Cara, Syarat dan Pengalaman Mengurus Visa Jepang

Pengalaman membuat Visa Jepang ini merupakan pengalaman kedua gue dalam mengurus Visa di kedutaan langsung setelah Visa Korea Selatan ( Cara, Tips dan Pengalaman Membuat Visa Korea Selatan ) dan proses pembuatan Visa Jepang ini pun cukup mudah dan tidak susah, hanya butuh sedikit usaha saja :star:

Pada post ini, gue akan coba sharing cara membuat Visa Jepang dengan Passport Biasa ( Bukan E-Passport ) berdasarkan pengalaman pribadi untuk trip ke Jepang pada musim panas 2015 selama 10 hari :senang:

* * * * *

Visa Jepang

Visa Jepang

Karena gue gagal mendapatkan E-Passport pada saat mencoba perpanjang Paspor di Maret 2015 lalu ( Perpanjang Paspor di Imigrasi Jakarta Pusat ), akhir nya gue pun mengurus Visa Jepang dengan menggunakan Paspor Biasa 48 halaman dan menyiapkan syarat-syarat yang wajib di siapkan oleh Kedutaan Jepang.

Persyaratan mengurus Visa Jepang dapat di lihat langsung pada Website Kedutaan Jepang

Kemudian karena tujuan gue datang ke Jepang sebagai Turis yang ingin berwisata maka pilihan yang di gunakan adalah point nomor 4. Visa Kunjungan Sementara untuk Kunjungan Wisata dengan Biaya Sendiri

  • Paspor
  • Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram)Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
  • Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa)
  • Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang)
  • Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)
  • Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu)
  • Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan:
    Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya
    * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya).

Perhatian:

  • Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 – 8 sebelum diserahkan di loket.
  • Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
    • Pemohon adalah karyawan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Indonesia.
    • Pemohon adalah karyawan BUMN.
    • Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang.
    • Pemohon adalah karyawan dari perusahaan joint venture Indonesia – Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang.
    • Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah.
    • Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudah go-international; atlit yang sudah diakui ; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta.
  • Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang.
  • Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.

* * * * *

A. Pendaftaran dan Pengambilan Visa

  • Pengajuan Aplikasi Visa : 08.30 ~ 12.00
  • Pengambilan Visa : 13.30 ~ 15.00
  • Hari Kerja :  Senin – Jumat ( kecuali pada hari libur nasional dan libur Kedutaan ).
  • Tanggal libur kedutaan bisa di cek pada link berikut : Hari Libur Kedutaan Jepang di Indonesia
  • Proses pembuatan visa : Minimal 4 (empat) hari kerja
  • Permohonan Visa hanya akan diproses di Konsulat yang sesuai dengan wilayah yurisdiksi masing-masing, acuan nya berdasarkan domisili yang tertera di KTP. Sebagai contoh misal tempat tinggal sementara di Jakarta karena untuk mencari nafkah, tetapi alamat pada KTP domisili nya di Jawa Timur, maka pengajuan Visa harus di lakukan di kantor konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, tidak bisa di Kantor Kedutaan Jepang di Jakarta.
  • Untuk melihat wilayah pembagian kantor konsulat Jepang di Indonesia sesuai wilayah di KTP dapat di cek : Wilayah Yurisdiksi Kantor Konsulat Jepang

B. Biaya Pembuatan Visa ( Per 01-April-2015 )

  • Visa Single Entry : Rp. 330.000,-
  • Visa Multiple Entry : Rp. 660.000,-
  • Visa Transit : Rp. 80.000,-

* * * * *

Berikut detail persiapan dokumen yang gue siapkan sebelum datang ke Kedutaan Jepang :

  • Paspor
  • Formulir permohonan visa. [download (PDF)] Untuk cara pengisian nya dapat mengacu pada gambar di bawah dan setiap pertanyaan yang tidak ada jawaban nya ditulis dengan “NONE”
Pengisian Formulir Visa Jepang. Klik untuk Perbesar

Pengisian Formulir Visa Jepang. Klik untuk Perbesar

  • Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram). Background yang di gunakan warna putih.
  • Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili)
  • Surat Keterangan Bekerja. Surat Keterangan Kerja harus dalam Bahasa Inggris, mempunyai kop surat perusahaan pada header dan cap perusahaan. Karena status gue adalah karyawan swasta, maka surat ini tinggal minta ke HRD
  • Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang). Lampirkan E-Ticket yang anda punya.
  • Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang). Berikut contoh Itinerary yang gue lampirkan saat itu
Contoh Itinerary Visa Jepang, Klik untuk Perbesar

Contoh Itinerary Visa Jepang, Klik untuk Perbesar

  • Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu). Di sini gue melampirkan Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir. Lampirkan fotokopi buku tabungan halaman depan yang berisi identitas dan mutasi rekening 3 bulan terakhir, kalau mau lebih lengkap lampirkan Surat Referensi Asli dari Bank.
  • Bukti pemesanan penginapan. Bisa melampirkan print out dari BOOKING.COM atau AGODA.COM sebagai bukti telah menyewa penginapan.

* * * * *

Lokasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

Lokasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

Karena semua dokumen untuk syarat Visa Jepang sudah siap dan domisili KTP gue di Jakarta, maka pada tanggal 12-Mei-2015 gue pun berangkat ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang beralamat di jalan M.H. Thamrin No. 24 lokasi nya persis sebelah Plaza Indonesia. Karena di Kedutaan Jepang tidak ada parkir mobil / motor untuk tamu, jadi gue pun parkir kendaraan di Plaza Indonesia, untuk motor bisa parkir di sekitaran Jalan Kebon Kacang. Jangan lupa sebelum datang ke Kedutaan Jepang, cek dulu apakah hari itu ada libur khusus Kedutaan karena ada event tertentu.

Pukul 10.00 gue sampai di depan Kedutaan Besar Jepang, pas masuk gerbang tuker identitas diri terlebih dulu di pos security. Lalu masuk ke ruang utama, ambil nomor antrian pada sebuah mesin. Di sini mesin antri nya ada 2, yang 1 untuk nomor antrian Visa Jepang umum dan yang 1 nomor antrian untuk Daftar Bebas Visa Jepang dengan E-Passport.

Begitu nomor antrian di panggil, gue pun menyerahkan dokumen yang telah di siapkan dan berurutan dari nomor 2-8. Dan tanpa di tanya apapun tentang kelengkapan dokumen, kemudian petugas menyerahkan selembar kertas bukti penyerahan dokumen untuk di isi nama, nomor passport dan nomor kontak yang dapat di hubungi. Dan akhir nya di berikan penjelasan Paspor dapat di ambil kembali pada tanggal 18-Mei-2015 ( 4 hari kerja ).

Bukti Penyerahan Dokumen untuk Visa Jepang

Bukti Penyerahan Dokumen untuk Visa Jepang

Pada tanggal 18-Mei-2015, dengan bantuan teman trip yang akan pergi ke Jepang bersama nanti, gue pun meminta tolong dia untuk di ambilkan Paspor kepunyaan gue karena faktor jam pengambilan dan tempat kerja gue yang cukup jauh dari lokasi Kedutaan Jepang.

Tanpa surat kuasa, hanya bermodalkan kertas yang di serahkan petugas Kedutaan Jepang, akhir nya Paspor gue sukses di ambil oleh teman trip gue dan di dalam nya sudah tertempel sticker Visa Jepang untuk ijin tinggal 15 hari dan masa berlaku 90 hari :cheer:

* * * * *

Berikut Question ( Q ) dan Answer ( A ) yang sekira-nya mungkin jadi pertanyaan buat kita yang akan mengajukan Visa Jepang

Q : Apakah wajib melampirkan bukti pemesanan penginapan untuk apply Visa Jepang ?

A : Sebenar nya tidak ada keharusan dari persyaratan yang terlampir, tapi untuk lebih menyakinkan kedutaan Jepang terutama untuk bagian dokumen perjalanan, jadi sangat di sarankan melampirkan bukti booking penginapan, bisa di pakai dari situs BOOKING.COM atau AGODA.COM



Booking.com

Q : Pembuatan dan Pengambilan Visa Jepang dapat di wakilkan ?

A :  Pada prinsipnya pengajuan permohonan visa dilakukan oleh Pemohon langsung di loket visa. Namun, pengajuan permohonan visa oleh grup atau perusahaan seperti tercantum di bawah ini bisa diwakilkan (oleh staf dari kantor tempat pemohon bekerja dan/atau keluarga):

  • Anak berusia di bawah 16 tahun, orang berusia lebih dari 60 tahun atau orang dengan keterbelakangan fisik,
  • Pemohon dengan paspor diplomat atau dinas dengan tujuan kunjungan dinas,
  • Pemohon yang mengajukan permohonan visa melalui biro perjalanan yang sudah disetujui oleh kantor Konsulat Jenderal Jepang.

Staf dari kantor pemohon bekerja dan/atau keluarga harus melampirkan :

  • Surat tugas dari kantor dan foto copy KTP messenger; atau
  • Foto copy bukti hubungan keluarga

 

Q : Kapan waktu yang tepat membuat Visa Jepang untuk visa turis ?

A : Karena kebijakan dari kedutaan untuk Single Visa ( Turis ) diberikan waktu hingga 90 hari sejak Visa jadi, maka pembuatan visa paling lama ( disarankan ) 1 bulan sebelum keberangkatan karena sedang high season dan persyaratan tidak lengkap, biasa nya pengurusan dari kedutaan akan memakan waktu lebih lama dari biasa nya, sedangkan waktu submit Visa paling cepat ( disarankan ) 2 bulan sebelum keberangkatan.

 

Q : Belum pernah ke luar negri sama sekali nih jadi passport nya masih kosong sama cap, bisa tembus ga ya visa turis nya ?

A : Berdasarkan pengalaman pribadi, ketika apply Visa Jepang ini, paspor gue benar-benar masih baru banget tanpa ada history travelling sama sekali, maka masalah paspor kosong ini tidak perlu di khawatirkan, yang penting dokumen lengkap!

 

Q : Saldo di tabungan bank bikin galau nih, kebetulan lagi banyak pengeluaran akhir-akhir ini, gimana tuh ?

A : Baik nya saldo di tabungan bank di jaga dulu selama 3 bulan terakhir sebelum pengajuan visa, menurut gue aman nya itu pakai rumus harian Rp 1.500.000 x ( Lama Tinggal ) = Saldo Tabungan yang mengendap

 

Q : Apa keuntungan apply Visa Jepang Biasa di bandingkan Visa Waiver Jepang dengan E-Passport?

A : Buat anda yang mau tinggal di Jepang lebih dari 15 hari, maka di haruskan masuk menggunakan Visa Jepang Biasa karena Visa Waiver Jepang durasi tinggal maksimal 15 hari per kedatangan. Selain itu Visa Jepang Biasa yang masih berlaku dapat di gunakan untuk masuk ke Taiwan tanpa perlu mendaftar Visa Taiwan ( hanya cukup registrasi online saja ) :info:

 

Q : Kalau kerja sebagai seller online shop / wiraswasta , gimana tuh Surat Keterangan Kerja buat syarat Visa Jepang nya ?

A : Bisa di contoh pembuatan nya seperti gambar di bawah! Note : Jangan minta di kirimkan softcopy nya, jiplak aja manual kira-kira model nya seperti di gambar.

Contoh Surat Keterangan Kerja Wiraswasta atau Online Shop untuk Visa

Contoh Surat Keterangan Kerja Wiraswasta atau Online Shop untuk Visa

* * * * *

Demikian lah pengalaman gue dalam membuat Visa Jepang, apabila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk bertanya lewat komentar pada post ini :)

424 thoughts on “Cara, Syarat dan Pengalaman Mengurus Visa Jepang

  1. Sasmaka

    Halo Mas Frenky, ingin tanya tadi abis baca2 komen, “Kalau kamu lampirkan surat keterangan masih aktif sebagai mahasiswa S1 dari universitas, nanti kamu bisa dapat gratis visa jepang sebagai turis nya.” untuk surat keterangan aktif kuliah ini apakah harus pakai Bahasa Inggris, atau bisa pakai Bahasa Indonesia untuk dilampirkan saat apply visa?Terimakasih

    Reply
    • Frenky Post author

      Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris tidak masalah, yang penting melampirkan keterangan masih aktif sebagai mahasiswa S1 ya.

      Reply
  2. ikbal

    Halo Mas Frenky. Saya ingin bertanya, untuk pengurusan visa Jepang rencananya saya ingin mengurus bersama-sama dengan teman saya, kalau seperti itu nanti apakah akan ditanyakan hubungan saya dengan teman-teman saya bagaimana? (kalau mengurus bersama keluarga kan ada kartu keluarga yang menunjukkan kalau kita pergi bersama anggota keluarga, tapi kalau pergi bersama teman-teman?). Sama halnya untuk bookingan hotel apabila tidak booking untuk 1 orang (karena tidak berangkat sendiri), apakah akan ditanyakan juga dengan siapa saja saya menginap?
    Terimakasih

    Reply
  3. Okky Pamungkas Harrinaldy

    Halo Gan,

    Mau tanya, gue kan mau ke jepang bareng istri. Nah pas ngajuin visa, rekening korannya harus per individu atau cuma pake rekening istri gue aja bisa? soalnya yang saldonya meyakinkan adanya di rekening istri haha

    Thanks

    Reply
  4. helen

    hai kak,saya dapat info semua aplikasi pengajuan visa ga boleh di staples nah kalau rek tabungan dan tiket ada sampai berlembar-lembar gt terutama rek tabungan perlu di staples atau kasi klip yah??
    thanks

    Reply
    • Frenky Post author

      saya sih waktu itu kasih klip doang ya, ga di staples sama sekali. Saya malah baru tau kalau misal nya ada aturan ga boleh di staples haha..

      Reply
  5. Nadhila Forma Meirani

    Kak aku mau tanya, aku mau jalan2 ke jepang dan aku gak ada guarantor disana krn aku bener2 travelling sendiri, kira2 untuk ngisi visa di kolom guarantornya gimana ya ka? Mohon jawabannya. Terimakasih 😃

    Reply
  6. Cindy

    Saya mau tanya.. paspor saya berlaku sampai 2 September 2017, rencana keberangkatan tanggal 21 Maret 2017. Apakah saya harus perpanjang paspor dulu yaa?

    Reply
    • Frenky Post author

      ini sih paling masalah nya di imigrasi aja nanti nya, lebih baik perpanjang paspor dulu sebelum apply visa jepang nya. Walau sebenar nya juga gue yakin ga ada masalah sih, paling cuma di reminder aja tentang masa berlaku paspor nya.

      Reply
  7. Paramita

    Hi mas senin besok saya mau submitt utk visa Jepang sekekuarga sekitar 8 orang. Masing2 perlu lampiran surat keterangan bekerja atau gimna ya? Masih bingung krn bru pertama kali.

    Reply
  8. Dida Hamid

    Hallo, Mas Prengky. Mau tanya soal saldo tabungan (3 bulan terakhir). Itu kira2 berapa ya? 10-15 juta kudu tertera di buku rekening?
    Misalnya pny budget 25jt nih, Uang itu udah dibayar buat tiket (PP), misalnya 10jt. Nah, utk akomodasi plus makan selama disana masih ada sisa dr uang tsb. Sisa uang itu ditaruh di rekening jadi masih 20jt, apa itu boleh ditunjukkan saat urus visa? ( Semoga ngerti maksud saya, hehehe…. )

    Reply
    • Frenky Post author

      Itu nominal 10-15 juta udah besar sih, santai aja, waktu itu gw apply Visa Jepang cuma belasan juta doang. Yang penting tiket pesawat, bukti booking penginapan, itinerary sama kerjaan nya menyakinkan kalau kamu pasti balik ke Indonesia habis travel ke Jepang.

      Reply
  9. Mariska

    hi Mas Frenky,

    saya udah dapat tiket dan booking airbnb utk keberangkatan 22 April 2017. Apa sebaiknya dari sekarang sudah bisa mengajukan visa ya? Atau terlalu cepat? Rada degdegan juga nih kalau udah pegang tiket dan bookingan tapi visa belum di tangan. hehehe

    Makasih mas!

    Reply
  10. Ardi

    Hallo gan,

    Mau nanya, kalau kayak orang daerah kerja di jakarta gitu apakah perlu surat domisili? karena kalau di lihat di website kedutaan jepang, daerah saya masuk yuridiksi jakarta.

    kalau tabungan model nya e-statement dan tidak punya tabungan fisik gimana ya? semisal kayak CIMB niaga kan sekarang model nya rekening ponsel.

    mengenai surat keterangan kerja itu sebaik bentuk nya penjamin atau surat keterangan kerja bahwa kita adalah karyawan dari perusahaan tersebut?

    tambahan untuk pertanyaan ke 2. apakah surat referensi dari bank wajib di sertakan?

    thank you

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Ga perlu surat keterangan domisili, acuan nya tempat tinggal di KTP ya.

      Surat referensi bank tidak wajib, untuk rekening tabungan cetak lewat internet sih boleh2 saja, tapi harus ada header nya itu benar rekening tabungan anda. Kalau engga ada header nya, bisa jadi di reject petugas nya pas pemeriksaan dokumen di loket.

      Surat keterangan kerja itu isi nya benar kerja di perusahaan tersebut dan akan travelling tanggal sekian – sekian dan akan di biayai oleh si karyawan tersebut sendiri.

      Reply
  11. bella azzahra

    Halo mas frengky salam kenal, saya pernah baca ada namanya visa trànsit, yg dimaksud dgn visa transit apa kah pada saat pesawat yg kita tumpangi transit dl di suatu negara sblum mncapai negara tujuan kita. Tks mas

    Reply
    • Frenky Post author

      iya benar penjelasan nya. Visa Transit harus di pakai misal nya jika harus pindah bandara atau pindah Gate yang menharuskan melewati imigrasi atau dengan kata lain jika Visa Transit Jepang, arti nya harus masuk negara Jepang terlebih dulu.

      Reply
  12. Nopita

    Selamat malam, saya mau nanya jika saya mau mengajukan visa ke jepang utk okt ini tetapi saya sudah lulus kuliah & sedang tidak bekerja itu bagaimana ya masalah persyaratannya? Dan teman saya pekerja kantoran, apakah tinggal mengikuti persyaratan diatas? Terimakasih sebelumnya.

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Ikuti saja persyaratan yang terlampir di post ini ya, sebagai pengganti surat keterangan kerja nya bisa buat surat statement sendiri kalau anda baru lulus kuliah dan sedang mencari pekerjaan, biaya untuk travelling ke Jepang akan di tanggung oleh diri sendiri.

      Teman nya yang pekerja kantoran cukup ikuti saja persyaratan di post ini.

      Reply
  13. Sakti simanjuntak

    Thanks infonya sobat
    saya prnaah kenshusei 15tahun lalu, dan saya ingin ke jepang lagi. Dengan visa tour lalu senyap untuk bekerja. Beri tips dong agar berjalan lancar mulai dr pengajuan visa, wawancara di imigrasi bandara jepang agar gak curiga serta meyakinkan.

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Untuk pengajuan visa, tinggal ikuti saja persyaratan yang terlampir di post ini ya. Ketika sudah sampai di imigrasi Jepang sih, biasa aja gaya nya dan pakaian nya pakai ala-ala turis gitu, saya sih dulu biasa dan lancar2 aja pas di imigrasi Jepang.

      Reply
  14. Ratna

    Selamat siang mas mau tanya, saya mahasiswa. Apa benar saya harus lampirkan Surat Tanda Aktif Pelajar dari univ saya? Dan apa benar kalau saya lampirkan Surat Tanda Aktif Pelajar, visa saya jadi bebas bayaran atau gratis? Kalau benar, apa saya ya yang perlu saya cantumkan di Surat Tanda Aktif Pelajar? Terimakasih

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Kalau kamu lampirkan surat keterangan masih aktif sebagai mahasiswa S1 dari universitas, nanti kamu bisa dapat gratis visa jepang sebagai turis nya.

      Syarat utama, harus mencantumkan keterangan aktif kuliah S1 nya, karena selain title tersebut, harus tetap bayar.

      Reply
  15. Jefri

    Trimakasih banyak bro Frenkey…saya jadi lbh tahu untuk semua syarat yang dibutuh kan…krn dpm waktu dekat ini mau ke Jepang

    Reply
  16. Kusuma

    Hay..
    Saya pengen tanya, saya akan mengikuti student summit di jepang apakah masih harus membuat jadwal perjalanan? Karena jadwal sudah terlampir di LoA

    Reply
    • Frenky Post author

      Ga perlu ya lampirkan jadwal perjalanan, syarat visa student dengan turis berbeda pasti nya. Silahkan cek langsung ke website kedutaan Jepang untuk visa student.

      Reply
  17. wambex

    infonya e passpor bebas visa kalo ke jepang..
    itu gimana si maksutnya? kok ada yg bilang juga masih perlu visa, cuma bebas biaya visa nya..
    mohon pencerahannya gan

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Untuk masuk Jepang bagi pemegang paspor Indonesia, masih harus tetap punya yang nama nya Visa ya. Hanya saja kalau E-Passpor cukup registrasi E-Passpor nya ke kedutaan Jepang terdekat untuk di berikan sticker Visa Waiver. Persyaratan registrasi Visa Waiver Jepang ini hanya perlu menyerahkan formulir registrasi dan E-Passpor nya.

      Reply
  18. Ella

    Hi mas Frenky,
    Pembuatan visa ini bisa diwakili ga yah? Saya domisili d ambon dn kami sekeluarga (6 orang; usia diatas 60thn 2 org, usia anak d bwh 15 thn 2 org dn usia 40an 2 org) ingin liburan ke jepang. Apa bsa pembuatan visanya diwakili k anggota kel yg umurnya 40an?
    Atau apakah bisa mengurus visa dr travel agent gitu? Repot juga kl hrus bolak balik jawa cuman buat ngurus visa. Thanks infonya mas

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Bisa banget ya di wakili oleh satu orang. Bisa juga mengurus lewat travel agent, ini lebih di rekomendasikan ya biar ga ribet ngurus nya. Kalau KTP domisili Ambon mengurus visa jepang nya HARUS di Kantor Konsuler Jepang di Makassar ya.

      Jangan urus di Jawa, pasti di tolak, karena KTP nya domisili di ambon.

      Reply
  19. Devierra Fitria

    Hallo mas-san! Wah senang sekali baca artikel nya sangat membantu. Saya mau ajuin beberapa pertanyaan kalau tidak keberatan apa boleh saya minta alamat e-mail nya? Supaya lebih notice saja Mas terimakasih!

    Reply
  20. Anonymous

    Bang saya mau tanya, saya travelling kesana ada rencana naik bus malam antar kota, jadi ada beberapa malam yang tidak require penginapan, tapi saya sudah sempet booking penginapan full setiap hari dari kedatangan sampai kepulangan, namun baru hari ini saya rubah penginapan saya (mengurangi jumlah malam aja, tanpa ganti penginapan).

    Baiknya apa saya buat itinerary dengan memasukan rute bus malam saya, dengan menyertakan bookingan baru saya (dengan pengurangan jumlah malam), atau saya buat itinerary tanpa memasukan rute bus malam saya dengan disertai bookingan baru saya (dengan pengurangan jumlah malam)?

    Bakal diperiksa ngga ya bang kevalidan bookingan saya kalo saya attach bookingan lama saya? Takut ngga diapprove nih kalo jumlah malam yg di book nya sesuai dengan jumlah hari menetap disana. Terima kasih banyak bang.

    ngga sesuai* dengan jumlah hari menetap disana

    Reply
    • Frenky Post author

      Taruh aja itinerary kalau bakal tidur di bus malam, tapi ga usah sertakan bukti nya, misal melampirkan bukti konfirmasi willer bus, ga perlu itu.

      Ya bookingan nya pasti dicek ya, cuma ga nyampe di telpon juga penginapan nya buat beneran di booking atau engga, semua nya mengacu ke lampiran dokumen yang di sertakan aja, ya inti nya sertakan aja dokumen yang menyakinkan ya, kamu coba aja review sendiri, dokumen nya menyakinkan atau engga.

      Reply
  21. Xxx

    Kalo saya kan usaha di brand sebagai co founder untuk masalah rekening bisa menggunakan rekening dagang ? Kebetualn saya ber2 bersama temen saya dibrand tsb akan brangkat ke jepang trims, dan depostit ? Yg di maksud mengendap atau hayang rekening koran ?

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Harus nya bisa-bisa aja sih, paling tinggal serahkan bukti lain kalau memang co-founder dari brand tersebut, misal kartu nama atau identitas lain nya.

      Rekening koran itu maksud nya tabungan di bank, lampiran itu aja sudah cukup untuk apply visa jepang

      Reply
  22. David

    Permisi numpang nanya.. Aku abis apply visa, katanya jadinya kamis.. Kalau aku ambil jumat(besoknya) apakah boleh?? Thx before

    Reply
  23. anasta

    hi mas..
    mau nanya..

    kalo pas mau buat visa , kita ajukan itinerary 6 hari, tapi kenyataan nya kita Travelling 8 hari,,
    apa boleh kayak gitu? hhehe :D

    Reply
    • Frenky Post author

      Ga masalah sih, minimal masa tinggal Visa Jepang pasti di kasih 15hari. Cuma masa tinggal nya itu seharus nya sih mengacu ke tiket pesawat dari masuk hingga keluar jepang.

      Reply
  24. Dzulfiqar

    Saya rencana mau ke jepang sekitar 8 bulan lagi nih, tapi saya mahasiswa, dan saya rencana kejepang bareng temen” kuliah, gtu visa nya gmna?

    Reply
  25. Hanna

    Mas, mas, mau tanya. Pengambilan visa oleh teman apa saja yang diperlukan? Saya tinggal di luar kota, susah menyempatkan waktu untuk ke jakarta lagi hanya untuk ambil paspor. Terima kasih!

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi, tidak perlu tambah dokumen apa2 kalau cuma pengambilan aja, cukup kasih lembaran kertas bukti konfirmasi penerimaan paspor dari kedutaan jepang ketika submit dokumen utk visa jepang nya.

      Reply
  26. Anon

    mas terima kasih tulisannya, informatif dan sangat membantu.
    saya mau tanya, saya dan kakak saya akan pergi ke jepang dan kebetulan saya yang akan pergi ke jakarta mengurus visanya. biaya perjalanan akan ditanggung oleh kakak saya yang kerja di bumn, dan dia adalah pemegang paspor elektronik.
    pertanyaanya;
    1. apa perlu saya mencantumkan rekening koran kakak saya? kalau perlu, apakah ada dokumen lain yang harus saya cantumkan mengenai biaya perjalanan?
    2. untuk kakak saya yang pemegang e paspor, apa perlu mencantumkan rekening koran?
    3. kakak saya ktp beralamatkan di jawa barat, apa bisa mengurus visa e paspornya di surabaya?

    terima kasih banyak

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      1. Lebih baik di cantumkan untuk sebagai bukti penjamin anda, disarankan buat surat statement bahwa kakak anda sebagai penjamin ya, soalnya pengurusan visa jepang paspor biasa dengan epasspor berbeda cara nya

      2. Tidak perlu, registrasi visa waiver jepang untuk EPasspor hanya perlu selembar formulir saja

      3. Kalau buat registasi visa waiver jepang dengan epasspor bisa di lakukan di kedutaan jepang mana saja tanpa melihat asal KTP

      Reply
  27. Genta

    Hi bro,

    Tanya dong, pas ngajuin berkas itu,kita di suruh tandatangan semacam persyaratan, kl kita ga boleh protes kl ga di approve,trus gakl di tolak baru bisa ngajuin 6 bulan lg

    Reply
  28. Thia

    halo mas frenky, saya kan mau apply visa bareng sama suami saya (dia jadi penjamin), kalo gt saya harus lampirin syarat keterangan kerja juga tdk ya? trus dokumen yang kyk formulir permohonan visa, Jadwal Perjalanan dll mesti lampirin dari saya dan suami atau cukup dari suami saya aja ya?
    makasih sebelumnya

    Reply
    • Frenky Post author

      Hi,

      Menurut saya sih tidak perlu ya istri nya melampirkan surat keterangan kerja, lagipula apply nya bareng suami ya, otomatis dia jadi penjamin.

      Untuk jadwal perjalanan itinerary, booking penginapan dan tiket pesawat nya sebenar nya cukup suami aja sih ( coba telpon ke kedutaan Jepang biar pasti ). kalau mau cari aman istri nya print aja juga sekalian.

      Reply
  29. Intan

    Hai mas frenky,,
    Nama saya Intan.. Mu numpang tanya,, klo dokumen syarat bikin visa nya ada aturan kertasnya harus A4 semua, atau F4 semua ga mas??
    Tengkyu buat info nya..

    Reply
    • Frenky Post author

      Rasa nya ga ada aturan kertas nya deh, tapi waktu itu saya sih pakai nya kertas A4 semua buat dokumen2 nya mulai dari print sampai fotokopian nya.

      Reply
  30. Romelah Muhyi

    Bang Frenky saya mau tanya bulan depan saya mau liburan ke Jepang bersama keluarga bos saya.Saya adalah maid di Malaysia tapi saya takut akan direject permohonan visa saya karena saya hanya seorang maid.Apa maid boleh liburan ke Jepang bang?

    Reply
    • Frenky Post author

      Tentu saja boleh, tapi kalau masalah maid gini, berarti keluarga bos nya harus jadi penjamin kamu ya. Dan sangat disarankan, nanti apply visa nya barengan dengan keluarga bos mu.

      Untuk masalah persyaratan apply visa nya, mungkin agak berbeda sedikit ya antara menjamin diri sendiri dengan di jamin orang lain.

      Reply


Jangan Malu-Malu Tinggalkan Komentar ya!
Komentar Anda Sangat Berarti Buat Saya

Your email address will not be published. Required fields are marked *

:star:  :ahaaah:  :suram:  :beg:  :bye:  :cheer:  :confused:  :keren:  :crying:  :dead: 
:desperate:  :yeah:  :evilsmirk:  :good:  :senang:  :angry:  :hi:  :info:  :ngakak:  :lonely: 
:relax:  :crot:  :kaget:  :shy:  :sigh:  :silence:  :hero:  :sweating:  :peace:  :wait: 
:calm:  :siul:  :busy:  :wow:  :wtf:  :yawn:  :ill:  :noooo:  :notlisten:  :ngamuk: