita yang bening juga ternyata, aseekkkkk….

Area observasi di Seoul Tower ini tidak lah besar, cuma butuh 5 menit buat keliling 1 putaran nya, nah gue pun akhir nya melihat-lihat indah nya langit malam di area titik Jakarta dan kebetulan banget di sebelah kanan titik Jakarta ini ada “Teropong” yang jarak pandang nya bisa sampai ke arah jalanan yang jauh banget dan jelas pula, tapi semua pengalaman itu harus di bayar dengan 500 Won sekali “menerawang” dan durasi nya sekitar 5 menitan.

Di area observasi ini setiap jendela nya terdapat pengetahuan seputar jarak antara Seoul ke kota lain, sebagai contoh jarak Seoul ke Jakarta berjarak 5.218,98 km, nah yang paling dekat adalah Pyongyang ( Korea Utara ) 246,9 km dan yang paling jauh adalah Buenos Aires ( Argentina ) dengan jarak 19.426,46 km. Selain itu juga terdapat toko souvenir ( seperti kartu pos, gantungan kunci ) dan ada toko coklat “Weeny Beeny” di sini.

Pemandangan Malam dari Seoul Tower

Pemandangan Malam dari Seoul Tower

Titik Jakarta di Seoul Tower

Titik Jakarta di Seoul Tower

Teropong 500 Won, Toko Coklat & Souvenir, Titik Buenos Aires

Teropong 500 Won, Toko Coklat & Souvenir, Titik Buenos Aires

Akhir nya setelah 1 jam dan merasa bingung mau ngapain lagi disini, gue pun memutuskan turun kembali ke bagian bawah tower. Sama seperti ke atas tower, untuk kebawah tower pun juga harus mengantri kembali, tapi tenang aja antrian nya cepat dan sebentaran karena lift yang tersedia lebih dari 1 dan juga kecepatan nya cepat dahhh…

Sebelum pulang gue mampir sebentar ke toko Teddy Bear cuma untuk sekedar lihat-lihat saja, untuk anda yang mau ke Museum Teddy Bear, sekarang udah di pindahkan ke Pulau Jeju ya museum nya :) Sebelum berjalan kaki lagi untuk kembali ke Shuttle Bus Seoul Tower yang terletak di bawah, gue menyempatkan diri melihat sejenak perubahan grafik yang berada di badan tower, lucu juga lihat animasi akuarium di tower nya haha..

Dan masih dalam keadaan tidak rela, akhir nya gue harus mengucapkan sampai jumpa ke Namsan Seoul Tower, sampai ketemu di lain waktu, tapi kali ini harus bersama pasangan dahhhh…

Kumpulan Wish dari pengunjung, Teddy Bear Shop, Animasi Akuarium di Seoul Tower

Kumpulan Wish dari pengunjung, Teddy Bear Shop, Animasi Akuarium di Seoul Tower

Dari Shuttle Bus Seoul Tower, kali ini gue memilih naik bus nomor 03 untuk menuju Itaewon Station dan dari situ gue baru menggunakan subway ke Hapjeong Station. Lalu mampir dulu ke minimarket dan untuk pertama kali nya coba beli nasi kotak ( 3500 Won ) buat sarapan besok pagi dan sandwich ( 2000 Won ) untuk cemilan malam hari ini. By the way, semua makanan + minuman yang di kemas dalam plastik atau kotak lain nya pasti ada besaran kalori nya, orang korea emang strict banget sama besaran kalori nya haha.. beda sama gue yang memilih makanan paling besar kalori nya biar kenyang maksimal dan paling murah harga nya :ngakak:

Nasi Kotak + Sandwich

Nasi Kotak + Sandwich

Perkiraan Biaya per Orang

No. Keterangan Biaya

( 1 Won = Rp 11,8 )

1. Dumpling ( Makan Pagi ) 3.000 Won
2. Cemilan Kue Ikan + Madu 2.000 Won
3. Katsudon Rice + Udon ( Makan Sore ) 7.500 Won
4. Paket 2 orang Observasi Namsan Seoul Tower ( 20.000 Won ) 10.000 Won
5. Nasi Kotak ( 3500 Won ) + Sandwich ( 2000 Won ) 5.500 Won
Total 28.000 Won = Rp 330.000

 

39 thoughts on “Hari 4 : Seoul ( Deoksugung Palace, Bukchon Hanok Village, Namsan Seoul Tower )

  1. rini

    mas .. top banget deh kisah perjalanan nya .. mau tanya nih .. wifi di publik area itu emang nya gampang ya.. otomatis ter koneksi gitu?

    Reply
    • Frenky Post author

      Gampang di dapat free wifi nya di publik terutama di tempat wisata. Tinggal cari aja wifi yang tidak ber-password, terus langsung konek deh.

      Reply
  2. indri

    haloooo mas

    review nya menariiik

    mau tanya kl di bukchon hanok village ada yg menyewakan kamar 1 malam tidak ya?
    karena sy tertarik bt nginep semalam di hanok. kl lokasi di situ bagus ga ya?

    trims ya

    Reply
  3. Caroline

    Hi Frank. Bagus dan kocak ulasan pengalamanmu tentang Korea..:) :ngakak:
    Btw tinggalin jejak dlu ya,2017 mau rencana mau traveling kekorea tpi msih terganjal dgn pengajuan cuti dlu krn kita sama2 krja dibank.hee
    Untuk budget kekorea total brapa ya?bisa kasih rinciannya Frank dan kalo tau info tiket pesawat yg biasa promo juga mau dongggg.hee..thankyouu

    Reply
  4. Grace Tjong

    Hi, Frenky…
    Saya mau bertanya rencana mau ke korea pertengahan Maret,…
    saya rencana juga mau liat Palace tapi unt pembelian tiket gabungan 4 palace sama saya hitung per palace gak sampai 10rb won ya?
    Gyeongbokgung Palace = 3rb won
    Deoksugung Palace = 1rb won
    Changdeokgung Palace & Changgyeonggung Palace = 1rb Won x 2 palace = 2rb Won
    kalau di jumlah sekitar 6rb Won…

    Mungkin ada istimewa apakah yg lain untuk beli tiket gabungan 4 palace?

    thx

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Yang Changdeokgung Palace harga tiket nya 3.000 Won ( http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=264348 )

      Lalu ada tambahan Huwon, Secret Garden sama Jongmyo Shrine yang include di dalam tiket gabungan 4 palace 10 ribu won tersebut. Yang secret garden sama huwon ini mahal harga tiket nya, tapi beli tiket gabungan belum jaminan bisa masuk juga, soalnya seinget gw ada kuota per hari nya buat tempat ini.

      Four Palaces (Changdeokgung Palaces (including Huwon, Secret Garden), Changgyeonggung Palace, Deoksugung Palace, Gyeongbokgung Palace) and Jongmyo Shrine

      Reply
  5. Elsa Eriska

    Hallo kak,, :siul:

    Semua kisah jalan-jalannya kakak luar biasa deh hihihi. Sebelum ini baca juga yang pengalaman pas di Jepang dan sangat menginspirasi.

    Kak udah mirip orang Korea lho wkwkwkwk, coba pakai Hanbok juga di fotonya pasti mirip banget hehehe. Terus jalan-jalan kak. Semangaaat berbagi kisah terus yaaaaaa.. :cheer:

    Reply
    • Frenky Post author

      Wahahahha… Thank you pujian nya udah di bilang mirip orang Korea!

      Ya pengen nya terus jalan-jalan ya, tapi apa daya jalan-jalan gini harus butuh duit yang tidak sedikit, jadi harus kerja keras buat nyari duit juga biar jalan-jalan nya tetap lancar.

      Anyway thanks ya dah baca kisah kasih gw di Jepang dan Korea, di tunggu saja cerita kelanjutan nya di negara lain :shy:

      Reply
      • Elsa Eriska

        hihihi sama-sama kak

        kudu semangat ngumpulin duit kak biar bisa lanjut menjelajah (kalo bisa sampai bulan sana) hahaha :peace:

        sukak baca ceritanya kak soalnya detail jadi punya gambaran jelas lah :3
        siph kak aku tunggu cerita selanjutnya, perjalanan menyusuri sungai amazon mungkin (jadilah National geographic) :ahaaah:

        Reply
  6. Nurhaifa

    Hai, kak frenky!

    Seru banget ya jalan jalan di Koreanya, jadi mau buru buru ke sana.. Btw keren penyampaiannya, mudah dimengerti..
    Kak, numpang nanya.. Kalo wifi gratisannya emang di seluruh tempa ada atau di tempat tertentu aja? kalo di tempat tertentu.. biasanya di mana aja adanya? tengs ya kak.. semangat terus!

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Nurhaifa,

      Cuma ada di tempat tertentu aja ya wifi gratisan nya, kalau di tempat wisata 90% pasti ada wifi gratisan nya. Kalau di jalanan umum sih 50% ya ada, cari aja tourist information, itu pasti ada free wifi di sekitar bangunan nya.

      Thank you dah mampir dan komentar ya :)

      Reply
  7. Delvia

    Hallo Ko Frenkey…

    Thanks ya pengalaman yg luar biasa menariknya & jelas bgt ngejelasinnya .

    aku sudah baca2 nh dgn detail dr awal sampe hari yg ke 4 (Sebenernya sih uda review sampe akhir :D)
    mau tanya, 4 Istana Changdeokgung, Changgyeonggung, Deoksugung & Gyeongbokgung Palace.
    kan bisa beli tiket gabungan ya, itu tiketnya bisa dipakai utk 2 hari ?
    terus selama disana nyasar ga ? (Rute2 yg ditulis diatas) Soalnya mau ngikutin bener2 nh rute yg udah dijelasin ko Frenkey. hahahahah

    thanks ya ko frenkey

    Reply
    • Frenky Post author

      Berlaku 30 hari sejak pembelian tiket nya. Di Tiket nya ada cap tanggal nya :)

      Engga nyasar sih, itu rute umum soalnya, banyak turis ke Palace tersebut, ikutin aja arah turis berjalan kemana haha

      Reply
      • Delvia

        ohh iyaiya, terus mau tanya lagi..
        abis dari Nami Island ke Express bus terminal Stasion exit 8-1 gimana caranya? ikutin rute pas datang/ terus tiket kapal bayar lagi ? :confused:

        Reply
        • Frenky Post author

          Yang pasti dari Nami Island nya cari stasiun subway terdekat antara Gapyeong Station / Cheongpyeong Station, dari situ tinggal cari rute deh ke Express Bus Terminal Station, gw kaga inget rute nya karena pake aplikasi “Metroid HD” ya, tinggal ikutin aja arah nya.

          Reply
          • Delvia

            ohh oke deh, last question nh ko frenkey ..
            di hari pertama, kan ada beli T-Money Card & Isi 50.000 Won, itu dipake utk naik Subway selama 11 hari dikorea kan ? klo utk shuttle bus bisa juga ?
            dan pengisian 50.000 Won selama 11 hari disana cukup ga atau kelebihan/kekurangan??
            thanks ya ..
            :cheer:

            Reply
            • Frenky Post author

              Shuttle bus di sini maksud nya transportasi bus umum kan ya? Bukan macam Gapyeong Tour Bus gitu? kalau iya, bisa di pakai juga TMoney nya buat Bus Umum.

              Kelebihan banyak ya, seharus nya 30.000 Won juga udah cukup, akhir nya waktu itu gw habisin saldo dengan buat bayar belanjaan aja di minimarket, daripada sisa banyak saldo T-Money nya :)

              Reply
    • Frenky Post author

      Hi Atika,

      Waktu itu engga lihat detail harga setiap gembok ya ( banyak variasi nya ), cuma ada lihat versi gembok yang ukuran nya sedang, kalau di Jakarta biasa di jual sekitar 20-30ribuan, waktu di sana di jual sekitar 5.000 – 7.000 Won

      Reply
  8. rianty

    Hai mas frenky,blog nya keren!!! Sy jg mau rencana ke korea tp bingung mau yg paket tour apa ala backpacker gt tp takut hilang nanti disana hehehe,kira2 total biaya berapa ya mas kesana ? Andaikan ada yg mau backpackeran bareng mungkn biaya lbh hemat ngarep

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Rianty,

      Kalau tour ala backpack ( lumayan terjangkau harga nya ) bisa coba main ke instagram ( Instagram Backpacker Korea ) lagi hits itu tour :)

      Kalau mau lebih murah jelas pergi sendiri ya, acara nyasar mah biasa terjadi tapi bisa di minimalkan kalau rencana dan persiapan nya sudah detail sebelum berangkat.

      Untuk pengalaman saya sendiri habis total berapa bisa di baca di sini ya http://frenkeyblog.com/pengalaman-travelling-keliling-korea-selatan/ By the way, di post itu ada komentar dari “Tria” nama nya, lagi cari teman backpack ( jalan sendiri ) juga tahun ini, contact orang nya langsung aja ya by email / Whatsapp.

      Reply
  9. henny

    Hi Franky, Suka banget bacanya.. lengkap dan mudah dimengerti.. cm karena quick read mgkn ada yg miss. aku ada 3 pertanyaan niey :
    1. Untuk penyewaan hanbok yg free itu selalu free ato kebetulan pas kamu datang aja? hehe.. sapa tau lg hoki.
    2. Diatas ada note lebih baik beli tiket 10,000won ke 4 tempat. apa kamu beli ato ga? Soalnya diperhitungan akhir ga dimasukin. Ato klo foto2 di depan aja like what you did itu free juga? hahaa..
    3. Terakhir niey yg tiket observasi di N tower itu b2 dapet paket harga lebih murah klo misal b5 apa bisa lebih murah lagi? haahaha..
    Thank you so much in advance yaaa..

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Henny,

      1. Selalu free untuk yang di Deoksugung Palace ini. Di Gyeongbokgung Palace juga ada penyewaan Hanbok gratis, dan ada juga versi berbayar, yang berbayar Hanbok nya lebih bagus dan di kasi aksesoris rambut juga :)

      2. Saya beli pas di Gyeongbokgung Palace tiket 10 ribu won nya karena itu Palace pertama yang saya kunjungi ( Hari ke 3 http://frenkeyblog.com/gyeongbokgung-palace-cheonggyecheon-stream-gwanghwamun-square/ ), itu yang di foto udah masuk gerbang nya hehehe… kecuali foto pertama banget yang cuma sama penjaga nya, itu masih di area luar gerbang ( gratis kalau mau foto ).

      3. Wah sayang nya cuma ada paket combo ber-2 ya ( Tiket + Soft Drink + Popcorn ) karena ini emang tempat buat couple sih :yeah: , harga tiket observasi di Namsan Tower nya sendiri 9.000 Won / orang kalau engga beli paket combo ya.

      Reply
  10. Hanik Proboningtyas

    Asyikk banget baca blog nya dan kalimatnya mudah di mengerti
    Rencana pertengahan April 2016 nanti mau ke Seoul dan mampir ke Mt. Soerak, bagaimana jalur trekingnya mudah, sedang atau sulit ? dan berapa lama trekingnya hingga sampai puncak ?
    Terima kasih

    Reply
  11. lydia

    Penulisannya enak bgt buat dibaca detail gitu.. mau nanya buat tau arah2 naik turun subwaynya gampang dimengerti ga di korea?

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Lydia,

      Terima kasih buat pujian nya :)

      Kalau subway gampang di mengerti karena petunjuk arah nya dalam 2 bahasa dan juga setiap berhenti di stasiun selalu ada pemberitahuan dalam 2 bahasa ( korea dan inggris ).

      Reply
  12. Sylvia

    Hai frenky! Enjoy bgt bca pengalaman kamu di korea. :yeah:

    Btw, dr td pnasaran bahasa apa yg digunakan klo komunikasi dngn org lokal. Secara inggris mrka kurang bagus. (Kbnykan ntn reality show) Apa lg klo mau pesan makanan menu tulisan hangul semua. Btw thanks sharing pengalaman ny. :good:
    Baca blog uda kaya baca novel detail bgt hahaha

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Sylvia,

      Senang juga baca pujian dari kamu :cheer:

      Untuk komunikasi orang lokal misal beli makan, biasa nya ada menu inggris atau engga ada gambar nya di menu nya jadi tinggal tunjuk aja deh. Kalau misal nanya jalan, cari anak muda, pengalaman sih mereka bisa bantu jawab kalau buat sekedar jelasin arah jalan.

      Tapi peran bahasa “tubuh” sangat berguna banget kalau mau nanya-nanya hahaha…

      Reply
    • Frenky Post author

      Hi Agnes,

      Tergantung kamu datang autumn nya jelang winter atau engga ya, kalau saya di pertengahan oktober – akhir oktober kurang lebih suhu siang nya sekitar 16 C, kalau malam sekitar 10 C.

      Untuk wifi bisa mengharapkan wifi gratis di penginapan atau tempat-tempat wisata, kalau mau sewa pocket wifi, bisa di coba di link ini http://pocketwifikorea.com/

      Reply
    • Frenky Post author

      Hi Ufiq,

      Terima kasih juga udah mampir ya, di tunggu cerita autumn trip nya nanti di blog nya ya, harus lebih seru dari ya cerita nya!

      Kebetulan waktu itu saya ke Korea juga pas autumn :cheer:

      Reply
  13. Rachma Indah Lestari

    Makasi ya udah sharing cerita perjalananmu ke Korea :D
    Mana lucu lagi pake emoticonnya.
    Btw, museum Teddy Bear nya berarti udah ga ada ya di N Seoul Tower? ><
    Padahal ngarep buat ke situ juga.
    Hiks

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi Rachma, Makasih juga udah mau mampir ke blog gw ya :cheer:

      Iya sudah engga ada nih, kalau mau harus ke Pulau Jeju dulu :wait:

      Nanti mampir ke Jeju aja ketika datang ke Korea :ahaaah:

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: