Cara, Syarat dan Pengalaman Mengurus Visa Jepang

Pengalaman membuat Visa Jepang ini merupakan pengalaman kedua gue dalam mengurus Visa di kedutaan langsung setelah Visa Korea Selatan ( Cara, Tips dan Pengalaman Membuat Visa Korea Selatan ) dan proses pembuatan Visa Jepang ini pun cukup mudah dan tidak susah, hanya butuh sedikit usaha saja :star:

Pada post ini, gue akan coba sharing cara membuat Visa Jepang dengan Passport Biasa ( Bukan E-Passport ) berdasarkan pengalaman pribadi untuk trip ke Jepang pada musim panas 2015 selama 10 hari :senang:

UPDATE 01 DESEMBER 2017

Terdapat update dari kedutaan Jepang terkait Visa Waiver ( Bebas Visa Jepang dengan E-Passport ), selengkap nya dapat di baca pengumuman nya di link berikut http://www.id.emb-japan.go.jp/info17_08_visawaiver.html

* * * * *

UPDATE 01 SEPTEMBER 2017

Japan Visa Application Centre di Lantai 4 - Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan

Japan Visa Application Centre di Lantai 4 – Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan

Sesuai dengan berita di website kedutaan Jepang ( http://www.id.emb-japan.go.jp/news17_15.html ) maka per tanggal 15 September 2017 semua proses pengajuan Visa Jepang ( Visa Sticker ) untuk wilayah Yurisdiksi ( Wilayah Kerja )

Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung

akan di lakukan melalui “Japan Visa Application Centre” yang beralamat di Lotte Shopping Avenue 4F, Unit No.33 Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5, Jakarta Selatan

Catatan :

1. Biaya Logistik* yang akan dikenakan untuk Aplikasi Visa Jepang dan Registrasi Bebas Visa E-Paspor di JVAC per paspor sebagai berikut :

  • Aplikasi Visa Rp 155.000
  • Registrasi Bebas Visa Rp 115.000
  • Setiap aplikan akan diminta untuk membayar biaya visa ditambah dengan biaya logistik ini.
  • Jadi biaya aplikasi Visa Jepang Single Entry per 15 September 2017 adalah 370 ribu + 155 ribu = 525 ribu

2. Pada dasarnya, mulai 15 September 2017 Kedutaan Besar Jepang tidak menerima lagi aplikasi pengajuan visa kecuali untuk pengajuan aplikasi visa sebagai berikut :

  • Registrasi Bebas Visa E-Paspor ( Boleh diajukan di Kedubes Jepang atau JVAC )
  • Visa Diplomatik dan Visa Dinas (Hanya di Kedubes Jepang)
  • Transfer Visa dari paspor lama ke paspor baru (Hanya di Kedubes Jepang)
  • Penerbitan visa yang berkaitan dengan masalah darurat kemanusiaan.

3. Info selengkap nya, bisa di baca di link berikut ( http://www.vfsglobal.com/japan/indonesia/English/ )

* * * * *

Visa Jepang

Visa Jepang

Karena gue gagal mendapatkan E-Passport pada saat mencoba perpanjang Paspor di Maret 2015 lalu ( Perpanjang Paspor di Imigrasi Jakarta Pusat ), akhir nya gue pun mengurus Visa Jepang dengan menggunakan Paspor Biasa 48 halaman dan menyiapkan syarat-syarat yang wajib di siapkan oleh Kedutaan Jepang.

Persyaratan mengurus Visa Jepang dapat di lihat langsung pada Website Kedutaan Jepang

Kemudian karena tujuan gue datang ke Jepang sebagai Turis yang ingin berwisata maka pilihan yang di gunakan adalah point nomor 4. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Wisata dengan Biaya Sendiri

  • Paspor
  • Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram)Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
  • Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa)
  • Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang)
  • Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
  • Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu)
  • Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:
    Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya
    * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya).

Perhatian:

  • Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 – 8 sebelum diserahkan di loket.
  • Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
    • Pemohon adalah karyawan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Indonesia.
    • Pemohon adalah karyawan BUMN.
    • Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang.
    • Pemohon adalah karyawan dari perusahaan joint venture Indonesia – Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang.
    • Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah.
    • Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudah go-international; atlit yang sudah diakui ; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta.
  • Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang.
  • Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.

* * * * *

A. Pendaftaran dan Pengambilan Visa

  • Pengajuan Aplikasi Visa : 08.30 ~ 12.00
  • Pengambilan Visa : 13.30 ~ 15.00
  • Hari Kerja :  Senin – Jumat ( kecuali pada hari libur nasional dan libur Kedutaan ).
  • Tanggal libur kedutaan bisa di cek pada link berikut : Hari Libur Kedutaan Jepang di Indonesia
  • Proses pembuatan visa : Minimal 4 (empat) hari kerja
  • Permohonan Visa hanya akan diproses di Konsulat yang sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing, acuan nya berdasarkan domisili yang tertera di KTP. Sebagai contoh misal tempat tinggal sementara di Jakarta karena untuk mencari nafkah, tetapi alamat pada KTP domisili nya di Jawa Timur, maka pengajuan Visa harus di lakukan di kantor konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, tidak bisa di Kantor Kedutaan Jepang di Jakarta.
  • Untuk melihat wilayah pembagian kantor konsulat Jepang di Indonesia sesuai wilayah di KTP dapat di cek : Wilayah Yurisdiksi Kantor Konsulat Jepang
  • Semua dokumen harus di serahkan menggunakan kertas A4 ( tidak boleh menggunakan ukuran kertas lain )

B. Biaya Pembuatan Visa ( Per 01-April-2017 )

  • Visa Single Entry : Rp. 330.000     370.000
  • Visa Multiple Entry : Rp. 660.000     740.000
  • Visa Transit : Rp. 80.000     90.000
  • Visa Single Entry untuk Mahasiswa S1 : GRATIS ASAL menyerahkan surat keterangan kampus menyatakan masih aktif sebagai Mahasiswa S1

* * * * *

Berikut detail persiapan dokumen yang gue siapkan sebelum datang ke Kedutaan Jepang :

  • Paspor
  • Formulir permohonan visa. [download (PDF)] Untuk cara pengisian nya dapat mengacu pada gambar di bawah dan setiap pertanyaan yang tidak ada jawaban nya ditulis dengan “NONE”
Pengisian Formulir Visa Jepang. Klik untuk Perbesar

Pengisian Formulir Visa Jepang. Klik untuk Perbesar

  • Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram). Background yang di gunakan warna putih.
  • Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
  • Surat Keterangan Bekerja. Surat Keterangan Kerja harus dalam Bahasa Inggris, mempunyai kop surat perusahaan pada header dan cap perusahaan. Karena status gue adalah karyawan swasta, maka surat ini tinggal minta ke HRD
  • Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang). Lampirkan E-Ticket yang anda punya.
  • Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang). Berikut contoh Itinerary yang gue lampirkan saat itu
Contoh Itinerary Visa Jepang, Klik untuk Perbesar

Contoh Itinerary Visa Jepang, Klik untuk Perbesar

  • Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu). Di sini gue melampirkan Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir. Lampirkan fotokopi buku tabungan halaman depan yang berisi identitas dan mutasi rekening 3 bulan terakhir, kalau mau lebih lengkap lampirkan Surat Referensi Asli dari Bank.
  • Bukti pemesanan penginapan. Bisa melampirkan print out dari BOOKING[dot]COM sebagai bukti telah menyewa penginapan.

* * * * *

Lokasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

Lokasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

Karena semua dokumen untuk syarat Visa Jepang sudah siap dan domisili KTP gue di Jakarta, maka pada tanggal 12-Mei-2015 gue pun berangkat ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang beralamat di jalan M.H. Thamrin No. 24 lokasi nya persis sebelah Plaza Indonesia. Karena di Kedutaan Jepang tidak ada parkir mobil / motor untuk tamu, jadi gue pun parkir kendaraan di Plaza Indonesia, untuk motor bisa parkir di sekitaran Jalan Kebon Kacang. Jangan lupa sebelum datang ke Kedutaan Jepang, cek dulu apakah hari itu ada libur khusus Kedutaan karena ada event tertentu.

Pukul 10.00 gue sampai di depan Kedutaan Besar Jepang, pas masuk gerbang tuker identitas diri terlebih dulu di pos security. Lalu masuk ke ruang utama, ambil nomor antrian pada sebuah mesin. Di sini mesin antri nya ada 2, yang 1 untuk nomor antrian Visa Jepang umum dan yang 1 nomor antrian untuk Daftar Bebas Visa Jepang dengan E-Passport.

Begitu nomor antrian di panggil, gue pun menyerahkan dokumen yang telah di siapkan dan berurutan dari nomor 2-8. Dan tanpa di tanya apapun tentang kelengkapan dokumen, kemudian petugas menyerahkan selembar kertas bukti penyerahan dokumen untuk di isi nama, nomor passport dan nomor kontak yang dapat di hubungi. Dan akhir nya di berikan penjelasan Paspor dapat di ambil kembali pada tanggal 18-Mei-2015 ( 4 hari kerja ).

Bukti Penyerahan Dokumen untuk Visa Jepang

Bukti Penyerahan Dokumen untuk Visa Jepang

Pada tanggal 18-Mei-2015, dengan bantuan teman trip yang akan pergi ke Jepang bersama nanti, gue pun meminta tolong dia untuk di ambilkan Paspor kepunyaan gue karena faktor jam pengambilan dan tempat kerja gue yang cukup jauh dari lokasi Kedutaan Jepang.

Tanpa surat kuasa, hanya bermodalkan kertas yang di serahkan petugas Kedutaan Jepang, akhir nya Paspor gue sukses di ambil oleh teman trip gue dan di dalam nya sudah tertempel sticker Visa Jepang untuk ijin tinggal 15 hari dan masa berlaku 90 hari :cheer:

* * * * *

Berikut Question ( Q ) dan Answer ( A ) yang sekira-nya mungkin jadi pertanyaan buat kita yang akan mengajukan Visa Jepang

Q : Apakah wajib melampirkan bukti pemesanan penginapan untuk apply Visa Jepang ?

A : Sebenar nya tidak ada keharusan dari persyaratan yang terlampir, tapi untuk lebih menyakinkan kedutaan Jepang terutama untuk bagian dokumen perjalanan, jadi sangat di sarankan melampirkan bukti booking penginapan, bisa di pakai dari situs BOOKING[dot]COM



Booking.com

Q : Pembuatan dan Pengambilan Visa Jepang dapat di wakilkan ?

A :  Pada prinsipnya pengajuan permohonan visa dilakukan oleh Pemohon langsung di loket visa. Namun, pengajuan permohonan visa oleh grup atau perusahaan seperti tercantum di bawah ini bisa diwakilkan (oleh staf dari kantor tempat pemohon bekerja dan/atau keluarga):

  • Anak berusia di bawah 16 tahun, orang berusia lebih dari 60 tahun atau orang dengan keterbelakangan fisik,
  • Pemohon dengan paspor diplomat atau dinas dengan tujuan kunjungan dinas,
  • Pemohon yang mengajukan permohonan visa melalui biro perjalanan yang sudah disetujui oleh kantor Konsulat Jenderal Jepang.

Staf dari kantor pemohon bekerja dan/atau keluarga harus melampirkan :

  • Surat tugas dari kantor dan foto copy KTP messenger; atau
  • Foto copy bukti hubungan keluarga

 

Q : Kapan waktu yang tepat membuat Visa Jepang untuk visa turis ?

A : Karena kebijakan dari kedutaan untuk Single Visa ( Turis ) diberikan waktu hingga 90 hari sejak Visa jadi, maka pembuatan visa paling lama ( disarankan ) 1 bulan sebelum keberangkatan karena sedang high season dan persyaratan tidak lengkap, biasa nya pengurusan dari kedutaan akan memakan waktu lebih lama dari biasa nya, sedangkan waktu submit Visa paling cepat ( disarankan ) 2 bulan sebelum keberangkatan.

 

Q : Belum pernah ke luar negri sama sekali nih jadi passport nya masih kosong sama cap, bisa tembus ga ya visa turis nya ?

A : Berdasarkan pengalaman pribadi, ketika apply Visa Jepang ini, paspor gue benar-benar masih baru banget tanpa ada history travelling sama sekali, maka masalah paspor kosong ini tidak perlu di khawatirkan, yang penting dokumen lengkap!

 

Q : Saldo di tabungan bank bikin galau nih, kebetulan lagi banyak pengeluaran akhir-akhir ini, gimana tuh ?

A : Baik nya saldo di tabungan bank di jaga dulu selama 3 bulan terakhir sebelum pengajuan visa, menurut gue aman nya itu pakai rumus harian Rp 1.500.000 x ( Lama Tinggal ) = Saldo Tabungan yang mengendap

 

Q : Apa keuntungan apply Visa Jepang Biasa di bandingkan Visa Waiver Jepang dengan E-Passport?

A : Buat anda yang mau tinggal di Jepang lebih dari 15 hari, maka di haruskan masuk menggunakan Visa Jepang Biasa karena Visa Waiver Jepang durasi tinggal maksimal 15 hari per kedatangan. Selain itu Visa Jepang Biasa yang masih berlaku dapat di gunakan untuk masuk ke Taiwan tanpa perlu mendaftar Visa Taiwan ( hanya cukup registrasi online saja ) :info:

 

Q : Kalau kerja sebagai seller online shop / wiraswasta , gimana tuh Surat Keterangan Kerja buat syarat Visa Jepang nya ?

A : Bisa di contoh pembuatan nya seperti gambar di bawah! Note : Jangan minta di kirimkan softcopy nya, jiplak aja manual kira-kira model nya seperti di gambar.

Contoh Surat Keterangan Kerja Wiraswasta atau Online Shop untuk Visa

Contoh Surat Keterangan Kerja Wiraswasta atau Online Shop untuk Visa

 

Q : Kalau orang tua / kakak kandung jadi penjamin biaya untuk pembuatan Visa Jepang ini, gimana tuh ?

A : Bisa di contoh pembuatan surat keterangan jaminan nya seperti gambar di bawah, pada contoh surat ini John Cena berperan sebagai penjamin ibu dan adik nya yang akan melakukan trip ke Jepang. Sebagai bukti keuangan dan penjamin trip ini, John Cena melampirkan mutasi rekening 3 bulan terakhir nya.

Note : Jangan minta di kirimkan softcopy nya, jiplak aja manual kira-kira model nya seperti di gambar.

Buat Visa Jepang - Surat Jaminan Keluarga

Buat Visa Jepang – Surat Jaminan Keluarga

* * * * *

Demikian lah pengalaman gue dalam membuat Visa Jepang, apabila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk bertanya lewat komentar pada post ini :)

715 thoughts on “Cara, Syarat dan Pengalaman Mengurus Visa Jepang

  1. Allan

    Bang Frenky, mau tanya dong. Apa benar kalo kita mau apply visa Jepang, tabungan kita atau rekening koranny menunjukkan saldo sbesar 30 juta baru approved?

    Reply
  2. Angel

    hai.. thanks banget infonya soal apply visa jepang ini ya. bermanfaat banget.
    mau tanya-tanya dikit dong. dibagian aplikasi form-nya ada field “Guarantor of reference in Japan”
    itu harus diisi gak ya?
    kurang paham bagian situnya sih.
    kalau harus diisi, saya isinya apa ya? karena saya gak punya penjamin di Jepang, dan kebetulan saya trip ke sana emang bikin itinerary sendiri. gak lewat agen.
    mohon pencerahannya.
    thankyou

    Reply
  3. Rina

    Halo ka,terima kasih atas infonya.dari ulasan yang kaka sampaikan,apply mandiri tidak mengalami kendala selama dokumen persyaratan sesuai.saya freelancer berencana apply visa kunjungan keluarga dengan biaya ditanggung pengundang.sedikit parno ketika mendapat info dari sebuah agen yang mengatakan kalau apply mandiri akan banyak diwawancarai,prosesnya rumit,blablabla.terbersit untuk mengurungkan niat apply mandiri.tp setelah membaca tulisan kaka menjadi tercerahkan.bocoran dong ka,sesi wawancara spt apa?trims ka

    Reply
    • Frenky Post author

      Setau saya visa jepang ga ada proses interview gini deh, kalau pun ada, paling cuma di tanya kerjaan sama ke jepang mau ngapain, gitu aja.

      Reply
  4. reza

    bang ane mau tanya,kan ane masih mahasiswa aktif S1 itu surat keterangan aktif kuliahnya harus berbahasa inggris atau bahasa indonesia ya? terus kalo saldo mengendap di rekening sekitar 1,000,000 x lama tinggal apakah itu aman?

    Reply
    • Frenky Post author

      bhs indo atau inggris sama aja. Kalau mhasiswa aktif, saldo ga usah gede2, slow aja, kemungkinan besar pasti approve sih.

      Reply
  5. Christina

    Hallo
    Saya mau tanya untuk bukti pemesanan hotel yang dilampirkan untuk visa, kalau semisal saya mau apply tanpa booking hotel bagaimana? Karena rencana saya booking di airbnb tetapi kebanyakan pemilik tidak mau dibooking skrng
    Terima kasih

    Reply
    • Frenky Post author

      Kemungkinan sih ditolak sama petugas nya ketika penyerahan dokumen. Booking aja dulu di booking[dot]com nanti di cancel lagi habis visa nya approve.

      Reply
  6. Mario

    Permisi mas, kalo saya berencana ke jepang sekeluarga ( total 5 orang ) dimana yg bekerja hanya 3 orang dan 2 lagi masih kuliah, apakah perlu membuat visa untuk masing2 atau dapat membuat visa untuk sekeluarga langsung ? Kalo perlu dibikin masing2, apakah dapat diwakilkan melalui 1 orang saja ?

    Terima kasih.

    Reply
  7. Fauzia karina

    Halo, kak. Saya mau tanya. Apakah untuk pembuatan visa jepang perlu sponsor WN jepang/ WNI yang tinggal di Jepang? Terima kasih kak

    Reply
  8. Silvester

    Kalo saya stay dikupang dan KTP saya domisili dikupang, dimana yg tepat untuk apply visa jepang?? Soalnya saya msh Pake paspor biasa

    Reply
  9. Ayu

    Maaf saya mau tanya.,
    Saya juga buat travel gitu., tp belum ada Surat izin usaha.,
    Papa saya ketua yayasan sekolah islam
    Dan mama pns., adik msh mahasiswi.,
    Nah mau buat surat Keterangan apakah kami harus 1 per 1
    Ataukah boleh bapak saya sebagai penjamin kami semua ?
    Tulis surat keterangan nya gimana ya.,?
    Dari yayasan ya ?
    Mohon sekali infonya krn besok senin saya mau masukan berkasnya huhu

    Reply
    • Frenky Post author

      Papa nya aj yang jadi penjamin ya, tulis surat keterangan nya ketik sendiri aja, terus ayah nya lampirkan rekening tabungan nya ya.

      Reply
  10. Han Kurniawan

    Kak kalau saya masih pelajar sma kelas 2 . Itu perlu surat keterangan pelajar gak dan itu suratnya aoa harus bahasa inggris ga boleh bahasa indonesia?

    Reply
  11. Siska

    Pak, permisi Tanya pada form pengajuan visa terdapat pertanyaan dibawah:
    Guarantor or reference in Japan(Please provide details of the guarantor or the person to be visited in Japan)
    Diisi apa/siapa yah? kalau kita turis kan ga kenal siapa2 disana.

    Lalu kalau saya pergi bulan Juni, kira-kira pengajuan visa pas nya bulan apa ya Pak?

    Terima kasih

    Reply
  12. Anggit

    Halo kak, capek jg ya baca komen2 selama 2017.. btw, terimakasih ya infonya beserta contoh2 surat.. tapi masih ada yg mau saya tanyakan, semoga berkenan utk menjawabnya.

    1. Saya PNS, suami pegawai daerah. Rencananya, yg bikin surat keterangan kerja saya aja, soalnya agak ribet kalo kantor suami. Tapi utk bukti finansial, pakai rekening atas nama suami. Jd suami gak melampirkan surat keterangan kerja, modal rekening belasan juta aja, dan poin ke-8. Apakah akan ada masalah jika seperti ini?
    2. Di rekening tsb ada deposito yg akan cair pertengahan bulan januari ini. Apakah perlu minta surat keterangan bank perihal deposito tsb? Takutnya dicurigai tiba2 saldonya jd bengkak.

    Terimakasih sebelumnya..

    Reply
  13. Ocha

    :hi: mas, kakak saya pernah blacklist japan 17 thn yg lalu… menurut hukumny kn waktu blacklist cm 5 thn setelahny bs masuk japan lagi y…, pertanyaan saya… saya ingin undang kakak saya liburan k japan & saya d japan memiliki visa menikah dengan warga negara japan..lebih baik kakak saya apply visa tourist atau visa undangan keluarga saja y? Terimakasih jawabannya.

    Reply
    • Frenky Post author

      Kalau dah kena blacklist gini kaya nya sama aja jatuh nya buat dapetin visa ulang nih, tapi klo saya sih mending apply visa turis biar praktis persyaratan nya.

      Reply

Leave a Reply to Irene Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: